Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Struktur Organel Sel

Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Struktur Organel Sel – Sel merupakan unit penunjang dalam kehidupan setiap makhluk hidup.

Sel merupakan unit fungsional yang paling kecil yang dimiliki oleh makhluk hidup.

Sel pada makhluk hidup dapat berfungsi dan bekerja sesuai dengan tujuannya karena adanya organel sel.

Organel sel adalah kumpulan dari bagian-bagian dalam sitoplasma yang berfungsi untuk menjalankan metabolisme dan kehidupan dari sel tersebut.

Bagian-bagian tersebut berfungsi sebagai organ bagi sel untuk melakukan metabolisme.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Proses Pembentukan Sel Darah

Organel sel sendiri mempunyai fungsi utama sebagai penunjang kehidupan bagi sel. Organel sel dibagi menjadi dua macam, yaitu organel aktif dan organel tidak aktif.

Organel sel aktif terdiri atas:

  1. Ribososm merupakan organel sel yang berbentuk seperti granula atau berbentuk seperi bulatan – bulatan dan mengandung nukleoprotein, sejenis protein yang mengandung RNA. Ukuran ribosom tidak lebih dari 20 mikrometer. Ribosom tidak memiliki membran dan tersusun atas asam ribonukleat. Ribosom berfungsi sebagai pemecah protein yagn selanjutnya akan dikirim ke bagian orgaenl lainnya.
  2. Mitokondria ada yang berbentuk bulat, batang, maupun lonjong. Berfungsi sebagai sistem respirasi pada sel dan menghasilkan ATP sebagai sumber energi. Mitokondira hanya terdapat pada sel aerob saja.
  3. Retikulum endoplasma. Retikulum endoplasma berbentuk lipatan mirirp seperti jala. Memiliki fungsi sebagai alat transportasi pada sel karena menghubungkan antara membran sel dengan membran inti. Retikulum endoplasma dibagi menjadi dua jenis yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Retikulum endoplasma kasar memiliki ribosom pada bagian luarnya, sedangkan retikulum endoplasma halus tidak ditempeli ribosom pada bagian luarnya.
  4. Asparatus golgi. Asparatus golgi berbetnuk seperti kantung – kantung pipih yang berkelak – Fungsi utama dari asparatus golgi adalah sebagai sistem sekresi sel. Hasil dari sekresi pada asparatus golgi adalah lendir, karbohidrat, glikoprotein, lemak, dan nuga protein.
  5. Lisosom dibentuk oleh asparatus golgi dan memiliki bentuk seperti kantung – kantung kecil. Lisosom pada dasarnya berfungsi untuk mengahsilkan enzim yang berguna pada proses pencernaan. Enzim yang dihasilkan seperti lipase, fosfatase, dan proteolitik. Lisosom juga berfungsi untuk mengahsilkan sistem kekebalan bagi sel. Pada sistem pencernaan, enzim tersebtu bekerja secara fagositosis. Lisosom terbagi atas dua jens, yaitu lisosom primer dan lisosom sekunder. Lisosom primer berfungsi untuk menghasilkan enzim yang belum aktif, sedangkan lisosom sekunder berfungsi pada saat kegiatan penernaan berlangsung.
  6. Vakuoal memiliki bentuk seperti gelembung – gelembung besar yang berisi cairan. Fungsi utama dari vakuola adalah sebagai slat transportasi dan alat pengaman sitoplasma. Vakuola juga berfungsi untuk memelihara membran plasma saat terjadi proses sekresi dan proses eksresi. Vekuola yang berukuran kecil disebut dengan vesikel.

Sementara itu organel tidak aktif seperti:

  1. Sentriol tidak ikut langsung dalam proses nmetabolisme, tetapi sentriol berfungsi saat terjadi pembelahan sel. Sentriol berbentuk seperti silinder panjang dengan panjang kurang lebih 400 nanometer dan memiliki diamter sebesr 200 nanometer. Pada setiap sel memiliki sepasang sentriol, yang sat membelah masing – masing sentriol akan berjalan menuju ke arah kutubnya masing -masing. Sentriol mnegandung kromosom yang nantina akan membentuk inti baru.
  2. Mikrotubuli berbetnuk seperti pipa panjang dengan diameter 250 angstrom unit. Lokasi dari mikrotubuli tersebar di dalam sitoplasma. Fungsi dari mikrotubuli adalah sebagai rangka sel, memiliki peranan penting dalam proses pembelahan sel, sebagai alat transportasi partikel – partikel kecil, dan berfungsi dalam proses pergerakan sel seperti silia dan flagela.
  3. Fibril-fibril. Fibril adalah bagian yang berfungsi untuk menghantarkan rangsangan. Banyak terdapat pada sel – sel otot atau pun sel saraf. Berbentuk seperti benang – benag panjang maupun kecil yang dapat berubah – ubah panjangnya.
  4. Mikrobodi, mikrobodi merupakan organel berukuran kecil. Mikrobodi dilapisi oleh suatu membran dengan tebal sekitar 0,5 milimikron banyak teradapat pada sel ginjal maupuin sel hati.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian-bagian Sel

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test