Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Tuba Falopi

Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Tuba Falopi – Tuba Falopi merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita, dan termasuk ke dalam organ reproduksi internal bersama dengan ovarium, Rahim dan vagina.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Tuba Falopi

Pengertian Tuba Falopi

Tuba Falopi atau yang dikenal pula dengan nama oviduk merupakan saluran halus yang menghubungkan ovarium dengan rahim.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Sitoplasma

Tuba falopi berjumlah sepasang pada sisi kiri dan kanan dengan panjang antara 10 – 13 cm dan diameter 0,5 – 1,2 cm. Fungsi utama dari tuba falopi adalah untuk jalur transportasi ovum dari ovarium menuju rahim.

Struktur Tuba Falopi

Tuba falopi disusun oleh 4 lapisan utama yaitu serosa, subserosa, propria dan mucosa. Berikut penjelasannya :

  1. Lapisan Serosa, merupakan lapisan paling luar pada dinding tuba falopi
  2. Lapisan subserosa atau disebut juga lapisan otot merupakan lapisan dinding tuba falopi yang terdiri dari pembuluh darah, otot sirkular, otot longitudinal dan pembuluh limfatik. Otot pada lapisan subserosa memiliki fungsi untuk menciptakan gerakan agar tuba falopi dapat meneruskan ovum dari ovarium menuju rahim
  3. Lamina Propria, merupakan lapisan dinding tuba falopi yang sebagian besar terdiri dari pembuluh darah sehingga seringpula disebut lapisan vascular.
  4. Lapisan Mucosa, merupakan lapisan dinding tuba falopi yang tersusun oleh sel sektori dan epitel kolumner bersiliata.

Bagian Tuba Falopi

Secara umum, tuba falopi dibagi menjadi 4 bagian utama :

  1. Fimbriae, merupakan bagian tuba falopi dengan struktur yang menyerupai jari bersilia. Bagian ini memiliki fungsi untuk menangkap ovum dari ovarium.
  2. Infundibulum, merupakan bagian tuba falopi yang memiliki fungsi sebagai tempat melekatnya fimbriae.
  3. Ampula, merupakan bagian terluas pada tuba falopi yang digunakan sebagai tempat terjadinya fertisasi atau saat pertemuan sel ovum dengan sel sperma.
  4. Isthmus, merupakan bagian tuba falopi berupa saluran sempit yang berfungsi sebagai penghubung antara ampula dan uterus atau rongga rahim

Fungsi Tuba Falopi

Tuba Falopi memiliki fungsi utama sebagai jalur yang membawa ovum dari ovarium menuju Rahim. Adapun penjelasan dari beberapa fungsi tuba falopi adalah sebagai berikut :

  • Bagian ampula pada tuba falopi berfungsi sebagai pertemuan sel sperma dengan sel ovum (fertilisasi)
  • Tuba falopi berfungsi dalam menciptakan gerakan peristaltik atau gerakan mendorong melalui kontraksi otot polos. Gerakan ini yang mengakibatkan sel ovum sampai ke rongga rahim. Gerakan peristaltik dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk sistem hormonal progesteron dan estrogen serta prostaglandin, juga faktor dari luar tubuh.
  • Silia atau rambut halus pada tuba falopi bertugas untuk membantu pergerakan pada sel ovum. Perjalanan ovum menuju Rahim ini dapat memakan waktu berjam-jam hingga dalam hitungan hari. Terkadang, ditemukan pula kelainan akibat tidak masuknya sel ovum ke rahim, sehingga berkembang pada tuba falopi. Kelainan ini disebut kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan

Gangguan pada Tuba Falopi

Berikut kelainan atau gangguan yang dapat menyerang tuba fallopi :

  • Salpingitis, merupakan gangguan yang diakibatkan adanya peradangan pada tabung rahim oleh infeksi bakteri. Salpingitis beresiko mengakibatkan adanya perlengketan mukosa yang dapat menghalangi lumen dari tuba uterus, dan juga berpotensi mengakibatkan kehamilan ektopik atau infertilitas.
  • Kehamilan ektopik, seperti yang disinggung sebelumnya kelainan ini merupakan kelainan yang diakibatkan tidak terjadinya pembuahan secara wajar sehingga sel ovum yang dibuahi berada pada sisi tuba falopi bukan ke sisi rahim.
  • Penyakit radang panggul atau dikenal juga dengan PID, merupakan infeksi yang menyerang organ reproduksi wanita termasuk tuba falopi, ovarium dan rahim.
  • Endomeriosis, merupakan tumbuhnya jaringan rahim di luar bagian rahim, seperti pada tuba falopi, ovarium dan permukaan luar rahim.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Tuba Falopi. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda mengenai salah satu organ reproduksi pada wanita, yaitu tuba falopi. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Ovarium

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test