Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Struktur, Bagian-bagian dan Fungsi Sistem Organ Reproduksi Wanita

Pengertian, Struktur, Bagian-bagian dan Fungsi Sistem Organ Reproduksi Wanita – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik- baik saja yha! Mengenai organ reproduksi tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita. Makhluk hidup memiliki ciri yaitu mampu berkembang biak.

Untuk manusia sendiri berkembang biaknya yaitu dengan cara reproduksi.

Pada manusia, memiliki dua alat reproduksi, yaitu alat reproduksi pria dan alat reproduksi wanita.

Pada kesempatan kali ini, yang akan dibahas yaitu mengenai organ reproduksi wanita.

Jika kalian belum mengetahui apa itu organ reproduksi pada wanita, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini.

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Pengertian Sistem Organ Reproduksi pada Wanita

Yang dimaksud dengan organ reproduksi itu adalah bagian-bagian dari tubuh yang memiliki fungsi dalam proses melanjutkan keturunan.

Sedangkan yang dimaksud dengan organ reproduksi wanita adalah suatu organ-organ pada wanita yang memiliki peran dalam proses memperbanyak suatu keturunan.

Agar manusia mampu memiliki keturunan, maka harus memiliki organ reproduksi dengan fungsi yang normal.

Struktur Bagian-Bagian dan Fungsi dari Sistem Organ Reproduksi Pada Wanita

1). Bagian Dalam Organ Reproduksi Wanita

Bagian organ reproduksi pada wanita bagian dalam, yaitu ada vagina, rahim (uterus), oviduk (tuba fallopi),

  • Vagina

Vagina ini adalah bagian dari organ reproduksi wanita yang bentuknya seperti tabung, panjangnya bisa mencapai 8 sampai 10 cm.

Vagina terletak di antara kandung kemih dan rektum. Vagina memiliki struktur yang terdiri dari 3 lapis. Lapisan pertama letaknya paling luar yaitu selaput lendir.

Lapisan yang kedua adalah lapisan muskular yang tersusun dari otot-otot yang berasal dari otot anus. Dan lapisan yang terakhir yaitu lapisan dalam yang tersusun dari jaringan ikat.

Vagina memiliki peran sebagai jalan masuk dan keluarnya zat dari rahim. Selain fungsi tersebut, vagina juga memilki fungsi sebagai saluran masuknya sperma ketika berhubungan seksual; jalan keluarnya bayi ketika melahirkan; dan juga sebagai saluran keluarnya darah saad haid atau menstruasi.

  • Uterus

Uterus ini biasa juga disebut dengan rahim. Uterus merupakan tempat menempelnya embrio hingga berkembang menjadi janin yang siap dilahirkan. Untuk kondisi normal (tidak saat kehamilan) uterus berbentuk seperti buah pir dengan berat sekitar 30 gram.

Uterus tersusun dari struktur yang terdiri dari lapisan-lapisan otot yang kuat dan juga elastis, sehingga uterus mampu meneysuaikan diri pada saat kehamilan.

Selain itu, pada uterus juga terdapat jaringan ikat dan juga ligamen yang memiliki kegunaan untuk mempertahankan posisinya.

  • Oviduk

Bagian organ reproduksi pada wanita selanjutnya adalah oviduk. Oviduk ini adalah sepasang saluran yang menghubungkan antara uterus dengan ovarium.

Oviduk panjangnya mulai dari 8 cm dampai 20 cm dan diameternya berbeda-beda disepanjang bagiannya.

Fungsi dari organ ini yaitu: untuk menangkap telur hasil dari ovulasi; sebagai saluran fertilisasi ovum dan sperma sampai pertumbuhan embrio sementara sebelum melekat pada endometrium.

  • Ovarium

Ovarium ini merupakan organ penghasil sel kelamin pada wanita. Ovarium berjumlah dua buah dan letaknya berada di sisi kiri dan kanan, dengan berbentuknya bulat lonjong. Fungsi dari ovarium selain menghasilkan ovum, ovarium juga memproduksi hormon.

2). Bagian Luar Organ Reproduksi pada Wanita

Bagian organ reproduksi pada wanita bagian dalam, yaitu ada mons veneris, labia mayora, labia minora, klitoris, vestibulum, serta himen.

  • Mons veneris

Bagian ini adalah bagian yang agak menonjol menutupi tulang kemaluan. Mons veneris juga biasa disebut dengan gunung venus ini ketika dewasa akan tertutup rambut-rambut kemaluan dan bentuknya seperti segitiga terbalik.

  • Labia Mayora

Bagian ini adalah lanjutan daripada mons veneris. Bagian luarnya tersusun atas jaringan lemak dan kelenjar keringat. Pada selaput lemaknya tidak tumbuh rambut, tetapi pada ujung-ujung saraf sehingga sensitif saat berhubungan seks.

  • Labia Minora

Bagian ini letaknya berada di labia mayora bentuknya berupa lipatan. Pada labia minora ini tersusun dari jaringan lemak, selain itu juga terdapat banyak pembuluh darah, ini akan membesar ketika bertambahnya gairah seks.

  • Klitoris

Pada klitoris terdapat jumlah pembuluh darah yang banyak da letaknya berada di ujung saraf. Klitoris ini sangat sensitif akan rangsangan ketika berhubungan intim.

  • Vestibulum

Vestibulum adalah tempat bermuaranya uretradan vagina. Pada vestibulum dibatasi oleh labia minora (sisi kiri) dan klitoris (bagian atas), dan pada bagian bawahnya dibatasi oleh pertemuan dua labia minora.

  • Himen

Himen biasa disebut dengan lapisan dara. Himen ini merupakan tempat keluar cairan atau darah saat menstruasi. Pada saat berhubungan intim, himen akan sobek dan merupakan tanda bahwa seseoang sudah tidak perawan.

Nah readers, gimana? Sudah paham kan mengenai apa itu organ reproduksi pada wanita.. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi membacanya. Sekian dulu yha informasi kali ini.

Selanjutnya aku bakal ngasih banyak lagi informasi yang bermanfaat buat kalian. Terimaksih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test