Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Sifat dan Struktur Polimer

Pengertian, Sifat dan Struktur Polimer – Beberapa diantara kita mungkin asing dengan kata polimer. Apa sih yang dimaksud dengan polimer?

Bagaimanakah sifat dan struktur polimer itu?

Pada pembahasan kali ini, akan dibahas lebih tajam mengenai polimer yang meliputi pengertian, sifat dan strukturnya.

Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Polimer

Polimer mengandung arti sebuah makro molekul yang memiliki ukuran yang besar karena tersusun atas sekumpulan molekul-molekul yang sederhana atau biasa disebut monomer.

Monomer atau molekul kecil tersebut menyusun polimer berupa senyawa yang memiliki ikatan rangkap dan ikatan gugus fungsional yang kemudian disusun secara sistematis.

Sifat Polimer

Jika diamati, polimer memiliki sifat yang beragam. hal ini karena polimer terusun dari monomer-monomer dengan kelas material sintetik maupun alami sehingga membentuk sebuah makro molekul.

Kedua material ini dapat dibedakan berdasarkan tingkat kemudahan polimer untuk diuraikan maupun didegradasi oleh mikroba.

Polimer yang memiliki sifat sintetik yaitu, polimer yang tidak mudah terurai oleh mikroorganisme. sedangkan polimer yang memiliki sifat alami, mudah terurai oleh mikroorganis.

Secara umum polimer memiliki beberapa sifat seperti berikut:

  • Sifat Termal

Polimer memiliki sifat termal yang baik meskipun polimer hanya sebagai isolator bukanlah konduktor.

Apabila ditinjau dari jenisnya, ketika polimer dipanaskan ada yang menjadi lunak namun ada pula yang berubah menjadi keras.

  • Sifat Kelenturan

Polimer mudah diolah menjadi produk yang dibutuhkan karena sifatnya yang lentur dan mudah dibentuk.

Karena sifatnya lentur, Tapi polimer alami lebih mudah diolah dibandingkan polimer sintetis.

  • Sifat Ketahanan Terhadap Mikroorganisme

Pada polimer sintetis, lebih tahan terhadap aktivitas mikroorganisme dibandingkan polimer alami.

Polimer alami yang tidak tahan terhadap aktivitas seperti sutra, wol, dan polimer alam lainnya.

  • Sifat Kritalinitas Rantai Polimer

Semakin tinggi sifat kristalinitas, maka rantai polimer menjadi lebih kuat dan lebih tahan terhadap bahan-bahan kimia dan enzim.

Pada umumnya polimer yang memiliki sifat kristalinitas yang tinggi merupakan polimer yang mempunyai struktur teratur.

Sedangkan polimer yang mempunyai struktur tidak teratur cenderung memiliki sifat kristalinitas yang renndah dan bersifat amorf atau tidak keras.

Struktur Polimer

Struktur polimer dibedakan berdasarkan penggolongannya yang terdiri atas:

1). Penggolongan Polimer Berdasarkan Asalnya

Berdasarkan asalnya, polimer dibedakan menjadi dua macam, yaitu :

  • Polimer alami yang merupakan senyawa dihasilkan dari proses metabolisme mahluk hidup dan jumlahnya terbatas. yang termasuk polimer alami antara lain, protein, amilum, glikogen, selulosa, karet alam (poliisoprena), asam nukleat.
  • Sedangkan polimer sintetik, merupakan polimer yang tidak terdapat di alam, namun terbentuk dari sintesis monomer-monomernya. Contohnya polietena, polivinilklorida, polipropilena, tetrafloroetilena.

2). Penggolongan Polimer Berdasarkan Jenis Monomernya

Berdasarkan jenis monomernya, polimer dibedakan menjadi dua macam, yaitu :

  • Homopolimer yaitu polimer yang tersusun dari monomer-monomer sejenis dengan struktur ———A – A – A – A – A ———.

Contohnya polietilena, polistirena, polipropilena, PVC, amilum, teflon, selulosa dan poliisoprena.

  • Sedangkan, Kopolimer tersusun dari dua atau lebih monomer yang tidak sejenis dengan struktur —A – B – A – B – A – B —.

3). Penggolongan Polimer berdasarkan sifat kekenyalannya

Berdasarkan sifat kekenyalannya, polimer dibedakan menjadi dua macam yaitu:

  • Polimer Termoplastik, merupakan polimer yang tidak tahan terhadap panas sehingga mudah leleh dan sukar dibentuk sesuai dengan keinginan.
  • Polimer Termoset, merupakan polimer tahan panas yang tidak meleleh bahkan jika dipanaskan. Berbeda dengan polimer termoplastik, polimer ini sangah mudah dibentuk sesuai keinginan.

4). Penggolongan Polimer berdasarkan bentuk susunan rantainya

Berdasarkan bentuk susunan rantainya, polimer dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

  • Polimer Linier, merupakan polimer yang tersusun satu sama lain melalui unit ulang polimer yang sama sehingga membentuk rantai polimer yang panjang.

Contohnya PVC, polietelena, nylon 66, dsb.

  • Polimer Bercabang, merupakan polimer yang terbentuk apabila polimer linier membentuk cabang-cabang.
  • Polimer Cross-linking memiliki beberapa  rantai  polimer  yang saling  berikatan  satu  sama  lain yang ada pada rantai utamanya.


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test