Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Peran Penting Kromosom dalam Proses Pembelahan Sel

Peran Penting Kromosom dalam Proses Pembelahan Sel – Seperti yang Kita ketahui, ada banyak bagian dan hal-hal penting yang mempengaruhi suatu proses reproduksi yang terjadi pada setiap makhluk hidup di dunia ini, tak terkecuali pada manusia. Salah satu tahapan yang sangat penting dari proses reproduksi yaitu proses pembelahan sel yang menjadi salah satu rangkaian reproduksi yang dialami oleh setiap makhluk hidup yang akan berkembang biak.

Untitled

Dalam proses pembelahan sel tersebut, ada banyak faktor atau bagian yang berperan di dalamnya. Salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam proses pembelahan sel yaitu kromosom yang merupakan batang DNA dari suatu sel.

Pada saat proses pembelahan sel terjadi, kromosom bertugas untuk meniru dan mereplikasi sel tersebut melalui dua jenis pembelahan sel. Proses yang dilakukan kromosom dibedakan berdasarkan jenis pembelahan tersebut. Namun dapat dipastikan bahwa kromosom memiliki peran yang penting dalam mereplikasi setiap sel yang dihasilkan dengan jumlah dan DNA yang tepat setelah proses pembagian atau pembelahan tersebut berlangsung.

Karakteristik kromosom

Kromosom merupakan pemegang DNA sel yang melilit protein dan memiliki struktur yang padat. Kromosom berada di bagian inti sel suatu organisme dan memiliki tugas yang sangat penting dalam proses pembelahan sel reproduksi yang sedang berjalan.

Setiap sel memiliki 46 kromosom, namun pada sel telur dan sperma, terdapat 23 kromosom yang nantinya akan berjumlah 46 ketika digabungkan pada proses pembuahan dari rangkaian tahap reproduksi yang berlangsung.

Kromosom mempunyai titik penyempitan yang disebut dengan sentromer dan dua buah lengan. Lengan pendek dikenal dengan sebutan “lengan p”, sedangkan lengan panjang disebut dengan “lengan q”. Apabila dilihat menggunakan mikroskop, kromosom akan menjadi lebih erat selama proses pembelahan sel berlangsung.

Proses pembelahan sel

Secara garis besar, terdapat dua jenis proses pembelahan sel, yaitu mitosis dan meiosis. Pada proses meiosis, pembelahan sel terjadi untuk menciptakan sel-sel tubuh yang baru. Sedangkan proses meiosis terjadi untuk membentuk dan memproduksi sel telur atau sperma yang baru.

Pada proses mitosis, sebuah sel mereplikasi diri sendiri dan nantinya akan membagi diri menjadi dua sel anak. Masing-masing sel anak identik dengan sel orang tua atau sel induk dengan jumlah kromosom yang sama. Sementara itu selama meiosis, empat sel anak akan diciptakan dan masing-masing jumlahnya setengah dari jumlah kromosom sel induk tersebut.

Replikasi DNA mitosis

Proses replikasi DNA merupakan bagian yang penting dari setiap jenis pembelahan sel, baik mitosis maupun meiosis. Proses tersebut akan memastikan bahwa sel anak yang dihasilkan memiliki jumlah kromosom yang tepat.

Untuk melakukan replikasi DNA lewat proses mitosis, masing-masing kromosom mereplikasi untuk menghasilkan kromosom baru yang melekat pada sel asli di sentromer. Setiap kromosom disebut dengan kromatid sister. Kromosom tersebut terbagi dalam dua sel sebelum membelah dan masing-masing sel anak akan mendapatkan satu kromosom dari tiap kromatid sister yang dihasilkan.

Replikasi DNA meiosis

Proses meiosis lebih rumit dibandingkan dengan proses pembelahan sel mitosis sehingga dibutuhkan dua divisi sel untuk menjalani proses tersebut. Pada tahap pertama, kromosom akan bereplikasi sama seperti proses pembelahan sel yang terjadi pada mitosis.

Kemudian lengan kromatid sister akan tumpang tindih dengan kromatid sister yang lain sehingga menimbulkan perpotongan penukaran DNA antar kromatid sehingga masing-masing kromatid tidak identik dengan sister. Lalu, sel akan membagi dua kali sehingga sister kromatid terpisah dan masing-masing sel anak memiliki 23 kromosom.

Baca Juga : Mengenal Fungsi Kromosom

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test