Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Penyebab, dan Dampak dari Kenakalan Remaja

Pengertian, Penyebab, dan Dampak dari Kenakalan Remaja – Kenakalan remaja dapat diartikan sebagai penyimpangan sosisal yang dilakukan oleh perorangan atau sekelompok remaja yang melenceng bahkan melanggar norma-norma yang berlaku pada kehidupan sosial.

Kenakalan remaja umumnya terjadi kepada mereka yang berumur 13 tahun hingga 18 tahun.

Pada dasarnya kenakalan remaja adalah suatu pelanggaran yang dapat mengakibatkan kerugian karena para remaja yang berbuat onar demi kesenangan pribadi.

Kenakalan remaja ini dapat berdampak buruk pada perkembangan psikologis mereka, bahkan dapat merugikan orang lain. Ada beberapa macam-macam kenakalan remaja yang biasa terjadi yaitu :

  1. Pemerasan
  2. Penggunaan narkoba
  3. Tawuran antar kelompok atau geng
  4. Perjudian
  5. Seks bebas
  6. Penganiayaan
  7. Penipuan
  8. Minum-minum minuman keras
  9. Pembunuhan
  10. Pencurian
  11. Balapan liar

Penyebab

Penyebab kenakalan remaja dapat dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri remaja tersebut contoh nya

  • Pencarian jati diri

Seorang remaja pada umumnya belum memiliki suatu karakter tetap yang menjadikan mereka labil akan identitas diri mereka sendiri. Suatu krisis identitas sangat sering muncul pada diri seorang remaja karena pada usia mereka, yang merupakan peralihan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa, menjadikan mereka sangat mungkin untuk menerima mentah-mentah suatu ideologi atau pemikiran, termasuk pada kenakalan-kenakalan yang sering dilakukan oleh remaja.

Maka pada proses pencarian jati diri ini merupakan faktor utama, yang selalu didukung dengan faktor lainnya, yang mempengaruhi tindakan seorang remaja.

  • Kontrol diri yang lemah

Sifat ingin tahu yang tinggi membuat seorang remaja sangat senang mencari hal-hal baru yang menarik bagi mereka. Belum adanya kontrol terhadap diri sendiri membuat tak sedikit dari mereka yang jatuh pada kenakalan remaja.

Banyak dari mereka yang berpikir bahwa masa muda adalah sekali seumur hidup tanpa tahu kapan harus berhenti dan menahan diri. Kontrol diri ini dapat dilakukan dengan pendidikan moral dan agama yang baik.

Sementara itu faktor eksternal adalah faktor yang berasal selain dari dalam diri remaja tersebut yaitu :

  • Keluarga

Keluarga merupakan tempat pertama seorang anak mengalami interaksi dan belajar mengenai orang lain. Dari keluargalah biasanya seorang anak akan meniru setiap perilaku dalam kesehariannya.

Sebagai contoh seorang anak akan belajar berbicara karena melihat dan mendengar kedua orang tuanya berbicara setiap hari, begitu juga bagaimana mereka mulai menggunakan kedua tangannya mencontoh perilaku anggota keluarganya.

Permasalahan dalam keluarga juga lah yang biasanya menyebabkan seorang anak melawan dan terjurumus ke dalam kenakalan remaja. Permasalahan seperti perceraian kedua orang tua, terlalu dikekang oleh orang tua, atau bahkan kurangnya kasih sayang dan perhatian dari keluarga juga dapat menjadi faktor seorang anak menjadi nakal.

  • Lingkungan

Lingkungan tempat seorang anak dibesarkan juga dapat menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan seorang anak.

Lingkungn yang memberikan dampak negatif seperti seseorang yang dibesarkan di daerah yang sering terjadi kejahatan akan sangat mudah menjadi nakal. Hal ini karena hal seperti kejahatan menjadi hal yang biasa mereka lihat dan mereka akan mengira jika itu adalah hal yang lumrah.

  • Pendidikan

Pendidikan dan sekolah merupakan tempat kedua dimana seorang remaja akan menghabiskan waktunya lebih banyak setelah di dalam keluarga. Pendidikan sangatlah penting untuk memberikan informasi kepada para remaja tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan bagaimana konsekuensinya.

  • Kebudayaan asing

Seorang remaja dengan tingkat keingintahuannya yang tinggi akan sangat mudah untuk menangkap dan menerima secara mentah suatu kebudayaan asing, meskipun terkadang mereka tahu bahwa hal itu berlawanan dengan moral.

Hal ini dikarenakan kebudayaan asaing itu memiliki suatu nilai yang dimata para remaja sangatlah menarik atau keren.

Dengan berkembangnya jaman yang menjadi semakin modern, tidaklah sulit untuk dapat mengadaptasi suatu kebudayaan asing ke dalam pikiran dan keseharian para remaja. Maka dari itu peran orang tua, guru, dan teman patut untuk diperhatikan dengan benar-benar.

  • Pergaulan

Keluarga yang harmonis, pendidikan yang bagus tidak dapa tmenjamin seorang anak akan bebas dari kenakalan remaja. Peran teman terkadang menjadi yang paling berbahaya. Pemilihan teman patutu diawasi oleh para orang tua agar anaknya tidak jatuh dalam pergaulan yang salah.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test