Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Proses Pembentukan Tulang pada Manusia

Proses Pembentukan Tulang pada Manusia – Tulang merupakan salah satu komponen penting yang ada dalam tubuh manusia.

Tulang berfungsi sebagai pembentuk tubuh dan melekatnya otot. Tulang mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu, mulai dari pembentukan tulang saat di embrio hingga  terbentuknya tulang dewasa.

Pada kesempatan kali ini, akan dijelaskan lebih lanjut mengenai proses pembentukan tulang pada manusia

Proses Pembentukan Tulang pada Manusia

Sel yang mengambil peran dalam proses pembentukan tulang adalah osteoblas dan osteoklas.

Baca Juga : Hormon paling dibutuhkan saat membentuk tubuh

Osteoblas adalah sel pembentuk tulang keras yang terletak di dalam tulang rawan. Osteoblas mengisi setiap jaringan yang ada disekitarnya dengan membentuk sel-sel tulang secara konstentris dan terus membentuk osteosit baru ke luar permukaan.

Sementara itu, Osteoklas adalah sel yang berfungsi untuk melakukan penyerapan kembali pada sel tulang yang telah rusak. Osteoklas akan membuat tulang mempunyai rongga dan kemudian diisi dengan sumsum tulang.

Proses Pembentukan Tulang

Proses pembentukan tulang pada manusia melalui 3 fase yaitu pembentukan tulang saat di dalam rahim, pembentukan tulang pada usia bayi, dan pembentukan tulang pada usia dewasa

  1. Pembentukan Tulang di dalam Rahim

Pembentukan tulang pertama pada manusia terjadi pada masa embrio ketika embrio berusia 6 hingga 7 minggu dari proses pembuahan dalam Rahim.

Tulang terus tumbuh hingga menjadi susunan lengkap di usia 3 bulan. Pada fase ini pembentukan tulang dipengaruhi oleh kalsium dan hormon plasenta.

Tulang yang terbentuk pada fase ini pun masih sangat lunak, dan akan terus mengeras juga terus tumbuh saat tibanya proses persalinan.

  1. Pembentukan Tulang Pada Usia Bayi.

Pembentukan tulang pada usia bayi dipengaruhi oleh kalsium, dan hormon pertumbuhan.

Hormon pertumbuhan yang berpengaruh dalam proses ini adalah osteoblas dan osteoklas.

Dimana cara kerja kedua hormon ini saling bertolak belakang. Pada usia bayi, tulang-tulang yang terbentuk adalah tulang rawan ‘kartilago’ dengan teksturnya yang masih lunak dan bewarna transparan.

  1. Pembentukan Tulang Pada Usia Dewasa

Proses pembentukan tulang ini terjadi sampai manusia berusia 25 tahun. Tulang manusia yang terbentuk akan semakin mengeras karena melewati prosess osifikasi.

Tulang rawan atau kartilago akan berubah menjadi tulang keras (osteon) melalui serangkaian proses pembentukan tulang.

Proses pembentukan tulang keras ini disebut dengan osifikasi. Berdasar lokasi pembentukan tulang, proses osifikasi dibagi menjadi dua macam yaitu :

  • Osifikasi Intramembran merupakan proses terbentuknya tulang keras dari tulang lunak menggunakan sel-sel mesenkim. Osifikasi intramembran disebut juga dengan osifikasi primer karena proses ini hanya terjadi selama sekali atau merupakan pembentukan tulang yang terjadi secara langsung.Contoh dari osifikasi intramembran misalnya pada tulang pipih tengkorak.
  • Osifikasi Intarakartilagenosaatau disebut juga dengan osifikasi endokondrial. Sama halnya dengan osifikasi intramembran, osifikasi intarakartilagenosa juga merupakan suatu pembentukan tulang keras dari tulang lunak. Bedanya, jika pada intramembran menggunakan jaringan mesenkim, pada proses ini jaringan mesenkim akan lebih dulu dideferensikan menjadi tulang rawan kemudian di ubah menjadi jaringan tulang. Osifikasi intarakartilagenosa bertanggung jawab pada pembentukan tulang hampir seluruh tubuh manusia.

Saat memasuki umur 30 sampai 35 tahun, pertumbuhan dan perkembangan tulang telah terhenti dan hanya akan terjadi remodeling atau pergantian tulang tua dengan tulang yang lebih mda.

Untuk menjaga pertumbuhan tulang sebelum masa pertumbuhanya habis sangat perlu memenuhi asupan kalsium sekitar 800 sampai 1200 mg per hari guna mencegah adanya penurunan kepadatan tulang.

Demikianlah pembahasan mengenai Proses Pembentukan Tulang padaManusia. Semoga informasi ini dapat memberikan wawasan tambahan seputar sistem gerak pada manusia dan memberikan manfaat untuk anda.

Baca Juga : Apakah Kita Bisa Hidup Dengan Satu Ginjal?

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test