Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis dan Contoh Gaya Kapilaritas

Pengertian, Jenis dan Contoh Gaya Kapilaritas – Kapilaritas adalah sutau peristiwa naik atau turunnya suatu zat cair melaui suatu pipa kapiler.

Pipa kepiler adalah suatu pipa kecil dengan lubang pada ujungnya yang memiliki diameter tidak lebih dari 1 milimeter.

Peristiwa kapilaritas terjadi karena adanya suatu tegangan permukaan zat cair yang terjadi di dalam pipa kapiler.

Tegangan tersebut akan mempengaruhi besarnya kenaikkan dan penurunan zat cair pada pipa kapiler.

Baca Juga : Pengertian dan Perbedaan Antara Gaung Dan Gema Beserta Contohnya

Tegangan tersebut terkadi pada sepanjang dinding pipa kapiler dan yang disebabkan oleh adanya gaya tarik dan menarik antar zat.

Dinidng pada pipa kapiler akan melakukan aksi balasan terhadap reaksi atas gaya tarik dan menarik yang dilakukan oleh zat cair.

Gaya tarik menarik yang terjadi pada peristiwa kapilaritas adalah gaya adhesi dan gaya kohesi.

Gaya adhesi

Gaya adhesi adalah gaya tarik menarik antar partikel pada dua zat yang berbeda jenis.

Gaya adhesi akan menyebabkan dua buah zat menempel satu sama lain.

Contoh gaya adhesi adalah tinta yang menempel pada kertas, cat yang menempel pada tembok, kapur tulis yang menempel pada papan tulis, dan lainnya.

Gaya kohesi.

Gaya kohesi adalah gaya tarik menarik antara partikel zat yang sejenis. Gaya kohesi pada zat padat jauh lebih kuat dibandingkan dengan gaya kohesi pada zat cair maupun zat gas.

Gaya kohesi sangat dipengaruhi oleh tingkat kerapatan pertikel suatu zat dan juga jarak antar pertikelnya.

Gaya kohesi tidak akan menyebabkan dua buah zat bercampur meskipun dimasukkan ke dalam wadah yang sama.

Contoh gaya kohesi adalah minyak goreng tidak akan bercampur dengan air meskipun ditaruh di dalam wadah yang sama.

Ada tiga kemungkinan yang terjadi karena adanya gaya tarik menarik pada gaya adhesi dan kohesi yaitu:

  1. Apabila gaya kohesi lebih besar daripada gaya adhesi, maka yang terjadi adalah kedua zat tidak akan bercampur. Contoh air dan minyak tidak akan bercampur.
  2. Apabila gaya kohesi dan gaya adhesi sama besar, maka kedua zat akan bercampur. Contoh air dan alkohol yang dicampur akan menyatu.
  3. Apabila gaya adhesi lebih besar dari gaya kohesinya maka kedua zat akan saling menempel. Contoh air yang menempel pada permukaan kaca.

Contoh dari adanya kapilaritas adalah:

  1. Naiknya minyak melalui sumbu kompor pada kompor minyak
  2. Naiknya air melalui daun pada tumbuhan
  3. Meresapnya air pada kertas maupun kain
  4. Meresapnya air melalui dinding
  5. Spons dapat menyerap genangan air

Kapilaritas dapat membawa keuntungan dan kerugian bagi manusia. Berikut beberapa keuntungan dengan adanya peristiwa kapilaritas.

  1. Pada manusia peristiwa kapilaritas terjadi pada sistem pembuluh darah. Saat darh melewati paru-paaru maka hemoglobin yang terdapat pada sel darah merah akan mengikat oksigen lalu mengantarkannya melalui pembuluh darah. Saat sel darah merah atau eritrosit akan melepaskan oksigen ketika melalui pembuluh kapiler.
  2. Pada ikan peristiwa kapilaritas terjadi pada insang yang merupakan alat pernapasan utama pada ikan. Insang pada ikan berbentuk seperti lembaran-lembaran tipis. Pada setiap lembaran tersebut terdapat sepasang filamen yang terdiri dari pembuluh darah. Peristiwa kapilaritas terjadi pada saat terjadinya pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida pada pembuluh darah yang berbentuk seperti kapiler.
  3. Pada sistem sirkulasi air, peristiwan kapilaritas mempunyai peranan penting dalam pengangkutan air tanah. Air yang diserap oleh tanah akan diangkut melalui celah-celah kecil atau pori-pori pada tanah ataupun batuan untuk selanjutnya dibawa ke sumber mata air.

Sementara itu kerugian karena adanya peristiwa kapilaritas adalah

  1. Banyaknya lumut yang menempel pada dinding
  2. Dinding rumah yang basah saat musim hujan karena air terserap melalui celah-celah pada dinding
  3. Tembok rumah menjadi retak karena banyaknya aor yang terserap oleh dinding

Baca Juga : Pengertian Titik Didih, Titik Beku, Titik lebur, dan Kalor Laten


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test