Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Sejarah dan Asal Mula Berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam

Sejarah dan Asal Mula Berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam – Kerajaan Aceh Darussalam atau biasa disebut juga Kesultanan Aceh Darussalam merupakan kerajaan islam yang berdiri di Indonesia.

Kesultanan Aceh berada di utara pulau Sumatera dengan Bandar Aceh Darussalam sebagai iibu kotanya.

Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai Kerajaan Aceh Darussalam

Awal Mula Berdirinya Kerajaan Aceh

Kerajaan Aceh atau Kesultanan Aceh didirikan pada tahun 1496 oleh Sultan Ali Mughayat Syah.

Baca Juga :

Awalnya kerajaan ini berada dalam lingkup wolayah kerajaan Lamuri, hingga akhirnya dapat menundukkan sekaligus menyatukan beberapa wilayah.

Kepimimpinan Sultan Ali Mughayat Syah berakhir pada tahun 1528. Berikutnya digantikan oleh putera sulungnya yang bernama Salahuddin hingga tahun 1537.

Setelahnya kepimimpinan Salahudin digantikan oleh Syah Al Kahar yang berlangsung sampai tahun 1571.

Masa Kejayaan Kerajaan Aceh

Kesultanan Aceh mengalami masa kejayaan dengan ekspansi dan pengaruh luas pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda yakni pada tahun 1607 sampai 1636.

Pada masa kepemimpinannya, Aceh berhasil menaklukkan Pahang yang merupakan daerah dengan sumber utama timah.

Pada tahun 1629 kesultanan Aceh melakukan penyerangan di Malaka terhadap Portugis dengan armada sebanyak 60.000 tentara laut 500 kapal perang.

Serangan ini dilakukan sebagai upaya perluasan dominasi wilayah Aceh atas Semenanjung Melayu dan Selat Malaka.

Sayangnya penyerangan ini gagal, meski di tahun yang sama Aceh berhasil menaklukkan Kedah dengan membawa penduduknya ke Aceh.

Kemuduran Kerajaan Aceh

Ada beberapa factor ynag mengakibatkan kemunduran kesultanan aceh, diantaranya semakin kuatnya kekuasaan Belanda di Selat Malaka dan Sumatera.

Factor lainnya yaitu adanya perebutan kekuasaan antara pewaris takhta kesultanan.

Adanya perang saudara dalam perebutan kekuasaan juga turut andil dalam kemunduran kesultanan Aceh.

Saat kerajaan Aceh dalam masa kepemimpinan Sultan Alaudin Jauhar Alamsyah (1795-1824) seorang keturunan Sultan yang bernama Sayyid Hussain melakukan klaim untuk pengakatan gelar kesultanan pada putranya yang bernama Sultan Al-Alam.

Perang Saudara dalam perebutan kekuasaan ini pun kembali pecah berkat bantuan Raffles dan Koh Lay Huan.

Tak sampai disitu perang saudara juga terjadi dalam perebutan kekuasaan untuk gelar Sultan Mansur Syah antara Tuanku Ibrahim dengan Tuanku Sulaiman.

Runtuhnya Kerajaan Aceh

Pasca meninggalnya Sultan Iskandar Muda, penggantinya Sultan Iskandar Tsani dapat mempertahan kejayaan kesultanan.

Namun sepeninggal dari Sultan Iskandar Tsani kerajaan aceh mulai dilandai konflik internal dan menyebabkan adanya penolakan naik takhtanya Sultanah Safiatuddin.

Berturut-turut pada tahun 1882, 1892 dan 1893 Belanda melakukan penyerangan pada Aceh, meski masih membuahkan kegagalan untuk menguasai aceh.

Namun, kondisi ini berubah saat Snouck Hurgronye seorang sarjana dari Universitas Leiden memberikan usulan taktik perang dengan cara menghancurkan ulama-ulama Aceh lebih dulu.

Taktik ini membuahkan hasil, dan menguntungkan pihak Belanda. Pada tahun 1904, hampir seluruh wilayah kekuasaan Aceh diambil alih oleh Belanda.

Meski begitu Kerajaan Aceh masih bersikukuh tidak menyerahkan kedaulatan sepenuhnya dan masih melakukan beberapa perlawanan kecil untuk mengusir Belanda.

Peninggalan Kerajaan Aceh

  1. Masjid Raya Baiturrahman, merupakan masjid kebanggan rakyat Aceh yang dibangun sekitar tahun 1612 Masehi
  2. Benteng Indra Patra, Benteng ini memiliki peran penting bagi rakyat Aceh, karena berfungsi sebagai perlindungan rakyat Aceh daru serangan Meriam dari kapal perang Portugis
  3. Gunongan, merupakan bangunan yang dibangun oleh Sultan Aceh untuh permaisurinya. Pada masa itu setelah negeri Pahang berhasil dikuasai kerajaan aceh, ada seorang putri kerajaan Pahang yang ditawan oleh Aceh, Sultan tertarik untuk mempersunting putri canti itu dan bersedia membuat bangunan yang sama persis dengan kerajaan Pahang sesuai dengan permintaan sang putri.

Demikianlah penjelasan mengenai Sejarah dan Asal Mula Berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda mengenai kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia, khusunya kerajaan Aceh. Semoga bermanfaat

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test