Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Struktur dan Fungsi Pembuluh Darah Vena

Pengertian, Struktur dan Fungsi Pembuluh Darah Vena – Tubuh kita memiliki sistem sirkulasi yang disalurkan oleh pembuluh darah yang membawa darah yang terikat dengan oksigen dari jantung ke organ tubuh, dan mengembalikkannya kembali darah yang telah digunakan dan terikat dengan karbon dioksida ke jantung lagi.

Terdapat tiga bagian besar pembuluh darah, yaitu arteri, Vena dan kapiler.

Pada pembahasan kali ini, akan dibahas mengenai pembuluh vena lebih jelas meliputi pengertian, lapisan, fungsi dan strukturnya. Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Bagian Bagian Vesika Urinaria (Kandung Kemih)

Pengertian

Pembuluh balik atau yang sering disebut dengan pembuluh vena merupakan salah satu jenis pembuluh darah yang berotot yang berfungsi untuk membawa darah dari seluruh tubuh menuju ke jantung.

Pembuluh ini memiliki dinding yang tipis dan tidak elastis. vena memiliki katup di sepanjang organnya, katup tersebut berfungsi agar aliran darah tetap mengalir satu arah secara langsung menuju ke jantung.

Posisi pembuluh vena ini berada di dekat permukaan luar tubuh dan terlihat berwarna kebiruan.

Karena peran pembuluh darah ini sangat penting, maka apabila terjadi kerusakan akan berakibat fatal bagi suatu organisme.

Pembuluh vena ini terdiri dari beberapa jenis, antara lain vena cava, vena pulmonalis, vena cutanea, deep vein dan venula.

  • Vena Cava

Vena cava merupakan pembuluh darah yang bertugas menerima darah yang mengandung CO2 dari seluruh tubuh yang akan masuk menuju jantung.

Vena cava adalah pembuluh vena yang terbesar dan memiliki 2 jenis menurut letaknya.

jenis vena cava tersebut adalah vena cava inferior, yang letaknya di atas jantung, dan vena cava superior yang terletak dibawah vena cava inferior.

  • Vena Pulmolis

pembuluh vena pulmolis ini merupakan vena yang bertugas membawa darah yang mengandung O2 dari paru-paru (sirkulasi pulmoner) menuju ke dalam jantung.

vena pulmonalis juga terbagi menjadi 2, yaitu vena pulmonalis dextra yang berfungsi membawa darah dari paru-paru kanan. Sedangkan vena pulmonalis sinistra berfungsi membawa darah dari paru-paru sebelah kiri.

  • Vena Cutanea

Vena cutanea merupakan jenis vena yang terlihat tampak di bawah kulit. Pada umumnya, pembuluh ini yang dicari untuk di injeksikan saat seseorang akan dipasang infus.

  • Deep Vein

Berbeda dengan vena cutanea, Deep vein merupakan pembuluh vena yang letaknya lebih ke dalam, yaitu berdekatan dengan pembuluh darah arteri. Vena jenis ini tidak Nampak dari luar kulit.

  • Venula

Venula merupakan pembuluh vena dengan ukuran paling kecil. pembuluh ini berhubungan langsung dengan pembuluh darah kapiler.

 

Struktur

Struktur dasar dari semua jenis vena berdasarkan lapisan dindingnya terdiri dari 3 lapisan, yaitu :

  • Tunika Intima (Lapisa Dalam)

Lapisan ini merupakan lapisan paling dalam dari pembuluh vena. Tunika intima disusun oleh sel epitek skuamos dan dikelilingi oleh jaringan ikat dengan serat elastin.

  • Tunika Media (Lapisan Tengah)

Lapisan ini disusun oleh sel otot polos yang terorientasi secara melingkar. Tunika Media yang ada pada vena tidak terlalu tebal seperti yang dimiliki oleh arteri. Fungsi dari otot ini yaitu untuk melebarkan dan mengecilkan diameter pembuluh sesuai dengan kebutuhannya. Fungsi tersebut juga dapat mempengaruhi tekanan darah seseorang.

  • Tunika Adventisia (Lapisan Luar)

Lapisan ini merupakan lapisan penyusun terluar dari pembuluh vena. lapisan ini menempel pada jaringan disekitar pembuluh darah. Tunika Adventisia ini disusun oleh jaringan ikat kolagen dan elastin

Selain lapisan penyusun dinding pembuluh vena, terdapat struktur lain yang meliputi :

  • Katup Vena

Pembuluh vena memiliki katup di sepanjang pembuluhnya. Fungsi dari katup tersebut adalah mengalirkan darah secara satu arah menuju jantung dan tidak berbalik arah. aliran darah pada pembuluh vena lebih lambat dan lemah jika dibandingkan dengan pembuluh darah arteri. oleh karena itulah fungsi dari katup seminular vena ini.

  • Anastomosis Arteriovenosa

Anastomosis arteriovenosa merupakan hubungan langsung antara pembuluh arteri dan pembuluh vena. Keberadaan anastomosis ini tersebar diseluruh tubuh dan umumnya terdapat pembuluh darah kecil yang berperan untuk mengatur srkulasi pada area tertentu misalnya pada kuku, telinga dan jari tangan. Selain berperan dalam sistem sirkulasi, Anastomosis juga berfungsi sebagai termoregulator (pengatur suhu tubuh).

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Bagian Batang Otak (Brainstem)

Fungsi

adapun fungsi dari pembuluh vena dalam sistem sirkulasi darah adalah sebagai berikut :

  • Membawa darah kotor yang mengandung CO2 yang berasal dari seluruh tubuh menuju jantung.
  • Membantu pengedaran darah yang mengandung O2 dan nutrisi yang berasal paru-paru menuju jantung.
  • Membantu mengeluarkan CO2 dan sisa metabolisme dalam tubuh.
  • Menjaga keseimbangan komponen penting dalam darah yang meliputi protein, nutrisi, zat kimia dalam tubuh dan imun.
Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test