Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis dan Sifat Medan Magnet

Pengertian, Jenis dan Sifat Medan Magnet – Kata magnet berasal dari nama sebuah tempat di Asia, yakni Magnesia.

Bangsa Yunani yang pertama menemukan benda dengan sifat magnetik. Sehingga oleh mereka dinamakan seperti nama tempat tersebut.

Sedangkan arti magnet  dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) adalah setiap bahan atau benda yang dapat menarik benda lainya.

Menurut pengertian ilmu fisika, magnet ialah benda yang bisa menarik benda lainnya.

Baca Juga : Pengertian dan Rumus Kalor, Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Setiap magnet memiliki sifat kemagnetan, yang dimaksud dengan sifat kemagnetan ialah kemampuan dari magnet untuk menarik benda lain.

Dari hasil penelitian, negara pertama yang menggunakan atau memanfaatkan magnet untuk keperluan sehari-hari adalah Cina. Mereka memanfaatkan sifat magnetik untuk menunjukan arah pada kompas.

Sifat-sifat magnet

  1. Dapat menarik benda sesuai dengan jangkauan tertentu, namun tidak semua benda dapat ditarik oleh magnet.
  2. Gaya tarik magnet dapat menembus benda
  3. Kemampuan menarik magnet ditentukan oleh besarnya gaya magnetiknya.
  4. Setiap magnet memiliki dua kutub (kutub utara dan kutub selatan)
  5. Kutub yang sama akan saling menolak jika didekatkan.

Kemampuan menarik magnet terhadap benda akan semakin besar, jika benda tersebut berada lebih dekat.

Jadi gaya tarik medan magnet akan semakin rapat atau kuat jika dekat dengan sumbernya. Begitu pula sebaliknya.

Namun sifat kemagnetan dari benda magnetik akan hilang karena sebab tertentu. Diantaranya jika dibakar, sering terjatuh dan lainnya.

Berdasarkan sifat kemagnetannya, benda terbagi menjadi dua, yaitu:

1). Benda magnetik (Feromagnetik)

Benda yang bisa ditarik oleh magnet disebut feromagnetik. Benda feromagnetik bisa ditingkatkan atau dirubah menjadi magnet, namun tingkat kesulitan setiap benda yang bisa diubah menjadi magnet berbeda-beda. Contohnya adalah baja, besi, nikel dan masih banyak lagi.

2). Benda non-magnetik

Benda non-magnetik adalah benda yang bisa dan tidak bisa ditarik oleh magnet. Yang dimaksud bisa disini yaitu hanya menerima daya tarik yang lemah dari magnet. Sehingga benda non-magnetik dibagi menjadi dua golongan, yaitu:

  • Paramagnetik

Benda yang termasuk kelompok ini merupakan benda yang mampu ditarik magnet, namun daya tariknya kecil. Contohnya tembaga, alumunium, platina, dan lainnya.

  • Diamagnetik

Benda jenis ini bisa dikatakan menolak daya tarik magnet. Atau dapat diartikan benda-benda yang tidak bisa ditarik magnet. Contohnya merkuri, emas, seng, dan masih banyak lagi.

Menurut teori, magnet tersusun dari magnet kecil yang disebut magnet elementer. Dalam sebuah magnet, elementer magnet selalu menyusun dengan teratur.

Sedangkan untuk benda non-magnetik, elementer dari magnet menyusun dengan acak. Inilah yang menyebabkan kenapa benda non-magnetik hanya menerima daya magnet yang sedikit.

Pada dasarnya konsep membuat benda biasa menjadi magnet adalah dengan menyusun elementer magnetnya menjadi teratur.

Jika kita memotong sebuah magnet menjadi dua, kedua bendanya tetap memiliki kutub utara dan kutub selatan.

Jika dilihat dari proses terbentuknya benda menjadi magnet, dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Magnet alam

Magnet alam adalah benda yang dari awalnya sudah mempunya sifat megnetik. Biasanya benda-benda ini ditemukan secara alamiah dialam, contohnya sebuah gunung di daerah Magnesia yang mampu mengelurkan medan magnet.

  1. Magnet buatan

Magnet buatan ialah magnet yang proses terciptanya memerlukan campur tangan manusia.

Benda-benda yang dibuat menjadi magnet adalah benda yang memiliki daya magnetik kuat, seperti besi dan baja.

Itulah pengertian dan jenis-jenis dari magnet. Saat ini magnet bukanlah benda asing seperti saat awal ditemukannya. Magnet merupakan bahan yang lumrah digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya digunakan dibenda elektronik.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Kapasitansi


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 Frontier Theme