Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis dan Peranan dari Bioma

Pengertian, Jenis dan Peranan dari Bioma – Artikel kali ini akan membahas seputar ilmu pengetahuan alam, yakni pengertian, jenis dan peranan dari bioma. Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Pengertian Bioma

Bioma ialah sebuah ekosistem yang terbentuk dari kesamaan sifat antara iklim dan geografis.Bioma ini adalah ekosistem-ekosistem besar dan luas yang terdiri dari kumpulan flora dan fauna yang khas.

Pembentukan bioma tersebut berdasar pada perbedaan letak astronomis dan geografis wilayah bbioma.

Komposisi penghuni bioma ini, secara flora dan fauna, memiliki takaran yang berbeda-beda namun tetap seimbang dilihat dari rantai makanannya.

Bioma terdiri dari produsen, konsumen dan decomposer (pengurai).

Pembedaan dalam bioma tidak dapat didasari dari kesamaan sejarah, taksonomi ataupun berdasarkan genetik.

Tumbuhan dan hewan yang terdapat dalam sebuah bioma akan melakukan adaptasi dengan tujuan untuk dapat bertahan hidup dan bersaing dengan makhluk hidup lainnaya dalam bioma yang sama.

Ciri-Ciri Bioma

Bioma memiliki beberapa ciri-ciri, antara lain:

  • Dikenali melalui dominasi vegetasi
  • Bentuk vegetasi utama yang mendominasi bioma
  • Komunitas majemuk atau terdiri dari berbagai macam kumpulan populasi sebagai penanda daerah
  • Penamaan bioma biasanya berdasarkan pada dominasi vegetasi
  • Komunitas yang stabil, kecuali ketika dihadapkan pada kejadian yang dapat mengganggu kestabilan komunitas bioma
  • Adanya interaksi antar unsur lingkungan seperti tanah, air, iklim serta organisme yang hidup di daerah tersebut

Fungsi Bioma

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli, pengelompokkan beberapa daerah di Bumi menjadi bioma-bioma tertentu memiliki beberapa fungsi, seperti:

  • Memudahkan dalam melakukan pendataan jenis-jenis tumbuhan dan hewan di daerah tersebut.
  • Mengetahui jenis-jenis tumbuhan serta hewan berdasar pada cara hidup untuk menyesuaikan diri terhadap habitatnya.
  • Memudahkan dalam penataan suatu populasi
  • Adanya pengelompokan memudahkan para ahli dalam mengelompokkan hewan dan tumbuhan yan baru ditemukan

Macam-Macam Bioma

Pembagian bioma ini didasarkan pada beberapa fakor, seperti iklim, curah hujan, sifat tanah, suhu, intensitas cahaya matahari, hambatan geografis, durasi dan topografi.

Secara fundamental, bioma dibagi dalam dua kelompok yakni bioma air dan bioma terrestrial.

Para ahli telah membagi jenis bioma menjadi 14 kelompok yang terdapat di dataran Bumi namun hanya 7 bioma yang dapat diterima secara luas. Antara lain:

Bioma Tundra

Bioma tundra merupaka bioma yang hampir tidak menerima cahaya matahari dalam waktu berbulan-bulan lamanya sehingga menyebabkan lingkungan alamnya menjadi redup dan cenderung gelap.Letaknya di bumi bagian utara dan bumi bagian selatan.

Di kelompok bioma ini hanya dihuni oleh tumbuhan kecil seperti lumut, rumput terutama lichens dan sphagnum; tidak ditemukan pepohonan di dalamnya.

Jenis hewan yang dapat ditemukan di kelompok bioma ini adalah rusa kutub, burung hantu salju, beruang kutub dan lain-lain.Dalam pembagian iklim, bioma tundra terdapat di kawasan iklim tundra (ET) dan iklim es abadi (ET).

Ciri-ciri bioma tundra yaitu:

  • Usia tumbuh tanaman yang pendek, berkisar dari 30 – 120 hari (1 – 4 bulan)
  • Semua wilayah hampir diselimuti oleh es dan salju
  • Mempunyai kontradiksi iklim didalamnya; musim panas yang panjang dan terang serta musim dingin yang panjang dan gelap.

Bioma Gurun

Wilayah yang termasuk dalam kelompok bioma gurun ialah wilayah yang bercurah hujan sedikit, yakni sekitar 250 mm/tahun.Letak persebaran bioma gurun ini terletak di tengah-tengah benua karena sebagian besar wilayah masuk dalam daerah bayangan hujan.

Di bioma gurun ini suhu antara siang dan malam dapat berubah sangat drastis; pada siang hari suhu udara akan sangat panas disertai terik matahari, sedangkan ketika masuk ke malam hari, suhu udara menurun dengan drastis dan terasa sangat dingin.

Vegetasi tumbuhan di wilayah ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang sangat baik dengan tidak memiliki daun pada tanamannya namun digantikan dengan duri-duri di sepanjang tanaman serta batang yang dapat menyimpan air dalam jumlah banyak, seperti akasia dan kaktus.

Di sisi lain, vegetasi hewan pada bioma gurun didominasi oleh reptil serta unta yang dapat bertahan hidup dengan baik di wilayah kering tersebut.

Contoh bioma gurun yang tersebar di dataran Bumi yakni Gurun Gobi dan Gurun Nefud di Asia, Gurun Sahara di Afrika, Gurun Atcama dan Gurun Sonora di Amerika serta Gurun Simpson dan Gurun Victoria di Australia.

Ciri-ciri dari bioma gurun diantaranya:

  • Tingkat kelembaban udara yang sangat rendah
  • Tingkat deflasi yang tinggi
  • Curah hujan yang sangat rendah, yakni sekitar 25 mm/tahun
  • Tanah bertekstur pasir yang sangat tandus karena tidak dapat menampung air
  • Tingkat penguapan yang tinggi dan cenderung lebih cepat dibandingkan dengan tingkat hujannya
  • Perbedaan suhu udara antara siang dan malam yang sangat tinggi; siang hari mencapai 45˚C sedangkan di malam hari mencapai 0˚C

Bioma Stepa

Bioma stepa atau bioma padang rumput adalah bioma yang dimana padang rumput menjadi vegetasi flora yang utama. Persebaran wilayah bioma padang rumput ini meliputi kawasan yang tidak memiliki curah hujan yang tinggi, di sepanjang iklim tropis maupun subtropis.

Persebaran bioma padang rumput di dunia terdapat di Amerika Serikat dengan Great Basin, kawasan Asia yakni Takla Makan, benua Australia dengan Padang Gibson, Brazil dengan Campos dan Afrika Utara dengan Gurun Sahara. Di Indonesia sendiri, bioma padang rumput terdapat di kawasan Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jogjakarta dan Sumbawa.

Ciri-ciri dari bioma stepa diantaranya:

  • Suhu udara pada siang hari mencapai 45˚C dan saat malam hari mencapai 0˚C.
  • Tingkat deflasi tinggi
  • Tanah pasir cenderung tandus karena tidak dapat menyimpan cadangan air
  • Penguapan pada tumbuhan tinggi dan lebih cepat daripada hujan akibat dari udara yang kering dan tingkat penyerapan air yang lambat
  • Tingkat kelembaban udara sangat rendah karena kurangnya curah hujan di wilayah bioma
  • Curah hujan di kawasan bioma sangat rendah, yakni 25 mm/tahun

Akibat dari kurangnya curah hujan dan iklim yang cenderung panas, vegetasi hewan di kawasan bioma stepa berbatas pada kambing, kuda dan kerbau yang tergolong dalam hewan berdarah panas.

Beberapa jenis ular dan kalajengking juga merupakan populasi yang dapat menyesuaikan diri dengan iklim bioma stepa ini.

Bioma Taiga

Bioma taiga tergolong dalam bioma yang memiliki wilayah yang paling luas apabila dibandingkan dengan bioma yang lainnya.

Wilayah bioma taiga didominasi dengan tumbuhan seperti tanaman pinus dan cemara serta terdapat rawa-rawa dan danau.

Selain itu, dapat ditemukan tumbuhan dan semak basah yang jarang ditemukan di bioma tersebut.

Jenis hewan yang menjadi populasi dalam bioma taiga yakni rubah, beruang, musang, serigala serta burung-burung yang melakukan migrasi ke selatan saat musim gugur.

Bioma taiga mudah ditemukan di belahan bumi bagian utara, yakni Siberia Utara, Rusia dan Kanada. Bioma ini akan diselimuti oleh salju ketika memasuki musim dingin sedangkan saat musim panas bioma ini akan bersuhu 10˚C.

Ciri-ciri dari bioma taiga antara lain:

  • Jenis tumbuhan yang dapat bertahan hidup hanya mencapai dua hingga tiga jenis tumbuhan
  • Mempunyai musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang relatif singkat, yakni 1 – 3 bulan
  • Ketika musim dingin tiba, air tanah akan membeku meskipun di kedalaman 2 meter di bawah permukaan tanah
  • Bioma Sabana

Seperti namanya, bioma ini terdiri dari padang luas diselingi gerombolan semak-semak dan pepohonan.

Berdasar pada jenis tumbuhan penyusun, bioma dibagi menjadi dua jenis, yakni bioma sabana murni dan bioma sabana campuran. Bioma sabana murni terdiri dari populasi satu jenis pohon sedangkan ada bioma sabana campuran terdapat lebih dari satu jenis pepohonan.

Persebaran wilayah bioma sabana ini terdapat di kawasan Australia, Amerika, Afrika serta Indonesia, yakni di kawasan Nusa Tenggara.

Ciri-ciri dari bioma sabana antara lain:

  • Curah hujan pada wilayah ini tergolong sedang namun tidak teratur
  • Terdapat di kawasan khatulistiwa atau pada iklim tropis
  • Curah hujan antara 100 – 150 mm/tahun
  • Porositas atau penyerapan air pada tanah dan drainase atau pengairan di kawasan bioma tergolong cukup baik
  • Bioma Hutan Gugur

Bioma ini terletak pada kisaran 30 – 40 LU/LS dengan kondisi iklim sedang.Tanaman yang dapat bertahan hidup di wilayah bioma ini ialah Oak, Beec, Maple, Pohon Jati dan beberapa jenis pepohonan lainnya.

Tanaman di iklim sedang memiliki cara bertahan hidup yang unik, yakni menggugurkan daunnya di musim kemarau dengan tujuan untuk mengurangi penguapan. Jenis hewan yang dapat ditemukan di wilayah bioma ini yakni rusa, salamander atau kadal dan rakun.

Wilayah persebaran bioma ini terdapat pada wilayah Thailad dan Indonesia.Di Indonesia sendiri terdapat pada wilayah Sulawesi, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Ciri-ciri dari bioma hutan gugur yakni:

  • Wilayah sekitar bioma hutan gugur memiliki 4 musim, yaitu musim panas, dingin, gugur dan semi
  • Curah hujan merata di tingkat 75 – 1.000 mm/tahun
  • Jenis tumbuhan yang dapat bertahan hidup relatif sedikit
  • Pohon yang tumbuh di bioma ini berciri lebar, daun berwarna hijau saat musim dingin namun rontok saat musim panas dan tajuk yang rapat
  • Musim panas cenderung hangat dan musim dingin cenderung tidak terlalu dingin

Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis dapat ditemukan di sekitaran wilayah khatulistiwa yang berupa hutan basah dan juga lembab. Disebut dengan hutan hujan tropis karena curah hujan yang cenderung tinggi serta terdapat di wilayah tropis.

Jenis tumbuhan yang bertahan hidup di kawasan ini biasanya berbentuk tudung bertingkat yang kemudian dikelompokkan menjadi 7 kelompok, antara lain parasit, pohon terna, epifit, pencekik, liana, saprofit dan pohon. Di sisi lain, hewan yang dapat ditemukan di kawasan ini berupa burung dan ular.

Wilayah persebaran dari bioma ini yakni meliputi Asia Tenggara termasuk Indonesia, Amerika Tengah, Afrika, Australia bagian utara, Irian Timur, Brazil dan Kongo.

Ciri-ciri dari bioma hutan hujan tropis yaitu:

  • Pepohonan utama memiliki tinggi hingga 20 – 40 meter
  • Cabang pohon berdaun lebat, lebar dan berwarna hijau sepanjang tahun
  • Curah hujan cenderung sangat tinggi, yakni lebih dari 2.000 mm/tahun
  • Mendapat cahaya matahari yang cukup namun tidak sampai menembus dasar hutan
  • Mempunyai iklim mikro pada lingkungan sekitar bawah kanopi daun
Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test