Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian Stratifikasi Sosial

Pengertian Stratifikasi Sosial – Stratifikasi sosial adalah perbedaan masyarakat, yang terjadi baik disengaja ataupun tidak, secara vertikal.

Stratifikasi sosial terjadi karena ada sesuatu yang dihargai dalam masyarakat, dan menjadi penyebabab timbulnya kelas-kelas sosial. Kelas sosial sendiri adalah suatu golongan yang terbentuk karena ada perbedaan kedududukan tinggi dan rendah.

Umumnya, dasar penggolongan masyarakat tersebut berdasarkan kekayaan, kekuasaan, keturunan, dan pendidikan. Semakin kompleks suatu masyarakat, maka unsur penggolongan stratifikasi juga semakin banyak dan rumit.

Stratifikasi sosial memiliki dua unsur yaitu status dan peran. Status adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial, yang kemudian dibedakan menjadi ascribed status, achived status, dan assigned status berdasarkan cara memperoleh status tersebut. Ascribed status merupakan status yang diperoleh seseorang melalui proses kelahiran, atau bisa juga dianggap sebagai status bawaan dari lahir.

Achieved status adalah status yang diperoleh melalui usaha yang dilakukan secara sengaja contoh dari achieved status adalah gelar pendidikan. Terakhir, assigned status adalah status yang diberikan. Contoh dari assigned status seperti gelar kepahlawanan atau gelar kalpataru.

Unsur kedua adalah peran yaitu, perilaku sesungguhnya dari individu yang melakukan suatu peranan. Unsur peran terdiri dari tiga hal yaitu, norma-norma di dalam masyarakat, konsep tentang yang dilakukan, dan perilaku individu.

Stratifikasi sosial sendiri mempunyai tiga sifat yaitu stratifikasi tertutup, stratifikasi sosial terbuka, dan stratifikasi sosial campuran. Stratifikasi sosial tertutup adalah stratifikasi yang membatasi atau tidak mengijinkan seseorang untuk berpindah lapisan sosial.

Pengelompokan stratifikasi sosial tertutup umumnya didasarkan pada ascribed status atau status yang didapat dari lahir. Contoh stratifikasi sosial tertutup adalah sistem kasta pada masyarakat.

Sifat kedua adalah stratifikasi sosial terbuka yaitu, stratifikasi yang memungkinkan seseorang untuk berpindah dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.

Dengan stratifikasi sosial terbuka, masyarakat menjadi lebih mudah untuk melakukan mobilitas sosial. Contoh dari stratifikasi sosial terbuka adalah modernisasi yang terjadi pada masyarakat.

 Sifat terakhir adalah stratifikasi sosial campuran yang menggabungkan stratifikasi tertutup dan stratifikasi terbuka. Contohnya adalah suatu sistem masyarakat yang memiliki stratifikasi tertutup pada pembagian kasta tetapi terbuka secara perekonomian.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test