Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Ovarium

Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Ovarium – Ritaelfianis.com – Ovarium merupakan salah satu bagian dari sistem reproduksi wanita.

Ovarium termasuk dalam organ reproduksi internal yang berada dalam rongga abdomen bersamaan dengan organ lain seperti rahim, tuba falopi dan vagina.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai ovarium dari pengertian, struktur, bagian, dan fungsinya. Berikut ulasannya.

Pengertian Ovarium

Ovarium atau yang sering juga disebut indung telur merupakan organ reproduksi wanita yang memiliki fungsi utama sebagai produksi sel telur dan hormon.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Sitoplasma

Ovarium memiliki jumlah sepasang dengan bentuk bulat dan panjang kisaran 3 – 4 cm.

Ovarium menggantung secara bertaut melalui mesentrium menuju uterus. Hormon yang disekresikan oleh ovarium adalah hormon kelamin wanita yaitu progesteron dan estrogen.

Ovarium memiliki kapsul pelindung dengan banyak folikel, dan rata-rata produsi folikel pada wanita adalah 400.000 folikel dari kedua ovarium sejak dalam masa kandungan.

Umumnya hanya satu folikel matang yang melepaskan ovum pada tiap satu siklus menstruasi.

Selama mengalami proses pematangan, folikel mensekresikan hormon estrogen. Setelah folikel melepaskan ovum, folikel akan berubah menjadi korpus luteum dengan mensekresikan hormon progesteron dan estrogen.

Struktur dan Bagian Ovarium

Terdapat 3 lapisan utama pada ovarium, yaitu:

  1. Bagian permukaan. Bagian ini merupakan bagian paling luar dari ovarium dengan susunan epitel kuboid selapis atau disebut juga epitel germinal
  2. Bagian ini merupakan bagian yang berada setelah bagian permukaan. Sebagian besar bagian ini disusun oleh jaringan ikat dan dapat ditemukan sel folikel dan oosit.
  3. Bagian ini merupakan bagian paling dalam dari ovarium dengan susunan jaringan neurovascular.

Fungsi Ovarium

Secara umum, ovarium memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai reproduksi dan sebagai endokrin. Berikut adalah penjelasannya

1.      Fungsi Reproduksi

Ovarium merupakan tempat terjadinya perkembangan sel telur. Perkembangan sel telur akan selalu disertai dengan sel folikel yang merupakan sel berisi cairan tempat tumbuhnya sel telur.

Perkembangan sel folikel dipengaruhi oleh hormon FSH. Pada proses perkembangan di masa embrio, oogonium akan menjadi oosit, dan oosit akan berkembang menjadi sel ovum saat dimulainya masa pubertas

Setelah memasuki masa pubertas, ovum yang telah matang akan dilepaskan folikel dari ovarium dan diteruskan ke uterus atau Rahim.

Pada masa ini sel telur sudah siap dibuahi  oleh sel sperma pria. Jika sel telur tidak dibuahi maka seorang wanita akan mengalami masa menstruasi, dimana terjadinya peluruhan dinding endomentrium bersama dengan ovum yang tidak dibuahi.

Jika ovum berhasi dibuahi oleh sel sel sperma, maka akan terjadi fertilisasi dimana hasil fertisasi akan tumbuh dan berkembang pada Rahim menjadi embrio.

2.      Fungsi Endokrin.

Selain sebagai produksi sel teelur atau ovum, ovarium juga memiliki fungsi sebagai kelenjar endokrin.

Terdapat dua hormon yang dihasilkan ovarium yaitu estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini memiliki fungsi utama dalam menjaga kesehatan reproduksi dan kesuburan. Berikut ulasannya :

1). Estrogen

Estrogen merupakan hormon yang bertugas dalam perkembangan seksual dan reproduksi. Secara kimia, estrogen terdiri dari estrone, estrodio dan estriol. Berikut adalah beberapa fungsi dari hormon estrogen :

  • Bertanggung jawab dalam rangsangan pada perkembangan organ seks sekunder, seperti pada pertumbuhan payudara, atau pertumbuhan rambut pada kemaluan dan ketiak.
  • Mengendalikan pertumbuhan dindiing Rahim saat masa menstruasi dan berperan dalam mengatur siklus menstruasi
  • Berperan dapam pembekuan darah dan pembentukan tulang
  • Memiliki pengaruh pada kulit, selaput lendir, rambut, dan otot panggul.

2). Progesteron

Progesteron merupakan golongan hormon steroid yang memiliki fungsi utama pada siklus menstruasi, kehamilan dan perkembangan embrio. Berikut adalah beberapa fungsi dari hormon progesteron :

  • Meningkatkan gairah seksual
  • Menurunkan respon kekebalan pada tubuh saat terjadinya proses pembuahan
  • Mengubah dinding endometrium pada Rahim menjadi tempat yang sesuai dengan pertumbuhan janin
  • Hormon progesteron bekerja sama dengan hormon prolactin untuk mematangkan payudara agar bisa memproduksi ASI
  • Berperan dalan perkembangan saraf otak dan dapat melindungi serta memulihkan jaringan otak akibat kerusakan.

Itulah penjelasan mengenai Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Ovarium. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan anda mengenai salah satu organ reproduksi wanita yaitu ovarium. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian,  Fungsi dan Jenis Saraf Spinal

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test