Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Sejarah, Kelebihan Dan Kekurangan Hedonisme

Pengertian, Sejarah, Kelebihan Dan Kekurangan Hedonisme – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik- baik saja yha! Mengenai hedonisme tentunya tidak asing di telinga yha.

Tapi readers tahu nggak apa itu hedonisme, sejarah, kekurangan serta kelebihannya apa saja?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini.

Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai hedonisme.

Baca Juga : Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Nilai Revolusi Mental

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Apa yang dimaksud dengan hedonisme?

Hedonisme ini berasal dari kata Yunani “Hedone” yang berarti kesenangan.

Dan yang dimaksud dengan hedonisme ini sendiri adalah suatu ideologi atau pandangan hidup yang memberikan pernyataan bahwa suatu kebahagiaan didapatkan dengan cara mencari kesenangan pribadi yang sebanyak-banyaknya dan menghindari dari perasaan-perasaan yang menimbulkan kesakitan.

Hedonisme menyatakan bahwa kesenangan adalah tujuan hidup dan acuan berperilaku oleh seuah anggota masyarakat.

Kesenangan pribadi dan juga kelompok adalah yang utama, tidak memperdulikan perasaan maupun kesenangan orang lain.

Sehingga dapat dikatakan bahwa hedonisme ini adalah pandangan yang memiliki dasar hawa nafsu semata.

Hedonisme hubungannya sangat erat dengan kekayaan, kenikmatan batin dan seksual, kebebasan, serta kekuasaan. Penganut dari pandangan ini disebut dengan hedonis.

Sejarah Hedonisme

Aliran hedonisme pertama kali muncul ketika masa awal sejarah ilmu filsafat yaitu pada tahun 433 sebelum masehi (SM).

Pendiri aliran ini adalah Aristippos dari Kyrene, Afrika Utara (433-355 SM) .

Ia mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh filsuf ternama, Sokrates, “Apa yang menjadi tujuan hidup manusia?” dan Aristippos menjawab “kesenangan”.

Menurut Aristippos, kehidupan orang bijak yaitu selalu mencari jaminan kesenangan yang maksimal.

Aristippos sendiri memandang bahwa kesenangan memiliki tga jenis gerakan, yaitu:

  • Gerakan kasar, yaitu gerakan yang menyebabkan perasaan ketidaksenangan dan juga menimbulkan rasa sakit.
  • Gerakan halus, yaitu gerakan yang menimbulkan kesenangan.
  • Tiada gerak, yaitu keadaan netral. Misalnya, ketika sedang tidur.

Selain Aristippos, ada tokoh lain penganut aliran hedonisme ini, yaitu Epikuros. Epikuros memiliki ajaran yang menitikberatkan pada “apa yang baik adalah sesuatu yang menghasilkan kenikmatan”.

Disini, kenikmatan yang dimaksud bukan kenikmatan yang bebas tanpa adanya aturan, melainkan kenikmatan yang mendalam.

Kenikmatan sendiri cenderung akan didapatkan karena keinginan terpenuhi. Keinginan ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Keinginan alami yang harus dipenuhi (makan agar terus hidup);
  • Keinginan alami yang dapat dipenuhi atau tidak (makanan yang enak); serta
  • Keinginan alami yang sia-sia (harta yang berlebihan).

Epikuros menjelaskan bahwa membatasi pemuasan keinginan itu penting agar bisa mencapai kenikmatan tertinggi, oleh karena itu diperlukan hidup yang sederhana. Tujuannya yaitu untuk mencapai “Ataraxia”, yaitu ketentraman jiwa dan batin, serta terbebas dari perasaan gelisah.

Kelebihan Hedonisme

  • Menimbulkan motivasi yang kuat dalam mencapai keinginannya;
  • Memiliki sikap pantang menyerah dan bersikeras;
  • Lebih menghargai waktu, karena setiap waktu yang digunakan adalah untuk mencapai keinginan mereka.

Kekurangan Hedonisme

  • Cenderung menggunakan cara yang tidak baik dalam mencapai keinginannya;
  • Tidak memiliki kepekaan sosial dan egois;
  • Sering mengganggu orang lain, karena dalam mencapai keinginannya, mereka tidak peduli dengan orang lain.

Nah readers, gimana?

Sudah paham kan mengenai hedonisme, sejarah, ciri, serta keebihan dan kekurangannya. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali.

Sekian dulu yha informasi kali ini. Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian. Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca.

Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Pengertian, Konsep, Sejarah, Jenis, Kekurangan Dan Kelebihan Feminisme

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test