Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis  dan Pembagian Iklim

Pengertian, Jenis  dan Pembagian IklimRitaelfianis.com – Iklim merupakan suatu rata – rata keadaan suatu cuaca pada suatu wilayah tertentu yang luas yang merupakan hasil pengamatan selama bertahun – tahun.

Iklim merupakan hasil dari analisa perubahan cuaca dan atmosfer bumi yang meliputi perubahan kelembapan, angin, suhu, hujan, awan, dan tekanan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama kurang lebih 30 tahun.

Iklim bersifat stabil, artinya perubahan iklim dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan panjang. Iklim sangat dipengaruhi oleh perubahan atau pun kondisi dari matahari.

Baca Juga : Pengertian, Karakteristik, Fungsi, dan Proses Terbentuknya Angin

Iklim yang terjadi di permukaan bumi berbeda – beda di setiap belahan dunia. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan garis lintang juga perbedaan rotasi dan revolusi bumi antar satu belahan bumi dengan belahan bumi lainnya.

Iklim dan cuaca mempunyai faktor penentu yang sama, yang membedakan anatara iklim dengan cuaca adalah sebagai berikut:

  1. Iklim berlangsung dalam jangka waktu yang lama, sedangkan cuaca dapat berubah sewaktu – waktu.
  2. Iklim meliputi suatu daerah atau wilayah yang luas, sedangkan cuaca wilayahnya dapat luas maupun sempit.
  3. Iklim merupakan hasil analisis dari pencatatan perubahan rata – rata cuaca, sedangkan cuaca merupakan pencatatan atau analisa yang baru.
  4. Iklim biasanya berhubungan satu dengan lainnya.

Iklim yang terjadi pada suatu daerah berbeda – beda, karena itulah terdapat klasifikasi jenis – jenis iklim yang umumnya terdapat di permukaan bumi. Berikut beberapa macam jenis iklim yang ada di permukaan bumi.

  1. Iklim matahari. Iklim matahari berdasarkan posisi matahari. Jadi pembagian ikli ini didasari oleh banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh suatu permukaan bumi. Berikut yang termasuk ke dalam iklim matahari:
    • Iklim tropis. Iklim tropis tereletak pada 0ohingga 23,5olintang utara dan lintang selatan dan mencakup wilayah yang luas yaitu sekitar 40 persen dari permukaan bumi. Suhu udaranya sekitar 20 hingga 23 derajat celcius. Hal ini dikarenakan cahaya matahari cenderung mengarah ke daerah ini menyebabkan suhu rata –rata tahunannya menjadi yang paling tinggi. Tekanan udara pada daerah ini cukup rendah dan relatif stabil. Kecepatan angin umumnya rendah. Terdapat dua musim yaitu musim hujan dan musim kering. Daerah yang memiliki iklim tropis merupakan daerah yang dilalui oleh garis katulistiwa.
    • Iklim sub-tropis. Iklim sub-tropis terletak pada 23,5ohingga 40olintang utara dan lintang selatan. Terdapat empat musim yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi. Merupakan iklim peralihan antara iklim tropis dengan iklim sedang.
    • Iklim sedang. Iklim sedang terletak pada 40ohingga 66,5olintang utara dan lintang selatan. Kecepatan angin dan tekanan udara relatif berubah – ubah yang sering menimbulkan badai pada wilayah ini.
    • Iklim dingin. Iklim dingin teradapat pada daerah kutub sehingga disebut juga dengan iklim kutub. Terdapat dua iklim yaitu iklim tundra dan iklim es. Iklim tundra adalah ketika musim dingin berlangsung lama sedangkan musim panas berlangsung secara singkat. Udaranya kering dan permukaannya selalu membeku. Pada daerah dengan iklim es suhu cenderung terus – menerus turun menyebabkan munculnya salju abadi.
  2. Iklim kodrat. Iklim kodrat menggunakan tumbuhan sebagai batas penentunya. Iklim ini menggunakan garis isotherm pada bulan terpanas dan terdingin selama satu tahun.
  3. Iklim fisis. Iklim fisis melihat kondisi alam sekitarnya sebagai penentu. Beberapa jenis iklim fisis adalah:
    • Iklim kontinental. Terjadi pada wilayah daratan dengan angin darat yang sangat kering. Pada siang hari akan sangat panas dan pada malam hari akan sangat dingin. Curah hujan sangat rendah. Biasanya ditandai dengan adanya gurun pasir. Contohnnya adalah Arab, Sahara, Gobi, Tibet, dan lainnya.
    • Iklim laut. Teradapat pada daerah dengan iklim tropis dan sub-tropis. Angin yang berhenbus merupakan angin laut yang lembap dengan curah hujan yang tinggi.
    • Iklim daratan tinggi. Memiliki tekanan udara yang rendah, mengandung sedikit uap air, suhu harian dan tahunan cenderung berubah – ubah.
    • Iklim pegunungan. Terjadi pada daerah pegunungan dengan tingkat intensitas hujan sering turun. Udaranya sejuk dan banyak ditumbuhi pepohonan dan kondisi permukaannya subur.

Baca Juga : Jenis-jenis Komponen Ekosistem

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test