Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukun Shalat

Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukun Shalat – Shalat dapat digambarkan sebagai sebuah pondasi bagi umat Islam. Jika pondasinya kokoh maka bangunan tersebut juga akan berdiri kokoh dan kuat.

Banyak keutaamaan yang didapat dari shalat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun kehidupan akhirat kelak. Berikut ini kami paparkan mengenai Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukun Shalat.

Pengertian Shalat

Dalam bahasa Arab dijelaskan bahwa Shalat adalah memohon kebaikan dari Allah. Sedangkan menurut istilah, shalat merupakan ibadah wajib yang terdiri dari ucapan maupun perbuatan dengan rukun atau persyaratan tertentu yang diawali takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Baca Juga : Cara Menyiapkan Dana Untuk Berkurban

Secara hakikat, shalat adalah menghadapkan diri dan jiwa pada Allah SWT, sehingga dapat melahirkan rasa takut dan kesadaran atas segala kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Dalam mengerjakan ibadah shalat perlu adanya kekhusyu’an. Khusyu’ adalah keadaan dimana jiwa merasa tenang dan tawadhu sehingga berpengaruh pada anggota tubuh lainnya.

Kategori Hukum Shalat

Fardu (Wajib)

Shalat fardu adalah shalat yang wajib dikerjakan, shalat fardu dibagi lagi menjadi dua yaitu:

  • Fardu ain atau kewajiban yang langsung berkaitan, tidak boleh diwakilkan apalagi ditinggalkan. Contoh : Shalat 5 waktu, Shalat Jum’at bagi pria.
  • Fardu Kifayah adalah kewajiban yang tidak langsung berkaitan. Fardu Kifayah menjadi sunnah apabila sebagian orang telah mengerjakan, tapi akan menjadi wajib dan berdosa jika ditinggalkan saat tidak ada orang yang mengerjakan. Contoh : Shalat Jenazah

Sunnah

Shalat Sunnah adalah shalat yang dianjurkan untuk dikerjakan, shalat sunnah terbagi lagi menjadi dua yaitu :

  • Nafil Muakkad atau shalat yang dianjurkan dengan penekanan kuat dan hampir mendekati hukum wajib. Contoh : Shalat dua hari raya, shalat witir, dan shalat thawaf.
  • Nafil Ghairu Muakkad atau shalat yang dianjurkan tanpa penekanan kuat dan shalat yang tergantung waktu maupun keadaan. Contoh : Shalat Rawatib danShalat Gerhana.

Syarat Shalat

Syarat shalat dibagi menjadi dua macam yaitu syarat wajib dan syarat sah shalat. Syarat wajib shalat merupakan syarat yang harus ada saat akan melaksanakan ibadah shalat, sementara syarat sah shalat adalah syarat yang menentukan sah atau tidaknya shalat.

1). Syarat Wajib Shalat

Adapun syarat wajib yang harus dipenuhi dalam melaksanakan ibadah shalat yaitu :

  • Beragama Islam. Shalat merupakan salah satu rukun islam, sehingga setiap muslim diwajibkan menjalankan shalat 5 waktu yaitu Subuh, Dhuhr, Ashar, Maghrib dan Isya’
  • Seseorang diwajibkan mendirikan shalat saat sudah memasukan usia baligh atau usia dewasa. Masa aqil baligh laki-laki dimulai saat setelah keluar sperma atau setelah mengalami mimpi basah, sedangkan masa baligh wanita dimulai saat setelah keluar darah haid atau menstruasi
  • Berakal Sehat. Setiap orang yang berakal sehat diwajibkan untuk menjalankan ibadah shalat, sementara orang yang tidak berakal atau gila tidak diwajibkan untuk menjalankan shalat.
  • Telah sampai dakwah islam padanya. Setiap orang yang telah menerima dakwah islam wajib mengerjakan ibadah shalat.
  • Sadar

2). Syarat Sah Shalat

Adapun syarat sah yang harus dipenuhi dalam melaksanakan ibadah shalat adalah sebagai berikut:

  • Telah memasuki waktu Shalat

Shalat yang dikerjakan tidak akan sah apabila belum masuknya waktu shalat ataupun setelah keluarnya waktu shalat, kecuali ada halangan yang benar-benar mendesak

  • Telah suci dari hadats

Hadats dibagi menjadi dua, yaitu hadats besar dan hadats kecil. Cara menyucikan Hadats besar dengan cara mandi janabah, sementara untuk menyucikan hadats kecil adalah dengan wudhu.

  • Menghilangkan Najis

Najis yang harus dihilangkan ini meliputi 3 hal yaitu pada kebersihan badan, kebersihan pakaian, dan kebersihan tempat ibadah shalat

  • Menutup Aurat

Para ulama sepakat tidak sahnya shalat adalah ketika seseorang membiarkan auratnya terbuka saat ia bisa menutupnya.

  • Menghadap Kiblat
  • Niat

Rukun Shalat

Rukun Shalat merupakan setiap perkataan dan perbuatan yang dapat membentuk hakikat shalat. Berikut adalah rukun shalat yang wajib diketahui :

  1. Niat
  2. Berdiri tegak bagi yang mampu
  3. Takbiratul Ihram.
  4. Membaca Al-Fatihah di setiap rakaat.

Seperti pada hadits yang berbunyi : Tidak ada shalat bagi orang yang tidah membaca Al-Fatihah

  1. Rukuk
  2. I’tidal atau berdiri setelah rukuk
  3. Sujud
  4. Duduk antara dua sujud
  5. Duduk Tasyahud Akhir
  6. Membaca doa Tasyahud Akhir
  7. Membaca Sholawat Nabi
  8. Mengucap salam
  9. Tuma’ninah dalam setiap amalan shalat
  10. Tertib atau dilakukan secara berurutan.

Demikian pembahasan mengenai Pengertian, Hukum Syarat dan Rukun Shalat. Semoga informasi ini dapat membuat kita lebih mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan ibadah shalat dan membuat ibadah shalat kita menjadi lebih khusyu’. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian, Hukum, Syarat dan Rukun Wakaf

 

 

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test