Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian Nilai dan Norma Sosial

Pengertian Nilai dan Norma Sosial – Nilai sosial merupakan tolak ukur, patokan, keyakinan, atau anggapan yang ada dan berkembang dimasyarakat tertentu. Keyakinan-keyakinan itu diamini atau dipercayai sebagai aturan yang berlaku dikomunitas dan masyarakat itu.

Biasanya nilai sosial mengatur apa yang dianggap benar dan salah dalam kehidupan sehari-hari.

Tetapi karena nilai sosial hanya berlaku pada masyarakat atau komunitas tertentu, maka nilai sosial yang berlaku disetiap daerah berbeda-beda.

Sebenarnya nilai sosial bisa dikatakan sebagai bentuk pembenaran dari kelompok masyarakat tertentu, mengenai suatu hal yang dianggap benar dan salah.

Baca Juga : Pengertian Dan Contoh Norma Hukum

Di Indonesia nilai sosial yang berkembang ada tiga macam, yaitu:

  1. Agama
  2. Masyarakat
  3. Individu

Para ahli memiliki pengertian yang berbeda mengenai bentuk dari nilai sosial. Saat ini terdapat beberapa bentuk nilai sosial yang berkembang dimasyarakat.

Berikut pengertian nilai sosial menurut para ahli, diantaranya:

  1. DR. Notonegoro membagi nilai sosial menjadi tiga macam, yaitu:
  • Nilai materi, keyakinan yang bermanfaat untuk unsur fisik dan jasmani manusia
  • Nilai vital, keyakinan yang berguna untuk kehidupan sehari-hari
  • Nilai rohani, keyakinan yang berguna untuk batin atau rohani manusia, berupa nilai kebenaran, nilai keindahan, nilai moral, dan nilai religious.
  1. Kluckhon menambahkan unsur nilai budaya selain dari tiga unsur sebelumnya. Nilai budaya adalah nilai yang mengikat manusia pada hakikat keberadaan manusia dan hubungannya dengan alam.
  2. Walter G. Evereet membagi nilai sosial menjadi lima macam, yaitu:
  • Nilai ekonomi, nilai sosial yang menjadi tolak ukur dimasyarakat
  • Nilai rekreasi, berhubungan dengan kesejahteraan dan kesegaran jasmani serta rohani
  • Nilai perserikatan, nilai sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat, dimulai dari tingkatan keluarga hingga yang paling tinggi
  • Nilai jasmani, nilai sosial terkait kondisi jasmani masyarakat
  • Nilai watak, berhubungan dengan keadilan, tolong menolong, kebenaran, dan lainnya

Berdasarkan penafsiran dari beberapa ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa nilai sosial ada nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat berdasarkan kesepakatan bersama.

Hal ini dikarenakan nilai sosial yang ada disetiap masyarakat akan berbeda-beda karena perbedaan latar belakang dan budaya yang ada dimasyarakat tersebut. Berikut ciri-ciri dari nilai sosial, diantaranya:

  1. Hasil interasksi sosial antar masyarakat
  2. Terbentuk dari proses sosialisasi
  3. Nilai sosial yang berlaku disetiap masyarakat berbeda
  4. Mempengaruhi sifat seseorang
  5. Bentuk dari usaha mencari kepuasan dan kebutuhan manusia
  6. Sifatnya bisa berupa aturan yang melengkapi kebutuhan sosial
  7. Nilai social saling berkaitan dan membentuk sistem sosial

Nah itulah cirri-ciri dari nilai sosial. Berikutnya mari membahas fungsi dari nilai sosial.

Setelah nilai sosial terbentuk dimasyarakat, sehingga bisa memulai pembiasaan dengan apa yang dianggap benar dan salah. Sehingga muncullah fungsi dari nilai sosial, yaitu:

  1. Mengatur masyarakat bertindak dan berpikir sesuai nilai yang disepakati bersama
  2. Sebagai alat menilai kelas sosial seseorang
  3. Menjadi patokan hidup seseorang
  4. Menumbuhkan solidaritas dalam masyarakat
  5. Berfungsi sebagai pembatas, pengawas, dan penekanan untuk berbuat baik

Nilai sosial sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya:

  1. Media massa
  2. Ekonomi
  3. Nilai moral
  4. Kepercayaan agama
  5. Inovasi teknologi

Setelah mengetahui apa itu nilai sosial, selanjutnya kita akan membahas yang dimaksud dengan norma sosial.

Dikehidupan masyarakat sehari-hari banyak terbentuk nilai sosial yang diyakini baik oleh individu maupun kelompok.

Nilai-nilai ini menjadi tolak ukur dan aturan yang berlaku dalam kelompok tersebut. Aturan itu merupakan hasil kesepakatan bersama. Nilai-nilai hasil kesepakatan bersama inilah yang dinamakan norma sosial.

Norma sosial merupakan patokan atau tolak ukur nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat tertentu.

Norma sosial bersifat memaksa. Dalam berinteraksi sosial, norma inilah yang berlaku.

Jika dilihat dari tingkatan mengikatnya untuk memaksa individu, norma sosial dibagi menjadi beberapa macam, diantaranya:

  1. Cara

Merupakan bentuk paling lemah dari norma sosial. Jenis ini diartikan sebagai suatu perbuatan yang dilakukan individu dalam kehidupan sehari-hari dimasyarakat.

Jika seseorang melanggar maka tidak diberikan sanksi sosial. Karena hanya dianggap tidak sopan, contohnya bersendawa saat makan.

  1. Kebiasaan

Ialah kegiatan yang dilakukan terus menerus secara sadar. Hal ini bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu yang dianggap baik dalam masyarakat tersebut. Contohnya sifat disiplin.

  1. Tata kelakuan

Kumpulan perbuatan yang dijadikan cerminan sikap hidup dimasyarakat.  Fungsinya adalah menjadi alat ukur dalam melakukan pengawasan pada anggota masyarakat. Contohnya perbuatan kriminal.

  1. Adat istiadat

Merupakan norma sosial yang memilik daya ikat paling kuat. Norma ini biasanya berlaku dan sudah dilakukan secara turun temurun dalam suatu masyarakat.

Ciri-ciri norma sosial, yaitu:

  • Hasil kesepakatan bersama
  • Tidak tertulis
  • Masyarakat yang meyakininya menjalankanya dengan taat
  • Sanksi jika melanggar adalah sanksi sosial
  • Berubah sesuai kebutuhan masyarakat

Selanjutnya fungsi dari norma sosial itu sendiri adalah:

  1. Menjadi aturan untuk individu saat bertingkah laku dalam masyarakat
  2. Alat menertibkan kehidupan masyarakat
  3. Alat pengontrol perilaku sosial
  4. Sebagi pembenaran tindakan dan perilaku

Itulah penjelasan mengenai nilai dan norma sosial. Jadi dapat disimpulkan, meskipun nilai dan norma sosial yang berlaku disetiap masyarakat berbeda-beda. Tetapi tujuannya sama, yaitu mencari kebaikan dan kesejahteraan untuk masyarakat tersebut.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi HAM (Hak Asasi Manusia)

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test