Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Komponen Kulit

Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Komponen Kulit – Kulit merupaak salah satu organ tubuh manusia yang merupakan salah satu dari sistem imun, sistem saraf, dan juga termasuk ke dalam sistem endokrin manusia.

Selain itu kulit manusia juga berfungsi sebagai penghasil vitamin yang baik untuk melindungi diri dari matahari yaitu vitamin D.

Pengertian dari kulit adalah organ terluar dari tubuh menusia yang merupakan suatu lapisan atau jaringan yang membungkus serta melindungi organ dalam dari lingkungan luar.

Kulit manusia dewasa memiliki luas 2 m2 dan tebalnya rata-rata 1 hingga 2 cm, kecuali pada bagian telapak tangan dan telapak kaki yaitu 6 mm, dan juga pada kulit kelamin yang paling yaitu 0,5 mm.

Baca Juga :

Kulit manusia memiliki berat 16 persen dari berat badan manusia, dengan strukturnya yang elastis, sensitif, dan kompleks.

Kulit pad manusia akan selalu berganti secara berkala yaitu sekitar 2 hingga 3 juta sel kulit akan mati dan digantikan dengan sel baru tiap harinya.

Kulit memiliki rongga-rongga yang disebut dengan pori-pori pada permukaannya yang berfungsi sebagai tempat keluar keringat.

Pada ujung-ujung kulit terdapat saraf yang berfungsi sebagai alat peraba manusia. Secara umum berikut fungsi dari kulit bagi manusia:

  1. Kulit sebagai organ pengatur panas. Di dalam kulit terdapat alat pengatur suhu tubuh yang berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh untuk menyesuaikan dengan perubahan suhu pada lingkungannya. Panas tubuh dapat dikeluarkan melalui 4 cara yaitu:
    • Penguapan, yaitu dengan tubuh mengeluarkan keringat yang jumlahnya tergantung pada jumlah darah yang mengalir melalui pembuluh darah yang melewati kulit. Bila ada perubahan pada suhu darah maka tubuh akan menyesuaikannya dengan megeluaarkan keringat.
    • Pemancaran, yaitu dengan mengeluarkan panas pada udara sekitar.
    • Konduksi, yaitu dengan mengalihkan panas pada benda yang disentuhnya,
    • Konveksi, yaitu mengalirkan udara-udara panas sehingga udara yang mengenai tubuh hanya yang bersuhu dingin saja.
  2. Kulit sebagai indera peraba. Pada ujung-ujung kulit terdapat sistem rangsangan yang sensitif terhadap beberapa sentuhan, seperti panas, dingin, sakit, dan lainnya.
  3. Kulit sebagai tempat penyimpanan. Di bawah kulit terdapat beberapa tempat yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air dan juga lemak yang penting bagi tubuh.
  4. Kulit sebagai organ pelindung. Kulit menutupi dan melindungi sleuruh bagian tubuh manusia dari ancaman, luka, dan juga bakteri yang berasal dari luar. Lapisan epidermis pada kulit akan memproteksi tubuh dengan cara menghindari masuknya bakteri atau pun air ke dalam jaringan tubuh, dan juga melindungi ujung saraf sensorik yang bertujuan untuk mengurangi rasa sakit.
  5. Kulit sebagai sistem ekskresi. Kulit pada manusia berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa pada tubuh seperti NaCl, urea, asam, dan ammonia.
  6. Kulit sebagai pembentuk pigmen. Sel pigmen merupakan sel pemberi warna kulit pada manusia. Sel pigmen terletak pada lapisan basal dan berasal dari rigi saraf.

Kulit memiliki 3 struktur lapisan yaitu:

  1. Epidermis merupakan lapisan terluar kulit yang terdiri dari epitel gepeng yang merupakan susunan beberapa lapisan seperti lapisan tanduk dan lapisan germinalis dengan sel keratinosit yang berfungsi sebagai respon terhadap luka. Epidermis terdiri dari beberapa lapisan yaitu:
    • Lapisan basal. Merupaakn lapisan terdalam yang mengandung melanin yang berfungsi sebagai proteksi terhadap sengatan sinar matahari.
    • Lapisan malpighi. Disebut juga dengan lapisan akanta yang berstuktur tebal dan kuat, serta berbentuk polygonal yang banyak mengandung glikogen,
    • Lapisan granular. Lapisan yang terdiri dari 2 hingga 3 lapisan sel gepeng yang berfungsi sebagai sistem pertahanan dan berlindung.
    • Lapisan lusidium. Terletak dibawah lapisan granular, yang terdiri dari lapisan sel gepeng yang tidak berinti dengan protoplasmanya yang berubah menjadi protein disebut dengan eleidin.
    • Lapisan tanduk. Terletak pada lapisan terluar yang terdiri dari lapisan sel gepeng yang telah mati, tidak memiliki inti, dan keratin. Permukaan lapisan ini akan terus-menerus mati dan berganti.
  2. Lapisan dermis merupakan lapisan yang terletak dibawah lapisan epidermis, strukturnya lebih tebal dan elastis dengan lapisan fibrosa padat dan folikel rambut di dalamnya. Terdapat pembuluh kapiler dan ujung saraf sensorik yaitu saraf peraba pda lapisan dermis. Lapisan dermis mengandung serat yang bersifat kolagen, beerfugnsi untuk menghambat proses penuaan dan juga serat elastin yang berfungsi pada tingkat elastisitas kulit. Lapisan dermis terbagi menjadi dua bagian yaitu:
    • Startum papilare, yang terletak dekat dengan epidermis dan berisi serabut saraf dan pembuluh darah.
    • Startum retikulare, terletak dekat dengan daerah subkutis, dan terdiri dari serabut penunjang kolagen, elastin, dan retikulin. Pada lapisan ini mengandung banyak pembuluh darah, saraf, rambut, kelenjar keringat, dan kelenjar sebasea.
  3. Lapisan ini mengandung jaringan ikat longgar yang terdiri dari sel lemak. Fungsi jaringan ini adalah sebagai penyekat panas, tempat penyimpan energi, dan bantalan terhadap benturan.

Selain bagian-bagian diatas komponen lain dari kulit adalah:

  1. Rambut tumbuh dari lekukan di dalam epidermis yang bernama folikel rambut. Di atas folikel rambut terdapat papil tempat rambut tumbuh, sedangkan akarnya terdapat di dalam folikel. Warna pada rambut dipengaruhi oleh jumlah pigmen pada lapisan epidermis. Terdapat 2 macam rambut yaitu rambut halus, yang tidak emmiliki pigmen seperti pada bayi, dan rambut terminal yang terdapat pada orang dewasa, yang memiliki pigmen dan medulla.
  2. Kuku merupakan kulit yang berubah bentuknya. Kuku tertanam pada palung kuku yang berbentuk seperti garis-garis lekukan bukan papil seperti pada rambut. Palung kuku mengandung banyak saraf dan pembuluh darah. Pada bagian pangkal terdapat lipatan kuku muda, tempat kuku tumbuh, yang berbetnuk seperti setengah bulan disebut dengan lunula. Ujung kuku berbentuk bebas dan dibatasi oleh lipatan kulit.
  3. Kelenjar minyak. Berbentuk seperti botol dan terdapat pada folikel rambut. Banyak terdapat pada bagian kepala, rambut, hidung, mulut, dan telinga.
  4. Kelenjar keringat. Terdapat pada lapisan dermis, dan berfungsi utnuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.
Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test