Ritaelfianis.com

Berbagi Ilmu Pengetahuan

Tips-tips sukses meneruskan bisnis keluarga

Tips-tips sukses meneruskan bisnis keluarga – Tips-tips sukses meneruskan bisnis keluarga tentu saja sangat penting untuk diketahui setiap orang yang akan mewarisi usaha dari orangtuanya. Semua orang pasti sudah menyadari jika bisnis yang mereka bangun tidak akan bisa dikerjakan selamanya.

Dengan demikian, para orangtua kemudian akan memilih untuk berharap pada anak-anaknya supaya bisa menjadi penerus dari usaha tersebut. Akan tetapi dalam kenyataannya, tak semua anak ingin melakukan hal tersebut karena beberapa alasan, salah satu di antaranya adalah karena mereka sudah mempunyai keinginan yang tinggi untuk mengejar karier yang menjadi impian atau cita-citanya sejak kecil, apalagi apabila anda masih muda.

Di samping itu, ada juga orang yang berpendapat jika meneruskan bisnis keluarga tak ada tantangannya karena mereka hanya tinggal menerima keuntngannya saja dari buah kerja keras orangtua.

Perlu diketahui jika setiap pilihan pekerjaan pasti akan memiliki risiko dan tantangannya sendiri yang harus dihadapi. Pada saat meneruskan bisnis keluarga, Anda tetap harus memiliki ide-ide baru untuk mengembangkan perusahaan, sama seperti pada saat Anda harus membangun sebuah usaha dari nol.

Baca Juga : Jalankan Strategi ini untuk Tetapkan Harga Jual Produk

Berikut adalah beberapa tips sukses meneruskan bisnis keluarga yang bisa Anda coba lakukan :

Penerima Warisan

Bagi orang yang menerima warisan atau sering disebut pewaris, bukan berarti Anda hanya tinggal duduk sambil berpangku tangan saja. Meneruskan bisnis keluarga tidak sama artinya dengan hanya menikmati buah manis dari hasil kerja keras yang dilakukan oleh orangtua sewenang-wenang.

Akan tetapi, sebagai pewaris bisnis tertentu maka Anda dituntut untuk mempunyai berbagai ide-ide baru yang mendukung kemajuan perusahaan ke arah yang lebih baik lagi. Dengan demikian, pelaku bisnis keluarga juga dituntut untuk selalu peka pada keadaan di sekitarnya.

Anda pun harus bisa melihat peluang yang ada, meskipun dari lubang jarum sekalipun. Supaya tidak dianggap sebagai pewaris yang hanya mendapat keuntungan saja, Anda pun bisa meluncurkan produk-produk baru yang belum pernah ada di perusahaan itu sebelumnya. Di samping itu, pewaris pastinya hidup di jaman yang berbeda dengan orangtua yang dulu membangun usaha itu dari awal.

Maka dari itu, Anda harus bisa memanfaatkan teknologi canggih yang ada sekarang ini untuk membuat perubahan yang positif pada perusahaan keluarga Anda. Sebut saja contohnya seperti membuat web atau toko online untuk menawarkan produk yang Anda jual melalui internet. Anda pun harus memiliki sifat percaya diri, jujur, dan selalu terbuka pada orangtua.

Apabila Anda mengalami kesulitan, jangan malu untuk bertanya dan minta saran dari orangtua yang sudah mewariskan bisnis keluarga tersebut pada Anda! anda jga bisa mencoba bisnis yang luar biasa hasilnya seperti BIsnis waralaba. anda bisa membaca artikel Tips Sukses Bisnis Waralaba.

 Pemberi Warisan

Sementara itu, bagi Anda para orangtua yang berposisi sebagai pemberi warisan kepada anak tentu saja Anda harus melakukannya setelah memastikan bahwa si anak sudah benar-benar siap untuk meneruskan bisnis keluarga tersebut.

Oleh sebab itu, jangan sampai Anda memaksa anak dengan sikap yang otoriter untuk meneruskan bisnis, padahal mereka sama sekali tidak ingin melakukannya. Pasalnya, jika Anda bertindak demikian, tentu saja anak Anda tidak akan menjalankan bisnis tersebut dengan ikhlas dan sepenuh hati sehingga bisa berakibat fatal pada kelangsungkan bisnis Anda.

Setiap orangtua perlu membedakan antara bakat dengan kemampuan yang didapatkan anak setelah belajar. Meskipun secara teori nilai anak Anda sangat baik, Anda juga perlu mengetahui bakat dan bidang apa yang mereka minati.

Di samping itu, jika Anda sudah memutuskan untuk pensiun dan ingin memberikan bisnis tersebut kepada si anak, janganlah bertindak setengah-setengah karena hal tersebut dapat menyebabkan pewaris merasa tertekan. Jangan sampai orangtua tidak memberikan kepercayaan kepada anak sehingga selalu mendiktenya. Sebab, jika demikian si pewaris akan merasa bahwa dirinya tidak dihargai dan tidak penting.

Baca Juga : Tips dan Manajemen Menghadapi Resiko Trading forex

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2014 Frontier Theme