Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jumlah, Proses Terbentuknya Benua (kontinen)

Pengertian, Jumlah, Proses Terbentuknya Benua (kontinen) – Benua atau kontinen adalah wilayah daratan yang sangat luas sekali.

Meskipun di bumi jika dengan laut adalah 1:3 tetapi benua sangat luas sekali yang berada di permukaan bumi.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, benua di artikan sebagai daratan yang sangat luas sehingga bagian tengah daratan tidak dapat merasakan angin laut.

Di bumi kita benua atau kontinen dibagi menjadi Benua Asia, Benua Eropa, Benua Afrika, Benua Amerika, dan Benua Australia. Benua tersebut memiliki luas yang berbeda beda.

Berdasar dari kesepakatan atau konvensi internasional. Arti benua di fahami sebagai kumpulan daratan berbeda yang menjadi besar. Idealnya, terpisah oleh jarak seperti air. Benua dengan pulau itu berbeda.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Proses Terjadinya Gempa Bumi

Jika pulau adalah bagian kecil dari sebuah benua atau kontinen. Pulau yang terbesar ada di bumi adalah pulau Greenland yang memiliki luas sekitar 2 juta lebih kilometer luasnya.

Sedangkan pulau juga termasuk Dalam benua. Benua terkecil adalah benua Ausralia yang memiliki luas sekitar 9 jutaan lebih. Padahal Australia adalah benua terkecil sudah segitu.

Benua lainnya seperti Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika memiliki luas benua yang lebih besar sekali dari pada benua Australia.

Jumlah Benua (kontinen)

Jumlah benua saat ini yang kita ketahui ada 7 benua, yaitu

  1. Benua Asia

Benua asia ini adaah benua yang kita tinggali dan benua terluas yang mencapai 43 juta lebih kilometer persegi. Atau sekitar 29,5 persen dari 7 benua yang ada. Asia dibagi menjadi 5 kawasan yaitu diantaranya adalah Asia Barat, Asia Tengah, Asia Timur, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.

  1. Benua Afrika

Benua Afrika adalah kedua terbesar setelah benua asia sekitar 30 juta lebih kilometer persegi. Jumlah penduduknya berjumlah sekitar 15 persen atau 1 miliyar orang lebih penduduk yang hidup di afrika.

  1. Benua Eropa

Benua eropa memiliki luas sekitar 10.180.000 kilometer persegi. Populasi penduduknya sekitar 738.199.000 jiwa. Memiliki sekitar 46 negara.

  1. Benua amerika utara

Benua amerika utara memiliki sekitar 23 negara. Memiliki luas sekitar 24.480.000 kilometer persegi. Penduduknya sekitar 540.000.000 jiwa.

  1. Benua amerika selatan

Benua amerika selatan memiliki sekitar 12 negara. Memiliki luas sekitar 17.480.000 kilometer persegi.

  1. Benua Australia

benua Australia ini merupakan benua terkecil di antara 7 benua. Yaitu sekitar 9.000.000 kilometer persegi. Memiliki jumlah negara yaitu 12 negara bagian yang ikut dengan benua Australia.

  1. Benua Antartika

Benua antartika ini merupakan benua yang diselimuti oleh es yang dingin. Tidak tahu pasti jumlah negara di antartika. Memiliki luas daratan sekitar 13.000.000 kilometer persegi.

Proses Terbentuknya Benua (kontinen)

Dahulu kala benua di bumi hanya ada satu dan luas menjadi satu daratan. Namun lama kelamaan akibat proses pergerakan di bumi dan fenomena fenomena yang terjadi lambat laun benua ini semakin terpecah menjadi beberapa bagian benua yang lebih kecil. Seperti sekarang jumlah benua atau kontinen ini berjumlah 7 benua.

Teori tentang benua yang paling terkenak yaitu teori apung ( pergeseran benua / conginental drift ) yang di cetuskan oleh Alfred lothar Wegener pada tahun 1912.

Alfred mengatakan benua kita dulu merupakan satu super benua yang disebut Pangaea, kemudian terpecah sekitar 200 juta tahun lalu.

Pecahan dari super benua itu berpencar dan  berpencar dengan berbagai fenomena.

Teori ini juga dibuktikan karena garis pantai atau laut jika di satukan memiliki kecocokan satu dengan yang lainnya. Sekarang benua yang kita ketahui berjumlah 7 benua seperti sekarang ini.

Demikian artikel tentang pengertian, jumlah, proses terbentuknya benua (kontinen). Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian dan Proses Pembentukan Lempeng Bumi

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test