Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian mutasi, macam-macam mutasi, serta manfaat pemuliaan mutasi

Mutasi adalah perubahan struktur genetik suatu makhluk yang terjadi secara tiba-tiba, acak, dan merupakan sumber keragaman genetik yang bersifat heritable.

Mutasi dapat terjadi secara spontan di alam (spontaneous mutation) dan dapat juga terjadi melalui induksi (induced mutation). Mutasi spontan adalah mutasi yang terjadi tanpa diketahui agen penyebabnya, terjadi secara acak tanpa diketahui kapan akan terjadi. Sedangkan mutasi melalui induksi bisa menggunakan agen mutagenesis atau biasa disebut mutagen.  Agen mutagenesis ini dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu mutagen fisika dan mutagen kimia. Mutagen fisika pada prinsipnya yaitu mutagen yang berbentuk radiasi ion, diantaranya yang paling sering digunakan adalah sinar X (mutagen yang pertama kali ditemukan), sinar gamma (ϒ), neutron cepat (Nf), dan thermal neutron (Nth). Sedangkan mutagen kimia diantaranya adalah kolkisina, ethylenscimine (EL), diethylsulphate (DES), ethylmethanesulphonate (EMS), ethyl nitroso urea (ENH), dan methyl nitroso urea (MNH) serta kelompok azida lainnya.

Mutasi berdasarkan besarnya sekuen DNA yang berubah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu

  • Mutasi pada tingkat genom yaitu berupa perubahan pada tingkat ploidi atau jumlah kromosom, baik poliploid atau aneuploid.
  • Mutasi pada tingkat kromosom yaitu berupa perubahan pada struktur kromosom yang disebabkan oleh adanya delesi, inverse, duplikasi atau translokasi.
  • Mutasi gen atau disebut juga dengan mutasi titik yaitu perubahan yang terjadi di dalam gen tersebut seperti penambahan atau pengurangan satu atau beberapa pasang basa atau penggantian satu pasang basa oleh yang lainnya.

Dalam pemuliaan tanaman, mutasi dapat meningkatkan keragaman genetik tanaman sehingga memungkinkan pemulia melakukan seleksi genotipe tanaman sesuai dengan tujuan pemuliaan yang dikehendaki. Secara relatif, proses mutasi dapat menimbulkan perubahan pada sifat-sifat genetis tanaman baik ke arah positif maupun negatif, dan kemungkinan mutasi yang terjadi dapat juga kembali normal (recovery). Mutasi yang terjadi ke arah sifat positif dan terwariskan ke generasi-generasi berikutnya merupakan mutasi yang dikehendaki oleh pemulia tanaman pada umumnya.

sekian artikel hari ini, selamat membaca dan semoga bermanfaat ^;^

salam rita elfianis

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test