Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Sejarah, Fungsi Dan Kedudukan UUD 1945

Pengertian, Sejarah, Fungsi Dan Kedudukan UUD 1945 – Selamat siang readers, apa kabarnya nih? Semoga baik- baik saja yha! Mengenai UUD 1945 tentunya menarik untuk dibahas yha.

Tapi readers tahu nggak apa pengertian dari UUD 1945, sejarah, fungsi, dan juga kedudukannya apa?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini.

Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai UUD 1945.

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Baca Juga : Pengertian,  Dimensi, Fungsi dan Jenis Ideologi

Apa yang dimaksud dengan UUD 1945

Yang dimaksud dengan UUD (Undang-undang dasar) 1945 yaitu suatu dasar hukum yang berlaku di Indonesia.

UUD 1945 juga diartikan sebagai konstitusi pemerintahan Negara Republik Indonesia dan juga hukum tertulis.

Di dalam UUD 1945 menetapkan struktur dan prosedur organisasi yang harus diikuti oleh otoritas publik agar suatu keputusan yang dibuat dapat mengikat komunitas politik.

Di dalam UUD 1945 berisi pembukaan dan juga pasal-pasal. Di dalam pembukaannya sendiri, terkandung rumusan Pancasila.

Sejarah terbentuknya UUD 1945

Dimulai pada tanggal 29 April 1945, dibentulah BPUPKI (BadanPenyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Dibentuknya BPUPKI yaitu untuk merancang konstitusi pada tahun 1945. Dalam pemebentukan konstitusi ini terbagi menjadi dua sesi.

Sesi pertama pada 28 Mei sampai 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan gagasan beru[a Dasar Negara. Sesi kedua pada 22 Juni 1945, 38 anggota BPUPKI membentuk panitia sembilan.

Panitia sembilan diberi tugas untuk merancang piagam Jakarta. Piagar Jakrta inilah yang kemudian menjadi naskah pembukaan UUD 1945.

Kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) mengesahkan UUD 1945 sebagai Undang-undang Dasar Republik Indonesia.

UUD 1945 berlaku dari 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949. Pada 1945-1950 UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan karena Indonesia disibukkan dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Dan pada 17 Agustus 1950 berlaku Undang-undang Sementara (UUDS).

UUD 1945 berlaku kembali pada tanggal 5 Juli 1959 sampai 1966, karena keluarnya Dekrit Presiden yang berisi tentang pemberlakuan kembali UUD 1945 sebagai UUD untuk menggantikan UUDS.

Tetapi, terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya, sehingga berlakulah UUD 1945 masa orde baru pada 11 Maret 1966 sampai 21 Mei 1998. Dan beralih pada masa transisi sampai UUD 194 berhasil diamandaemenkan.

Fungsi UUD 1945

  • Sebagai alat kontrol. UUD 1945 mengontrol norma-norma hukum yang lebih rendah.
  • Sebagai penentu hak dan kewajiban negara, aparat negara, serta seluruh warganegara Indonesia.
  • Sebagai hukum dasar tertulis.
  • Dasar hukum bagi negara Indonesia.

Kedudukan UUD 1945

Semua hal yang berkaitan dengan hukum harus dilandasi oleh UUD 1945. Landasan serta pertanggungjawaban harus sesuai dengan ketentuan yang ada pada UUD 1945.

UUD 1945 memiliki kedudukan dalam tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

UUD 1945 adalah sebagian dari hukum dasar yang berlaku. Selain UUD 1945 masih terdapat hukum dasar yang lainnya yang berupa hukum dasar yang tidak tertulis. Hukum dasar tidak tertulis ini biasa disebut dengan “konvensi”.

Konvensi sendiri memiliki fungsi sebagai pelengkap, pengisi kekosongan hukum yang muncul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaraan.

Nah readers, gimana? Sudah paham kan mengenai UUD 1945. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali.

Sekian dulu yha informasi kali ini. Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian.

Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Unsur dan Macam-macam Negara Hukum

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test