Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Dari Distribusi

Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Dari Distribusi – Distribusi merupakan salah satu kegiatan dalam sector perekonomian yang sangat bermanfaat.

Distribusi memiliki pengertian dari beberapa ahli yang mengemukakan bahwa distribusi ialah suatu kegiatan dalam penyaluran barang dan juga jasa yang di buat oleh produsen kepada konsymen agar bisa tersebar luas.

Fungsi distribusi ialah mendekatkan produsen dengan konsumen sehingga barang ata jasa yang telah di sediakan dapat tersalurkan kepada semua orang.

Kegiatan distribusi merupakan hubungan anatar produksi dan juga konsumsi. Biasanya pelaku dari kegiatan distrubusi di sebut juga dengan distributor. Dalam kegiatan perekonomian distribusi melakukan kegiatan penyedia barang di mana barang tersebut sampai ke tangan konsemen.

Di dalam kegiatan ekonomi distribusi barang yang di pegang oleh distributor memiliki peran yang sangat yang penting, terlebih lagi dengan perkembangan zaman yang semakin maju membuat hubungan antara distributor dan konsumen semakin dekat.

Tujuan Distribus

Distribusi barang yang di lakukan oleh distributor memiliki tujuan yang baik seperti berikut ini:

  • Menjamin Kelangsungan Produksi

Biasanya produsen membuat barang-barang untuk di jual kembali kepada distributor untuk mendapatkan keuntungan sehingga produsen tersebut dapat memproduksi kembali barang-barang tersebut. Jika hal itu terus di lakukan maka produksi barang bisa terus berlangsung dan distribusi barang-barang bisa di lakukan.

  • Memproduksi Barang atau Jasa yang bermanfaat

Setiap barang atau jasa yang di ciptakan oleh produsen kemudian di distribusikan kepada seluruh distributor tentu nya memiliki nilai manfaat untuk orang banyak. Oleh sebab itu hubungan antara produsen dan distributor sangat lah penting karena sama-sama memiliki keuntungan.

  • Konsumen bisa memperoleh barang dan jasa dengan mudah

Konsumen tidak bisa dengan mudah mendapatkan barang atau jasa dari produsen tanpa adanya penyalur. Oleh sebab itu produsen membutuhkan penyalur untuk mendistribusikan barang-barang yang di buat kepada konsumen.

Fungsi Distribusi

Fungsi dari distribusi ialah:

  1. Penjualan

Di dalam pemasaran barang biasanya ada aktivitas penjualan barang yang dilakukan oleh produsen. Sehingga konsumen bisa mendapatkan barang tersebut dari distributor yang mendapatkan barang tersebut dari produsen.

  1. Pembelian

Setiap ada penjualan berarti ada aktivitas pembelian dan itu merupakan salah satu fungsi dari distribusi di mana produsen menjual barang kemudian di beli oleh konsumen yang membutuhkan.

  1. Penyimpan

Sebelum barang di jual kepada konsumen biasanya produsen yang mendistibusikan barang tersebut di simpan oleh distributor untuk di lakukan pengecekan kembali seperti kualitas barang, jenis barang, pembakuan dan lain sebagai nya.

Tugas Distribusi

Distribusi memiliki tugas-tugas yang penting sebagai berikut:

  • Distribusi bertugasuntuk mengklasifikasikan barang atau mensortir barang sesuai dengan jenis, kualitas dan ukuran nya.
  • Bertugas dalam memperkenalkna jenis barang dan jasa kepada konsumen dalam bentuk iklan atau reklame.
  • Bertugas membeli barang atau jasa yang di sediakan oleh produsen dalam jumlah besar.

Jenis-jenis Distrubusi

Berdasarkan tas hubungan antara konsumen dan produsen sistem distrubusi dapat di bedakan menjadi 2 jenis  yaitu:

  • Distribusi Langsung

Di dalam kegiatan penjualan maupun penyaluran barang biasanya di lakukan secara langsung yang di lakukan oleh produsen kepada konsumen tanpa perantara siapapun.

 

  • Distributor Tidak Langsung

Distibusi tidak langsung biasanya melibatkan perantara seperti agen, komisione atau makelar kemudian baru bisa sampai ke tangan konsumen. Kegiatan tersebut sudah biasa di lakukan hanya saja mengenai harga tidak semurah yang di dapatkan langsung dari produsen nya.

Contoh Distibusi

Contoh dari distribusi seperti petani yang menjual langsung hasil panennya ke pasar tanpa melalui perantara (contoh distribusi langsung). Contoh lainya yaitu pabrik kendaraan yang menjual suku cadang kendaraan nya kepada agen atau toko suku cadang, kemudian dari agen atau toko menjualnya kepada konsumen (contoh distribusi tidak langsung)

Sehingga dapat disimpulkan bahwa distribusi ialah sebuah cara untuk menyampaikan barang atau jasa kepada konsumen yang membutuhkan.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test