Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Prinsip, Manfaat, Contoh dan Tujuan Ergonomi

Pengertian, Prinsip, Manfaat, Contoh dan Tujuan Ergonomi – Pernahkah Anda mendengar atau melihat istilah ‘ergonomi’ dalam kehidupan sehari-hari? Apakah Anda mengerti apa itu ergonomi?

Artikel kali ini akan memberikan informasi mengenai pengertian, prinsip, manfaat, contoh serta tujuandari ergonomi. Penasaran, bukan? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

PENGERTIAN ERGONOMI

Kata ‘ergonomi’ berasal dari Bahasa Yunani, ‘ergon’, yang memiliki pengertian kerja serta ‘nomo’ yang memiliki pengertian hukum atau pengaturan.

Hal ini berarti, ergonomi memiliki pengertian sebagai suatu peraturan perihal bagaimana melakukan pekerjaan, termasuk di dalamnya sikap kerja.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Contoh Gaya Kapilaritas

Menurut Notoatmodjo, perkembangan kesehatan dewasa ini membuat peraturan mengenai manusia sebagai seorang tenaga kerja dan peralata kerja ataupun mesin mengalami perkembangan dan menjadi cabang ilmu tersendiri.

Pengertian sederhana ergonomi ialah suatu ilmu yang mempelajari perihal sistem kerja yang disesuaikan dengan kemampuan, keterbatasan serta sifat dari manusia.

Di sisi lain, pengertian umum dari ergonomi ialah pemanfaatan kemampuan serta kecerdasan manusia serta batasannya dalam merancang serta membangun suatu rasa nyaman, keamanan, produktivitas serta efisiensi.

Ergonomi adalah suatu tuntutan tugas serta kapasitas kerja yang harus selaras dengan garis seimbang demi mencapai tujuan performa kerja yang tinggi.

Tuntutan tugas yang ditawarkan pun sifatnya tidak terlalu rendah atau underload serta tidak terlalu berlebihan atau overload.

Tarwaka dan Sudiajeng berpendapat bahwa kemampuan kerja seorang tenaga kerja bergantung pada perbandingan besar tuntutan kerja yang diterima dengan besarnya kemampuan kinerja tenaga kerja tersebut, di saat:

  • Tuntutan kerja lebih rendah dari kemampuan tenaga kerja akan berimbas pada rasa jenuh, bosan understress dan beberapa dampak negatif lainnya.
  • Tuntutan kerja lebih besar dari kemampuan tenaga kerja akan berimbas pada kecelakaan kerja, penyakit, cidera, kelelahan, overstress dan beberapa dampak buruk lainnya.
  • Tuntutan kerja yang seimbang dan selaras dengan kemampuan tenaga kerja akan mencapai kondisi kerja yang produktif, efisien dan nyaman.

PRINSIP ERGONOMI

Pemahaman prinsip ergonomi sendiri bertujuan agar memudahkan evaluasi tugas serta pekerjaan meskipun ilmu ergonomi akan terus berkembang selaras dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi dalam pekerjaan. Terdapat 11 prinsip dari ergonomi, antara lain:

  • Meminimalisir gerakan statis
  • Meminimalisir titik beban
  • Melakukan pekerjaan sesuai dengan tinggi dimensi tubuh
  • Mengurangi beban berlebih
  • Melakukan pekerjaan dalam posisi normal
  • Membuat contoh serta display untuk mudah dipahami
  • Melakukan olahraga, gerakan serta peregangan ditengah bekerja
  • Mencakup jarang ruang
  • Mengurangi gerakan yang berulang dan berlebihan
  • Menciptakan suatu lingkungan kerja yang nyaman bagi tenaga kerja
  • Menempatkan peralatan kerja dalam jangkauan yang pas

Kemudian, prinsip umum dalam ergonomi terbagi dalam lima kelompok, yakni:

  • Kemanan (Safety)

Yakni tiap produk yang dihasilkan mempunyai kegunaan yang bersifat bermanfaat tanpa ada resiko yang berbahaya bagi keselamatan maupun yang ditimbulkan akan merugikan pemakai nantinya.

  • Kekuatan (Durability)

Yakni barang yang dihasilkan hendaknya bersifat awet dan tahan lama, serta tidak mudah rusak ketika digunakan.

  • Kenyamanan (Comfortability)

Yakni produk yang dihasilkan selaras dengan tujuan atau dapat dikatakan tidak mengganggu aktivitas pemakai serta mendukung aktivitas penggunanya.

  • Keluwesan (Flexibility)

Yakni produk yang dihasilkan dapat dipergunakan untuk membantu kebutuhan ganda.

  • Kegunaan (Utility)

Yakni produk yang dihasilkan mempunyai manfaat atau fungsi bagi penggunanya secara maksimal tanpa adanya kesulitan atau masalah yang disebabkan oleh produk tersebut.

MANFAAT ERGONOMI

Terdapat beberapa manfaat dari ergonomi, antara lain:

  • Pengoptimalisai penggunaan tenaga kerja atau SDM (Sumber Daya Manusia) dengan peningkatan keterampilan yang dibutuhkan.
  • Meminimalisir waktu yang terbuang sia-sia.
  • Meningkatkan rasa nyaman untuk tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan.
  • Kinerja meningkat, seperti ketepatan, kecepatan, mengurangi energi terbuang berlebih ketika bekerja, serta keselamatan.
  • Meminimalisir biaya pelatihan, pendidikan serta waktu yang dapat terbuang sia-sia.

CONTOH ERGONOMI

Selaras dengan prinsip umum yang ada dalam ergonomi, adanya ilmu pengetahuan ini dapat meningkatkan kinerja karyawan serta hasil produksi dengan selaras.

Pihak perusahaan dapat membuat suatu produk dengan kegunaan ganda yang tentunya dapat memudahkan kerja manusia saat melakukan kegiatan sehari-hari, misalnya sebuah saku yang terdapat dalam suatu kemeja, dimana terdapat kancing yang dapat menampun beberapa benda dalam satu tempat sekaligus serta mempertimbangkan keamanan benda tersebut dengan penambahan kancing.

TUJUAN ERGONOMI

Berdasarkan Ginting Rosani, tujuan adanya ergonomi ialah agar mendapatkan suatu pengetahuan secara menyeluruh yang berkaitan dengan permasalahan atau kendala dalam interaksi manusia dengan produk yang dihasilkan, sehingga muncullah suatu rancangan sistem manusia dengan mesin secara efisien dan optimal.

Di sisi lain, Tarwaka dkk, memberikan pendapat mereka mengenai tujuan ergonomi, antara lain:

  1. Meningkatkan angka kesejahteraan sosial dengan meningkatkan kualitas kontak sosial, koordinir secara tepat, serta peningkatan jaminan sosial dalam kurun waktu usia produktif ataupun setelah usia produktif.
  2. Menciptakan suatu keseimbangan secara rasional dalam berbagai macam aspek yang ada, seperti aspek teknis, aspek ekonomi, antropologi serta budaya pada tiap sistem kerja yang ada hingga tercipta suatu kualitas hidup dan kualitas kerja yang tinggi.
  3. Meningkatkan kesejahteraan fisik serta mental para tenaga kerja dengan meminimalisir serta pencegahan cidera dan penyakit lainnya akibat pekerjaan, mengupayakan adanya promosi, menurunkan beban kerja fisik serta kepuasan kerja.

Baca Juga : Pengertian, Manfaat, dan Fitur dari Edmodo

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test