Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Struktur dan Fungsi INTI SEL (NUKLEUS)

Pengertian, Struktur dan Fungsi INTI SEL (NUKLEUS) – Hai…hai…hai, apa kabarnya nih readers?

Semoga sehat dan baik-baik saja yha. Okey, tanpa basa-basi langsung saja tema yang dibahas kali ini adalah “Inti Sel (Nukleus)”.

Yang anak IPA tentunya udah paham dong sama yang namanya inti sel ini. Namun kalau belum paham, nih aku kasih tahu. Simak baik- baik yha!

Apa inti sel (nukleus) itu?

Tak kenal maka kenalan dong. Oleh karena itu pentingnya kenalan sama inti sel. Apa sih initi sel itu?

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, dan Jenis Pembelahan Sel

Inti sel atau yang biasa disebut dengan nukleus adalah salah satu dari tiga bagian utama sel.

Inti sel itu sendiri merupakan organel yang hampir ditemukan pada semua organisme eukariotik.

Organisme memiliki inti sel, dan didalam inti sel itu terkandung materi genetik seperti halnya DNA, kromosom, dan protein.

Rata- rata banyak sel yang hanya memiliki satu nukleus, namun ada juga yang mempunyai dua nukleus, bahkan ada yang lebih dari dua, dan malah ada yang tidak memiliki nukleus sama sekali.

Struktur Inti Sel (Nukleus)

Inti sel yang merupakan organel terbesar didlam sel ini, secara umum memiliki 3 bagian utama, yaitu:

  1. Membran Inti

Membran inti ini sendiri merupakan membran ganda fosfolipid yang menyelubungi seluruh inti sel.

Fungsinya adalah sebagai pemisah antara inti sel dengan sitoplasma sel. Memiliki kesamaan dengan membran sel, yaitu berperan dalam mengatur proses pertukaran zat di dalam dan juga di luar inti sel. Membran inti ini memiliki 3 bagian utama, yaitu:

  • Membran dalam,
  • Ruang perinuklear, yaitu ruangan pemisah antara membran luar dan juga membran dalam,
  • Membran luar, adalah membran terluar yang biasanya berhubungan langsung dengan organel retikulum endoplasma kasar yang bertaburan dengan ribosom.

Selain itu, membran inti juga memiliki pori nukleus, diameternya sekitar 100 nm. Memiliki fungsi sebagai pintu keluar masuknya RNA dan protein. Pori nukleus tersebut tersusun atas 4 subunit, yaitu:

  • Subunit anular, sebagai pembentuk spoke yang mengarah ke tengah pori nukleus.
  • Subunit ring, yang membentuk permukaan sitosolik (menghadap ke arah sitoplasma) dan nuklear (menghadap ke arah nukleoplasma) pada kompleks pori nukleus.
  • Subunit kolom, yang berfungsi dalam pembentukan dinding pori nukleus.
  • Subunit lumenal, subunit ini terdiri dari protein transmembran yang menempelkan kompleks pori nukleus dengan membran nukleus.
  1. Nukleoplasma

Nukleoplasma terdapat di dalam inti sel yang berupa cairan transparan dan kental. Di dalam nukleoplasma terdapat kromatin, granula, nukleoprotein, dan senyawa kimia kompleks.

  1. Nukleous (Anak Inti)

Nukleous (anak inti) ini dapat ditemukan di daam inti sel (nukleus). Nukleous sendiri tersusun atas orthosfatm, DNA, fosfoprotein, dan beberapa jenis enzim.

Tidak ada membran apapun yang melindungi nukleous ini. Fungsi dari anak inti adalah untuk mensintesis rRNA dan membuat ribosom.

Fungsi Inti Sel (Nukleus)

Nukleus atau inti sel ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

  • Sebagai tempat penyimpanan informasi genetik,
  • Sebagai tempat penyimpanan protein,
  • Pusat pengendalian seluruh kegiatan pada suatu sel,
  • Memiliki peran dalam proses pembelahan sel,
  • Sebagai tempat untuk memproduksi mRNA dan sintesis ribosom,
  • Pengatur pertukaran molekul antara inti dengan bagian sel yang lainnya,
  • Sebagai tempat terjadinya replikasi dan transkripsi DNA.

Gimana readers, dari penjelasan diatas sudah paham kan mengenai inti sel. Jika belum paham, kalian bisa mengulangi membacanya yha.

Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel kali ini. Jangan lupa membaca artikel-artikel lainnya yha.

Sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya. Have a nice day dan tetap semangat tentunya!

Baca Juga : Peran Penting Kromosom dalam Proses Pembelahan Sel

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test