Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Sejarah, dan Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

Pengertian, Sejarah, dan Ciri Sistem Ekonomi Tradisional – Ekonomi tradisional merupakan salah satu sistem ekonomi yang kegiatan nya ekonomi nya di lakukan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan menggunakan kebiasaan maupun tradisi yang telah di turunkan dari generasi sebelumnya.

Sistem ekonomi tradisional sangat sederhana, hal itu di karenakan hanya mengandalkan tenaga kerja dan juga alam.

Metode yang di pakai dalam ekonomi tradisional ialah dengan metode barter di mana metode barter telah di lakukan dan telah di turunkan dari generasi ke generasi sehingga telah menjadi kebiasaan yang ada di dalam hidup masyarakat tersebut.

Baca Juga : Pengertian, Konsep, Sejarah Dan Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Di dalam kegiatan ekonomi tradisional masyarakat bertindak sebagai produsen dan juga sekaligus konsumen, hal itu karena untuk mendapatkan suatu barang yang mereka harus lakukan ialah dengan memproduksi barang lainnya untuk kemudian di tukarkan.

Pemerintah di dalam sistem ekonomi hanya berperan sebagai penjaga ketertiban umum serta tidak langsung terlibat di dalam kegiatan ekonomi yang sedang berlangsung.

Sejarah Sistem Ekonomi Tradisional

Sebenarnya sistem ekonomi tradisional sudah ada sejak kemunculan manusia, hanya saja pada awalnya manusia masing-maisng hanya mengkonsumsi barang yang di produksi sendiri dna belum terlibat dengan kelompok aau individu lainnya serta mereka saat itu belum mengenal sistem barter.

Kemudiaan seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman kebutuhan manusia semakin meningkat dan mulai merasakan kekurangan karena kebutuhan hidup semakin meningkat.

Kemudian setelah itu munculah sistem barter yang bisa di anggap untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri.

Sistem barter merupakan sistem tukar menukar barang, seperti seorang nelayan yang menukarkan ikan nya dengan beras kepada petani.

Sistem inilah yang bisa di sebut dengan sistem ekonomi tradisional yang kemudian di turunkan dari generasi ke genarasi, akan tetapi ketika zaman terus berkembang semakin canggih sistem barter kini mulai di tinggalkan dan manusia mulai beralih ke sistem yang lebih cepat dan efektif.

Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

Meskipun ekonomi tradisional sudah di gunakan sejak zaman dahulu dan sudah di turunkan dari generasi ke generasi, akan tetapi sistem ekonomi ini mampu meningkatkan kehidupan manusia saat itu dalam memenuhi kebutuhan nya dan hingga sekarang mungkin sistem ekonomi ini masih di gunakan khususnya untuk masyarakat pedesaan.

Sistem ekonomi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Tenaga dan juga sumber daya alam merupakan salah satu sumber model di dalam sistem ekonomi tradisional.
  2. Tugas pemerintah hanya menjaga ketertiban umum dan juga tidak secara langsung terlibat di dalam sistem ekonomi tradisional yang berlangsung.
  3. Sistem ekonomi tradisional menggunakan barang-barang jenis produksi antar rumah tangga serta di sesuaikan dengan kemampuannya dan juga kebutuhan.
  4. Menggunakan sistem barter di dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan nya.
  5. Sistem ekonomi tradisional memiliki sifat tolong menolong dan juga kekeluargaan di dalam kehidupan masyarakat.
  6. Sistem kegiatan ekonomi tradisional yang di lakukan bukan untuk mencari keuntungan (laba) melainkan untuk memenuhi kebutuhan hidup serta untuk kepentingan bersama.
  7. Teknik produksi yang di gunakan sudah di pelajari secara turun menurun dan bersifat sangat sederhana.
  8. Masih terikat dengan tradisi dan juga budaya.
  9. Di dalam menghasilkan barang produksi tidak ada sistem pembagian kerja yang jelas, karena di dalam bertanai, berladang, berkebun dan lain sebagainya di lakukan secara bersama-sama maupun mandiri.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Sejarah Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test