Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Sejarah, Ciri, Kelebihan Dan Kekurangan Fasisme

Pengertian, Sejarah, Ciri, Kelebihan Dan Kekurangan Fasisme – Selamat siang readers, apa kabarnya nih? Semoga baik- baik saja yha!

Mengenai fasisme tentunya tidak asing di telinga yha. Tapi readers tahu nggak apa itu fasisme, sejarah, ciri, kekurangan serta kelebihannya apa saja?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini. Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai fasisme.

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Baca Juga : Pengertian Dan Teori Wawasan Nasional

Apa yang dimaksud dengan fasisme?

Yang dimaksud dengan fasisme merupakan suatu ideologi (pandangan) yang memiliki prinsip bahwa seorang pemimpin memiliki otoritas yang absolut (mutlak) tanpa adanya pengecualian.

Hal ini berarti bahwa setiap apa yang dipetintahkan oleh pemimpin harus dipatuhi. Dalam ideologi fasisme ini, pasukan militer menjadi pasukan yang memiliki peran sangat penting, karena pemimpin harus membayangkan bahwa musuh bisa datang kapan saja, oleh karenanya negara harus selalu dalam kondisi siaga dan juga tanpa kelemahan.

Fasisme sendiri adalah suatu ideologi yang tidak memandang individualitas manusia, karena setiap individu maupun masyarakat hanya berfungsi sebagai alat bagi pemimpin untuk mencapai tujuannya.

Baik individu maupun masyarakat harus seragam dan juga bersatu dengan pemimpin yang memiliki kekuasaan mutlak.

Sejarah fasisme

Fasisme yang pertama kali dilakukan adalah gerakan politik penindasan yang berkembang di Italia setelah 1919.

Gerakan fasisme ini adalah gerakan sebagai reaksi akibat perubahan sosial yang terjadi karena adanya Perang Dunia pertama.

Kemudian istila fasime dipakai oleh Benito Mussolini, pemimpin Italia yang berkuasa pada tahun 1922.

Lambangnya yaitu berupa tangkai-tangkai rerumpun yang diikatkan pada kapak.

Lambang ini memiliki arti bahwa apabila hanya terdapat satu tangkai maka akan mudah hancur, namun apabila masyarakat menyatu membentuk rerumpunan tangkai maka ia akan sulit untuk dikalahkan.

Setelah di Italia, fasisme selanjutnya pada tahun 1933 berkuasa di Jerman, dan juga berkuasa di Spanyol pada tahun 1939.

Setelah terjadinya Perang Dunia keua, semua rezim diktatoris yang muncul di Amerika dan juga negara-neara lainnya dianggap sebagai fasis.

Banyak yang mengatakan bahwa ideologi fasisme ini yang menjadi penyebab terjadinya Perang Dunia ke II.

Namun setelah negara-negara yang menganut fasisme ini mengalami kekalahan pada Perang Dunia ke II, fasisme hilang begitu saja.

Ditemukan bahwa yang mejadi gagasan utama di balik adanya fasisme ini yaitu ide Darwin mengenai konflik dan perang.

Menurut Darwin: “Yang kuat akan bertahan hidup, dan yang lemah akan punah”.

Oleh karena itu, manusia harus terus berjuang agar bisa bertahan hidup. Fasisme memiliki anggapan bahwa suatu negara dapat maju karena adanya peperangan, sedangkan perdamaian merupakan penghambat kemajuan.

Ciri Fasisme

  • Karena otoritas yang absolut dari pemimpin, menyebabkannya bersifat totaliter.
  • Sistem pemerintahan yang dianutnya adalah sistem pemerintahan satu partai.
  • Individu dan juga masyarakat hanya berfungsi sebagai alat dalam mencapai tujuan dari pemerintah.
  • Tidak adanya pengakuan persamaan derajat, terlihat adanya perbedaan antara orang yang memerintah dan yang diperintah.
  • Militer adalah unsur yang sangat penting.
  • Tidak adanya penghargaan terhadap kebebasan dan juga kemerdekaan individu.

Kelebihan fasisme

  • Dapat sangat mudah untuk mengontrol masyarakat;
  • Memiliki kesatuan nasional yang kuat;
  • Adanya tingkat pengawasan dan juga kedisiplinan yang tinggi;
  • Cepatnya dalam pengambilan keputusan;
  • Masyarakat memiliki semangat juang dalam membela negaranya.

Kekurangan Fasisme

  • Rakyat memiliki tekanan dan juga memiliki perlakuan yang seenaknya;
  • Individu tidak memiliki kebebasan;
  • Kekuasaan mutlak dipegang oleh pemimpin, negara tidak dijalankan untuk kepentingan bersama;
  • Kepatuhan rakyatnya bukan berdasarkan rasa cinta terhadap negaranya, melainkan berdasarkan rasa takut.

Nah readers, gimana?

Sudah paham kan mengenai fasisme, sejarah, ciri, serta keebihan dan kekurangannya. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali.

Sekian dulu yha informasi kali ini. Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian.

Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Kebijakan Fiskal


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test