Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Sekilas tentang Rekayasa genetika

Perkembangan kemajuan bioteknologi telah memungkinkan dilakukan perbaikan sifat tanaman melalui rekayasa genetika. Dengan menggunakan teknologi ini gen dari berbagai sumber bisa dipindahkan dari suatu spesies ke spesies lainnya yang ingin diperbaiki sifatnya sehingga teknologi ini disebut juga dengan teknologi DNA rekombinan atau teknologi transgenik.

Teknologi transformasi genetik tanaman telah berkembang dengan memanfaatkan berbagai metode transformasi. Transformasi genetik dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode seperti elektroporasi, Polyethylene glycol, penembakan partikel DNA, penggunaan serat silicon carbide, serta melalui perantara Agrobacterium tumefaciens.

fia 12

Teknologi ini mempuanyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknologi konvensional yakni :

  1. Bisa memperluas pengadaan sumber gen resisten karena sumber gen tidak hanya bisa diperoleh dari tanaman dalam satu spesies, tetapi juga bisa diperoleh dari tanaman yang berbeda spesies, genus, dan famili bahkan gen yag berasal dari fungi, bakteri, serta mikroorganisme lainnya.
  2. Bisa memindahkan gen spesifik kebagian yang spesifik pula pada tanaman
  3. Bisa menelusuri stabilitas gen yang dipindahkan atau yang diintroduksikan ke tanaman pada setiap generasi tanaman
  4. Memungkinkan untuk mengintroduksikan beberapa gen tertentu dalam satu event transformasi sehingga bisa memperpendek waktu dalam perakitan tanaman dengan resistensi ganda (multiple resistance)
  5. Bisa menelusuri dan mempelajari perilaku gen yang diintroduksi dalam lingkungan tertentu, misalnya, kemampuan gen suatu tanaman untuk pindah ke tanaman beda spesies (outcrossing), serta dampak negatif dari gen tersebut dalam tanaman tertentu terhadap lingkungan dan organisme bukan sasaran.

Tanaman transgenik pertama kali dilakukan pada tahun 1980-an, tahun 1988 telah dihasilkan 23 tanaman transgenik, tahun 1989 meningkat menjadi 30 tanaman dan pada tahun 1990 sudah lebih dari 40 jenis tanaman. Secara komersil pada tahun 1992 Cina sudah menanam tanaman transgenik dan pada tahun 1994 Amerika Serikat telah menghasilkan produk untuk dikomersilkan. Berbagai produk teknologi transgenik yang telah dilakukan sampai saat ini seperti kedelai, jagung, kapas, tomat, kedelai, padi dan bahkan beberapa dari komoditas ini sudah beredar di Indonesia dan dikonsumsi masyarakat.

sekian artikel hari ini, selamat membaca dan semoga bermanfaat ^;^

salam rita elfianis

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test