Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian Sistem Tata Surya

Pengertian Sistem Tata SuryaSejak berada di sekolah dasar kita dikenalkan tentang planet-planet. Bahwa planet tempat kita tinggal bernama planet bumi dan planet bumi berputar mengelilingi matahari.

Bumi masuk dalam sistem tata surya. Sistem tata surya merupakan sekumpulan yang terdiri dari matahari yaitu bintang yang terletak di galaksi Bima Sakti yang dikelilingi oleh delapan planet yang memiliki satelit, jutaan asteroid yang dengan satelit mereka sendiri, bulan, comet, planet kerdil serta sabuk Kuiper.

Planet yang mengelilingi matahari ialah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Sistem tata surya merupakan ruangan luar angkasa tidak memiliki atmosfer, namun terdapat perbedaan antara tiap komposisinya, termasuk bumi yang memiliki atmosfir.

Selama berjuta tahun, para astronomer telah mengikuti titik cahaya yang bergerak diantara bintang. Istilah planet berasal dari Yunani Kuno yang berarti pengembara. Hal ini berkaitan dengan planet yang selalu mengorbit mengelilingi matahari. Walaupun kecepatan tiap planet dalam mengelilingi matahari berbeda-beda.

Pada awalnya planet yang dikenal lebih dulu adalah Merkurius, Venus, Mars, Jupiter serta Saturnus.

Penemuan teleskop pada tahun 1600 membantu penemuan sabuk asteroid, Uranus, Neptunus serta Pluto.

Pada tahun 2006, setelah ditemukan mengenai planet kerdil, Pluto dikategorikan sebagai planet kerdil yang mana terdapat beberapa planet kerdil lain sehingga nama Pluto diubah dari planet menjadi planet kerdil.

Matahari merupakan pusat tata surya, yang dikelilingi oleh delapan planet. Empat planet diantaranya, yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus memiliki cincin yang mengelilinginya.

Sementara itu Merkurius dan Venus memiliki dua bulan. Bagian lain dari tata surya seperti asteroid, meteroid serta komet memiliki ukuran yang kecil dan kebanyakan mereka mengorbit diantara Mars dan Jupiter.

Semua planet, planet kerdil, asteroid serta bagian dari sabuk Kuiper bergerak mengelilingi matahari dalam orbit yang berbentuk bulat panjang yang bergerak dengan arah yang sama. Berbeda dengan komet yang yang bergerak secara tak beraturan.

Kedelapan planet yang mengelilingi matahari memiliki ukuran, serta zat pembentuk yang berbeda.

Planet dalam yang hampir mirip dengan bumi misalnya, yaitu Mars, Venus dan Merkurius memiliki batuan sebagai komposisi. Berbeda dengan planet raksasa seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Uranus dan Neptunus terbentuk dari hidrogen dan helium atau es, batu, hidrogen sedangkan Jupiter dan Saturnus, terbentuk dari helium.

Sampai saat ini belum ditemukan planet ideal yang dapat dijadikan tempat tinggal oleh manusia atau makhluk hidup selain planet Bumi.

Baca Juga :

Namun ilmuwan telah bertahun-tahun berusaha meneliti Mars, planet yang paling dekat dengan Bumi dan memiliki atmosfir walaupun sangat tipis serta tanahnya mengandung air yang dapat di ekstrak, sebagai planet yang bisa atau tidak bisa dijadikan tempat tinggal bagi manusia.

Namun sampai sekarang, misi apakah manusia dapat tinggal di Mars masih menuai banyak pertanyaan serta keraguan apakah manusia dapat bertahan di planet selain Bumi.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test