Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Cerebellum (Otak Kecil)

By On Saturday, November 25th, 2017 Categories : Manusia

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Cerebellum (Otak Kecil) – Otak kecil merupakan bagian dari sistem saraf tang ada pada manusia. Otak kecil memiliki peran dan fungsi yang sangat penting, yaitu sebagai control pada gerak dan keseimbangan tubuh.

Berikut kami paparkan mengenai Otak kecil atau cerebellum, mulai dari pengertian, fungsi, struktur dan bagiannya.

Pengertian Cerebellum

Otak kecil atau disebut cerebellum merupakan salah satu bagian otak dan merupakan sistem saraf pusat yang berada di atas batang otak. Cerebellum memiliki fungsi utama sebagai pengontrol gerak dan keseimbangan pada tubuh manusia.

Cerebellum berbentuk sama seperti otak besar dengan baguan tengah yang mengerut. Otak kecil memilki berat kurang lebih 1/8 dari berat otak besar dan seukuran dengan kepalan tangan.

Baca Juga : Pengertian dan Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

Fungsi Cerebellum

Otak kecil terbagi atas tiga bagian utama, yang masing-masing mewakili fungsi dari otak kecil. Berikut penjelasannya :

  • Vestibuloserebelum, berfungsi dalam keseimbangan tubuh dan kontrol pada pergerakan mata
  • Spinoserebelum, berfungsi sebagai pengendalian otot dan kemampuan koordinasi pergerakan tubuh yang disadari
  • Cereberoserebelum, berfungsi dalam mengatur sistem motorik, mulai dari perencanaan dan antisipasi gerakan. Bagian ini juga bertugas sebagai tempat penyimpanan memori.

Selain fungsi diatas, otak kecil juga terlibat dalam fungsi kognitif seperti halnya emosi, bahasa, dan perhatian seseorang.

Struktur Cerebellum

Otak kecil tersusun oleh lebih dari 40 juta serat saraf, sehingga memilki mekanisme lebih cepat dibandingkan bagian otak lainnya. Seperti otak besar, otak kecil tersusun atas dua bagian yakni kiri dan kanan. Struktur pada otak kecil pun sama halnya dengan struktur sistem saraf pusat, yaitu grey matter dan white matter.

  • Grey Matter atau materi abu-abu, merupakan komponen utama yang ada pada sistem saraf pusat dengan bagian berupa badan sel darah, pembuluh kapiler, dan sel glia. Grey matter memiliki fungsi sebagai pusat menganalisa informasi yang masuk
  • White matter atau materi putih, merupakan komponen pada sistem saraf yang memiliki fungsi utama sebagai penghubung pusat informasi yang didapatkan oleh otak. White matter terdiri dari akson yang bermielin.

Sama halnya pula dengan bagian sistem saraf, otak kecil memiliki bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar disebut korteks dan bagian dalam disebut medulla. Korteks sendiri memiliki 3 lapisan yaitu :

  • Molekular, lapisan ini merupakan lapisan paling luar dan mengandung sel saraf kecil, sel glia, dan sel saraf tak bermielin.
  • Purkinie atau ganglioner, sesuai dengan namanya, lapisan ini merupakan lapisan yang tersusun oleh sel purkunie yang banyak dan memiliki bentuk menyerupai botol. Pada sel ini terdapat dendrit yang bercabang dan memasuki melekular.
  • Granular, merupakan lapisan paling dalam pada korteks dan tersusun oleh sel-sel kecil dengan dendrit berjumlah 3-6.

Bagian-bagian Cerebellum

Bagian-bagian pada otak kecil, dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu :

a)      Berdasar fungsinya.

Seperti yang disinggung sebelumnya, otak kecil memilki 3 bagian yang mewakili fungsi-fungsinya, 3 bagian tersebut yaitu :

  1. Cerebroserebellum, merupakan bagian paling besar dalam otak kecil dengan fungsi utama sebagai pengatur gerakan motoric dan evaluasi informasi sensorik agar dapat melakukan gerakan yang seseuai. Cerebrocerebellum menerima informasi masukan dari korteks serebral pada otak besar.
  2. Spinocerebellum, merupakan bagian dari otak kecil yang memilki fungsi sebagai pengatur gerakan tubuh melalui sistem propriosepsi yaitu sistem yang membuat tubuh mendapatkan sensasi melalui aktivitas otot dan stimulasi. Propriosepsi dipantau oleh proprioseptor yang berada pada ujung saraf, otot, sendi dan tendon. Informasi yang diterima pada spinocerebellum berasal dari sumsum tulang belakang, sistem audiotory, dan nervous trigemenial.
  3. Vestibulocerebellum, merupakan bagian dari otak kecil yang memiliki fungsi sebagai pengatur keseimbangan tubuh dan gerakan pada bola mata. Pada pengaturan keseimbangan tubuh, vestibulocerebellum menerima masukan dari sistem vestibular dari semicircular kanal yang ada pada telinga. Sementara untuk pergerakan bola mata, bagian ini menerima informasi masukan dari korteks visual.

b)     Berdasarkan anatominya

Secara anatomi, otak kecil memiliki tiga lobus yaitu :

  1. Lobus anterior atau lobus yang berada di depan
  2. Lobus Posterior atau lobus yang berada di belakang
  3. Lobus Flocculonodar

c)      Berdasarkan zona atau areanya

Berdasarkan zonanya, otak kecil terbagi menjadi tiga bagian yaitu :

  1. Vermis, yang memisahkan otak kecil menjadi dua bagian yaitu kiri dan kanan
  2. Zona intermediate
  3. Lateral Hemisfer.

Secara strukturnya, zona intermediate dan zona lateral hemisfer tidak memiliki perbedaan yang mencolok.

Demikianlah, pembahasan mengenai Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Cerebellum (Otak Kecil). Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan anda mengenai bagian pada otak besar, khususnya otak kecil atau cerebellum. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Ciri-ciri Sel Darah Putih

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Cerebellum (Otak Kecil) | ritaelfianis | 4.5