Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis, dan Fungsi Kelenjar Hormon

Pengertian, Jenis, dan Fungsi Kelenjar HormonRitaelfianis.com – Hormon berasal dari bahasa yunani yaitu “ horman” yang berarti menggerakan.

Hormon merupakan suatu zat kimia yang berfungsi membantu kinerja tubuh. Hormon merupakan suatu senyawa organik yang dihasilkan guna mengontorl sistem metabolisme tubuh seperti pertumbuhan, reproduksi , dan bahkan tingkah laku.

Hormon diproduksi oleh kelenjar endokrin, yaitu suatu kelenjar buntu yang tidak memiliki saluran. Jadi hormon yang dihasilkan akan langsung disalurkan melalui peredaran darah.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi Dan Struktur Vena (Pembuluh Balik)

Kelenjar hormon masih termasuk ke dalam sistem koordinasi dalam tubuh manusia, oleh karena itu kelenajr hormon memiliki hubungan dekat dengan sistem saraf.

Kelenjar dibagi menjadi tiga macam berdasarkan aktivitasnya, yaitu:

  1. Kelenjar yang bekerja setaip waktu.

Kelenjar ini akan bekerja terus-menerus hingga manusia tersebut meninggal dunia. Aktivitas dari kelenjar tidak pernah berhenti sekali pun bahkan ketika seseorang tengah tertidur, kelenajr ini akan tetap bekerja. Contohnya kelenjar metabolisme

  1. Kelenjar yang bekerja pada saat tertentu saja

Kelenjar ini biasanya mulai bekerja saat manusia mencapai suatu masa tertentu, yaitu saat proses pendewasaan sel  pada tubuh manusia telah terjadi. Contohnya adalah kelenjar kelamin.

  1. Kelenjar yang bekerja sampai suatu waktu tertentu

Kelenjar ini akan mulai bekerja ketika manusia dilahirkan dan akan berhenti bekerja memproduksi hormon tertentu saat pertumbuhan dan perkembangan manusia telah mencapai tahap kedewasaan.

Biasanya hormon ini aktif bekerja antara usias 0 hingga 17 tahun dan contohnya adalah kelenjar yang menghasilkan hormon pertumbuhan.

Selain itu ada juga kelenjar yang dibagi berdasarkan letaknya dalam tubuh manusia yaitu:

  1. Kelenjar hipotalamus. Menghasilkan neurohormon sebagai hormon penggiat dan juga hormon pernghambat.
  2. Kelenjar hipofisis. Disebut juga dengan master of gland karena merupakan penggiat atau pengontrol dari aktivitas kelenjar hormon lainnya. Kelenjar hipofisis akan memberikan perintah kepada kelenjar hormon lainnya untuk mengeluarkan hormon yang sesuai dan yanng dibutuhkan oleh tubuh. Kelenjar hipofisis terletak di bagian bawah otak besar, tepat dibawah hipotalamus di otak tengah. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian yaitu anterior, tengah, dan posterior. Bagian tengah hanya terdapat saat manusia masih bayi.
  3. Kelenjar tiroid dan paratiroid. Kelenjar tiroid dan paratiroid atau anak gondok terdapat pada bagian tenggorokan yaitu pada samping kiri dan kanan trakea. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin, triodotironon, dan kalsitonin. Kelenjar tiroid berfungdsi untuk mengahsilkan hormon yang berguna untuk mengatur reaksi metabolisme karbohidrat, mengatur oksigen dan karbon dioksida, dan mengatur perkembangan tubuh dan mental. Lalu kelenjar paratirois, yang ukurannya lebih kecil, mengahsilkan hormon parathormon, yang berfungsi mengatur kandungan ion fosfat dan ion kalium pada darah.
  4. Kelenjar timus. Kelenjar timus merupakan suatu penimbunan hormon somatrotof dari dalam tubuh. Terletak di antara cabang bronkus di bagian rongga dada. Kelenjar ini meenghasilkan hormon yang berguna bagi kesehatan jasamani anak-anak, sebagai pengontrol sistem imun, dan juga berfungsi untuk mengontrol perkembangan anak-anak termasuk mengontrol pertumbuhan kelenjar kelamin pada anak-anak. Kelenjar timus hanya ada pada anak-anak yang akan menghilang begitu saja saat mereka bernjak dewasa.
  5. Kelenjar adrenal. Kelenjar adrenal atau kelenjar anak ginjal terletak di bagian atas ginjal. Terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar yang berwarna kuning yaitu korteks dan bagian dalam yang disebut medula. Secara keseluruhan kelenjar adrenal menghasilkan hormon yang membantu mengubah gula otot ( glikogen) menjadi glukosa ( gula darah), untuk mengontrol kestabilan kadar gula dalam darah. Bagian medula pada kelenjar adrenal menghasilkan hormon ephinefrin dan norephinefrin, sedangkan bagian korteks menghasilkan hormon kortisol, androgen, dan aldosteron.
  6. Kelenjar pankreas. Menghasilkan hormon insulin yang berfungsi untuk mengatur kadar gula dalam darah dan meningkatkan kadar gula dalam darah. Kelenjar pankreas disebut juga dengan pulau langerhans.
  7. Kelenjar gonad. Disebut juga dengan kelenjar kelamin. Pada pria adalah kelenjar testis yang memproduksi hormon testosteron, berfungsi dalam pembentukan dan pematangan sperma dan juga dalam pertumbuhan ciri kelamin sekunder pada pria. Selain itu juga menghasilkan hormon ralaksin. Pada wanita adalah kelenjar ovarium, menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi untuk memelihara kehamilan juga untuk perkembangan kelenjar air susu, dan estrogen, yang berfungsi untuk merangsang ciri sekunder dan mengatur siklus menstruasi pada wanita.

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Glukosa pada Manusia

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test