Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Sejarah dan Asal usul Candi Borobudur

Sejarah dan Asal usul Candi BorobudurRitaelfianis.com – Candi borobudur,  Anda pasti sudah pernah mengunjungi candi borobudur.

Bagaimana menurut anda mengenai pesona candi Borobudur?

Siapa yang tidak terheran-heran dengan kemegahan candi borobudur dengan ukiran-ukiran unik di setiap bangunannya.

Semua orang yang pernah mengunjungi candi borobudur mungkin tidak segan-segan untuk kembali lain waktu hanya sekedar untuk mengisi waktu liburan bersama teman maupun keluarga sambil menikmati keindahan bangunan ini.

Namun sudah tahukah anda tentang sejarah Candi Borobudur?

Baca Juga : Sejarah Peristiwa Rengas Dengklok

Nah, kali ini kita akan mengulas mengenai sejarah candi borobudur yang merupakan tempat wisata favorit masyarakat nusantara maupun turis mancanegara tersebut.

Candi borobudur terletak di Magelang, Jawa tengah Indonesia. Candi borobudur merupakan candi budha yang didirikan sekitar pada abad ke-8 masehi oleh para penganut budha Mahayana yaitu Raja Samaratungga, salah satu raja Mataram Kuno.

Candi ini memiliki  relief berjumlah 2.672 dan 504 archa Buddha.

Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat,. Enam tingkat terbawah berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat diatasnya bebentuk melingkar dan satu tingkat paling atas terdapat Stupa utama terbesar yang menghadap ke arah barat dan dikelilingi oleh 72 stupa berlubang yang berbaris melingkar dan di dalamnya terdapat arca Buddha yang duduk bersila dalam posisi teratai dengan sikap tangan memutar roda dharma.

Borobudur merupakan tempat suci bagi penganut ajaran buddha. para peziarah memulai ritual masuk melalui sisi timur dan berjalan melingkari candi searah dengan jarum jam, terus naik ke undakan selanjutnya melalui tiga tingkatan. Menurut kosmologi buddha disebut tiga tingkatan ranah yang melambangkan kehidupan manusia yaitu Kāmadhātu, Rupadhatu dan Arupadhatu memiliki makna sebagai berikut:

  1. Kamadhatu (ranah hawa nafsu) : pada tingkatan ini terdapat relief yang menggambarkan adegan dari kitab Karmawibangga yaitu naskah yang menggambarkan sebab dan akibat maupun perbuatan baik dan jahat yang ada di dunia.
  2. Rupadhatu (ranah berwujud) : setelah meninggalkan ranah hawa nafsu, peziarah memasuki ranah berwujud yang sama dengan dunia antara atau dunia rupa.
  3. Arupadhatu (ranah tak berwujud) : maksud dari ranah ini adalah manusia yang telah memutuskan ikatan dengan hal yang berhubungan dengan duniawi.

Candi borobudur dijumpai oleh jendral besar dari negara Inggris yaitu Thomas Stamford Rafless. Pada awal tahun 1814 seorang anak buah tomas memberi berita kepada Thomas tentang adanya bukit-bukit yang dikerumuni oleh bebatuan.

Sehingga Thomas yang sangat mengagumi seni mengutus Cornelius (seorang arkeologi ternama) untuk mensurvei candi borobudur.

Namun kabar tersebut kurang mendapat perhatian karena banyaknya perang di mana-mana.

Lalu pada tahun 1835M, Hartman seorang pejabat tinggi berasal dari belanda meneruskan penemuan-penemuan ini dengan mengutus anak buahnya untuk membersihkan puing-puing reruntuhan yang ada di sekitar candi.

Candi borobudur dipercaya merupakan peninggalan kerajaan dinasti Sailendra. Candi borobudur ini di bangun dengan perhitungan arsitektur yang sangat canggih.

Meskipun banyak ilmuwan dari seluruh dunia mendatangi candi ini, namun sampai saat ini belum satupun yang dapat menjelaskan cara pembangunan candi borobudur dan sejarahnya.

Para peneliti memperkirakan bahwa batu-batu yang terdapat di candi borobudur berasal dari gunung merapi tetapi bagaimana cara membawanya mengingat letak candi yang berada diatas bukit yang tinggi.

Borobudur dibangun selama 50 tahun dengan beberapa tahapan.

Yang pertama membangun candi dengan desain paramida berundak namun gagal dan diulang. Tahap kedua yaitu membangun pondasi-pondasi dasar candi.

Tahapan ketiga yaitu pembongkaran undak induk besar, lalu digantikan oleh beberapa undak besar yang berbentuk lingkaran.

Dan yang terakhir penambahan relief, penambahan tangga dan penambahan lengkungan pintu.

Itulah tadi penjelasan mengenai apa yang ada di balik candi borobudur yang termasuk kedalam 7 keajaiban dunia.

Candi borobudur yang merupakan candi terbesar didunia yang menjadi tempat singgah para turis mancanegara yang penasaran dengan bangunan bersejarah ini.

Baca Juga : Sejarah dan Asal Mula Kesultanan Banten di Indonesia

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test