Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Struktur, Klasifikasi dan Ciri Kingdom Animalia

Pengertian, Struktur, Klasifikasi dan Ciri Kingdom Animalia – Dalam ilmu biologi, kingdom atau kerajaan merupakan tingkat paling atas dalam klasifikasi makhluk hidup.

Kingdom pada makhluk di bagi dalam 5 kelompok besar yaitu, kindom animalia, kingdom plantae, kingdom fungi, kingdom protista, dan kingdom monera.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai kingdom animalia.

A.    Pengertian Kingdom Animalia

Kingdom animalia atau yang biasa disebut dengan hewan merupakan jenis organisme  dengan sel kompleks yang multiseluler atau disebut juga eukariotik.

Semua organisme pada kingdom animalia termasuk eukariotik, dimana akan memiliki rancangan tubuh paling kompleks saat tumbuh dewasa.

Baca Juga : 

Berbeda dengan tumbuhan yang heterotof atau dapat membuat makanannya melalui fotosintesis, hewan tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis untuk membuat makanan sendiri.

Maka dari itu, hewan harus mencari makanan agar mendapat energi. Proses ini membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.

B.     Ciri-ciri Kingdom Animalia

Berikut Ciri utama dari Kingdom Animalia :

  • Memiliki banyak sel (multiseluler)
  • Tidak dapat membuat makanan sendiri (Heterotof)
  • Memiliki sel otot dan sel saraf. Sel otot berfungsi untuk penggerak, sementara sel saraf berfungsi untuk rangsangan
  • Umumnya, bereproduksi secara seksual, namun beberapa filum ada pula yang bereproduksi seksual.
  • Bentuk dewasanya diploid (2n)

C.    Struktur Kingdom Animalia

Dalam klasifikasi kingdom animalia, ada 4 ciri mencolok yang dapat membedakan struktur tubuh antara satu dengan yang lainnya. Berikut penjelasannya :

1. Susunan Tulang Belakang

Secara susunan tulang belakang, hewan digolongkan menjadi dua, yaitu vertebrata dan invertebrate. Vertebrata adalah sebutan untuk hewan yang mempunyai tulang belakang, sementara invertebrate adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

2. Simetri Tubuh

Ada 3 jenis simetri tubuh pada hewan, yaitu asimetris, simetri bilateral dan simetri radial. Asimetris adalah bentuk simetri tubuh hewan yang tidak beraturan. Simetri bilateral adalah bentuk simetri yang tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya. Sementara, simetri radial adalah bentuk tubuh hewan yang memiliki lapisan tubuh melingkar.

3. Lapisan Tubuh

Menurut lapisan tubuhnya, hewan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu diploblastic (dua lapisan sel tubuh) dan tripoblastik (tiga lapis sel tubuh)

4. Rongga Tubuh

Khusus untuk hewan tripoblastik, struktur bentuk tubuhnya dibagikan lagi menjadi 3 kelompok yaitu, aselomata atau hewan padat tanpa rongga antara usus dan tubuh luarnya, pseodesolomata atau hewan dengan rongga dalam saluran tubuh dan selomata atau hewan berongga satu yang berisi cairan.

D.    Klasifikasi Kingdom Animalia

Kingdom Animalia terdiri dari jutaan jenis hewan. Untuk mempermudah mempelajarinya, para ilmuwan kemudian mengelompokkan hewan-hewan tersebut dalam filum atau cabang. Berikut filum dalam kingdom animalia :

1. Filum Protozoa.

Filum ini terdiri dari organisme uniseluler yang berukuran mikroskopis dan biasanya adalah makhluk air seperti amoeba.

2. Filum Porifera

Filum ini terdiri dari hewan yang memiliki multisel sederhana dan biasanya tinggal di air. Beberapa contoh hewan yang termasuk filum porifera adalah Spongilla, Sycon dan Euplectella.

3. Filum Coelenterata

Hewan yang termasuk filum Coelenterata sebagian besar dapat ditemukan di habitat laut. Filum ini terdiri dari hewan yang memiliki tubuh berlapis dua simetris. Semua jenis anemon laut masuk dalam filum ini.

4. Filum Platyhelminthes

Hewan yang termasuk dalam filum ini adalah organisme tripoblastik yang sebagian besar adalah parasit di alam dengan bentuk tubuh simetri bilateral dan satu rongga tubuh. Filum platyhelminther meliputi semua hewan sejenis cacing kremi dan cacing pipih.

5. Filum Nematoda

Sebagian besar dari filum ini adalah hewan seperti cacing gelang dan eelworms (cacing yang seperti akar berkulit halus)

6. Filum Annelida

Filum ini terdiri dari semua cacing beruas-ruas, seperti lintah dan cacing tanah. Sebagian besar cacing annelida memiliki tubuh lunak dengan triplobastik dan bentuk tubuh simetri bilateral. Contoh lain dari cacing annelida seperti Aphrodites (tikus laut) dan sandworms

7. Filum Arthropoda

Hewan yang termasuk filum ini hampir satu juta spesies atau sekitar 80% dari jumlah kingdom animalia. Hewan yang termasuk arthropoda adalah hewan yang memiliki kaki bersendi dan eksoskeleton seperti laba-laba, kalajengking, serangga, kelabang, kaki seribu, dan kerang.

8. Filum Molusca

Filum ini umumnya hewan yang memiliki satu kaki dan mengeluarkan lendir licin. Sebagian filum molusca dapat ditemukan di habitat air. Contoh hewan dari filum molusca seperti siput, bekicot, cumi-cumi dan gurita.

9. Filum Echinodermata

Sebagian besar hewan yang termasuk filum ini merupakan makhluk laut yang memiliki tubuh simetris, memiliki eksoskeleton berduri dan sebagian besar tidak mempunyai kepala sejati. Contoh hewan dari filum ini adalah bintang ikan (Asterias), Teripang (Holothuria), Landak laut (Echinus) dan Bintang bulu (Antedon)

10.  Filum Chordata

Filum ini merupakan filum dengan hewan vertebrata dengan ukuran yang relatif besar. Filum ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu subfilum Avertebrata dan subfilum vertebrata. Filum ini memiliki kelas-kelas yang paling dikenal seperti mamalia (hewan menyusui), amphibia (amfibi), Reptilia (reptile) dan Aves (Burung).

Demikian pembahasan mengenai Pengertian, Struktur, Klasifikasi dan Ciri Kingdom Animalia. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan dan dapat bermafaat bagi anda.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test