Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel – Di Indonesia, buah apel yang sering dibudidayakan adalah apel malang dan apel manalagi dimana sentra budidaya tanaman buah apel biasanya terletak di Kota Batu, Malang yang memiliki kondisi udara sangat sejuk.

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel

Nah dalam artikel kami kali ini akan membahas tentang klasifikasi dan morfologi tanaman buah apel, silahkan membaca ulasannya tersebut di bawah ini.

Klasifikasi Tanaman Apel

Klasifikasi apel dapat anda lihat secara rinci tersebut di bawah ini :

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Tracheobionta
  • Super divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Rosales
  • Famili : Rosaceae
  • Genus : Malus Mill
  • Spesies : Malus Sylvestris Mill

Baca juga : Hama dan penyakit tanaman cabe merah

Tentang Morfologi Tanaman Buah Apel

Adapun ciri – ciri morfologi tanaman buah apel mulai dari akar hingga biji adalah sebagai berikut :

1. Membahas tentang akar dari tanaman buah apel

Tanaman buah apel mempunyai sistem perakaran yakni bersifat akar tunggang. Akar ini berbentuk tegak menembus dan tertancap dalam ke dasar tanah dimana di bagian samping akar terdapat rambut – rambut akar yang berfungsi untuk memperluas penyerapan air dan zat hara dalam tanah. Akar tanaman buah apel bersifat sangat kuat dan memiliki fungsi untuk menyokong tanaman agar dapat berdiri kokoh.

Pada tanaman apel yang diperoleh dari perkembangbiakan secara vegetative dengan stek mempunyai sistem perakaran serabut yang kurang kuat dan cukup rentan jika kondisi sedang dehidrasi.

2. Membahas tentang batang dari tanaman buah apel

Tanaman buah apel merupakan salah satu tanaman yang berkayu kokoh dengan memiliki tekstur cukup keras dan kuat.

Batang tanaman buah apel mengandung banyak cambium yang dikenal sebagai getah pohon yang mana kulit pohon kayu cukup tebal dan berwarna cokelat kekuningan bercabang banyak yang jika dibiarkan atau tidak dipangkas maka pertumbuhannya menjadi vertical dan kurang beranting.

3. Membahas tentang daun dari tanaman buah apel

Daun apel mempunyai bentuk lonjong dengan ukuran yang berbeda – beda yang mana daun tanaman apel mempunyai ujung yang runcing dengan pangkal daun membulat.

Juga pada bagian tepi daun bergerigi namun teratur yang tak jarang ada juga yang tepi daunnya bergelombang.

Tulang daun pada tanaman apel bertipe menyirip. Sementara pada bagian permukaan daun ditutupi oleh bulu – bulu halus.

4. Membahas tentang bunga tanaman buah apel

Bunga dari tanaman buah apel mirip tandan, yang mana dalam masing – masing tandan terdiri antara 7 s/d 9 bungan dan masing – masing bunga terhubung ke batang pohon melalui tangkai bunga yang pendek.

Mahkota bunga apel berwarna putih atau bahkan merah muda dan dalam setiap bunga terdiri atas 5 kelopak bunga. Bunga tanaman apel termasuk ke dalam kelompok bunga sempurna yakni di bagian dalamnya terdapat alat perkembangbiakan yang lengkap yakni benang sari dan putik.

Putik bersangkutan banyak mengandung ovarium yang berfungsi sebagai tempat berkembangnya buah. Tanaman buah apel ini memiliki sistem perbungaan berbentuk payung dengan masing – masing terdiri atas 4 s/d 6 bunga.

Maka dari itu tanaman apel sering diberi julukan King of Blooms yang berarti bunga dalam jumlah yang banyak.

5. Membahas tentang buah tanaman apel

Buah apel banyak dikonsumsi baik itu oleh hewan maupun manusia yang mempunyai bentuk bulat dengan lekukan kecil dibagian atasnya.

Buah apel memiliki kulit dengan tekstur mengkilat dan berpori serta berlapis lilin. Memiliki warna buah yang berbeda – beda tergantung dari varietasnya yaitu mulai dari hijau, hijau kemerehan, merah, merah muda, hijau kekuningan dan kuning dengan daging buah apel berwarna putih dan berserat halus pada bagian dalamnya dan bertekstur renyah dengan cita rasa manis jika buah benar – benar sudah masak di pohon.

Buah biasanya akan tumbuh antara jangka waktu 4 s/d 5 bulan setelah masa – masa penyerbukan.

Penyerbukan yang dimaksudkan tersebut di atas biasanya dibantu oleh angin, serangga ataupun hewan perantara lainnya.

Yang mana buah apel sudah dapat dipanen ketika berumur 141 hari setelah bunga mekar. Dalam buah apel biasanya terdapat biji yang mana jika buah apel telah matang maka memiliki tanda yakni aroma yang harum dengan warna yang cerah dan terlihat segar.

6. Membahas tentang biji tanaman apel

Biji – biji buah apel tertanam dalam pada daging buah yang memiliki warna cokelat. Biji – biji bersangkutan memiliki bentuk lonjong dan pipih dengan ujung meruncing dan membulat di bagian pangkalnya.

Kabarnya biji ini mengandung sianida yang cukup membahayakan tubuh manusia karena bersifat beracun sehingga jika anda makan buah apel maka usahakan bijinya dibuang saja.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman apel, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Pengertian dan Perbedaan DNA dan RNA

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test