Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis, Dan Teori Nilai Uang

Pengertian, Jenis, Dan Teori Nilai Uang – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik- baik saja yha! Mengenai uang tentunya menarik untuk dibahas yha. Tapi readers tahu nggak apa pengertian dari uang, jenis serta teori nilai uang itu apa?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini. Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai uang.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, jenis, Kekurangan dan Kelebihan Pasar Oligopoli

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Apa sih yang dimaksud dengan uang?

Definisi dari uang itu sendiri dibagi menjadi dua. Yaitu defnisi menurut ilmu ekonomi tradisional dan definisi menurut ilmu ekonomi modern.

  • Dalam ilmu ekonomi tradisional

Uang didefinisikan sebagi setiap alat tukar yang dapat diterima oleh umum. Alat tukar ini dapat berupa apa saja yang diterima orang dalam masyarakat dalam prosesnya melakukan pertukaran barang dan jasa. Uang disini biasa disebut dengan uang barang.

  • Dalam ilmu ekonomi modern

Uang didefiniskan sebagai sesuatu yang tersedia dan dapat diterima secara umum sebagai suatu alat pembayaran untuk pembelian barang dan jasa.

Jenis uang

Uang dibedakan menjadi dua berdasarkan jenisnya, yaitu uang kartal dan juga uang giral.

  • Uang kartal. Yang dimaksud dengan uang kartal yaitualat bayar yang sah dan juga wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli dalam kehidupan sehari-hari (common money).
  • Uang giral. Yang dimaksud dengan uang giral yaitu uang yang dimiliki oleh masyarakat dalam bnetuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai dengan kebutuhannya, misalnya saja cek.

Teori nilai uang

  1. Teori uang statis

Yang disebut dengan teori uang statis ini adalah karena tidak mempersoalkan perubahan nilai uang yang diakibatkan perkembangan ekonomi.

Tujuan pembuatan teori ini adalah untuk menjawab pertanyaan, misalna: apakah uang itu sebenarnya? Mengapa uang memiliki harga? Mengapa uang beredar? Teori uang statis meliputi empat teori, yaitu:

  • Teori metalisme. Teori ini sama dengan pengertian nilai intrinsik;
  • Teori konvensi. Yang dimaksud dengan teori konvensi ini yaitu teori yang menyatakan uang bisa diterima secara umum di masyarakat atas dasar perjanjian.
  • Teori nominalisme. Teori nominalisme ini menyatakan bahwa diterimanya uang berdasarkan nilai daya belinya.
  • Teori negara. Teori negara ini menyatakan bahwa uang adalah benda yang ditetapkan oleh negara yang berfungsi sebagai alat tukar dan juga alat bayar. Sehingga nilai dari uang sendiri ditetapkan oleh pmerintah dan diatur oleh undang-undang.
  1. Teori uang dinamis

Teori uang dinamis meliputi:

  • Teori kuantitas. David Ricardo menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Selanjytnya, Irving Fisher menyempurnakan teori dari David Ricardo dengan menyatakan tidak hanya tergantung pada jumlah saja, melainkan juga tergantung pada kecepatan peredaran uang, barang, dan juga jasa sebagai faktor yang memengaruhi nilai uang.
  • Teori persediaan kas. Menuru teori ini, perubahan nilai uang tergantung dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.
  • Teori ongkos produksi. Menurut teori ini bahwa niali uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.

Nah readers, gimana?

Sudah paham kan mengenai uang, jenis, serta teorinya. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali. Sekian dulu yha informasi kali ini.

Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian.

Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca  artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Pengertian, Konsep, Sejarah Dan Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test