Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Kalenjar Timus

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Kalenjar Timus – Ritaelfianis.com – Kelenjar Timus merupakan salah satu organ endokrin pada tubuh, yang memiliki peranan penting dalam sistem imun manusia.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas lebih jauh mengenai kelenjar timus, ditinjau dari pengertian, fungsi, struktur dan bagiannya. Berikut uraiannya.

Pengertian Kelenjar Timus

Kelenjar Timus adalah kelenjar yang berada pada rongga dada atas dan berfungsi sebagai produksi sel limfosit T.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Ciri-ciri Sel Darah Putih

Organ ini tergolong organ endokrin yang memiliki peranan penting dalam kekebalan tubuh.

Kelenjar ini mencapai berat maksimal saat manusia memasuki masa pubertas dan perlahan hilang seiring dengan proses pendewasaan.

Itu sebabnya kelenjar timus hanya dapat dijumpai pada anak usia 18 tahun.

Kelenjar timus memiliki waran kemerah-merahan dan terdiri dari dua lobus yang merupakan bayangan satu sama lain.

Secara struktural, kelenjar timus memiliki dua lobus jaringan yang berada di atas dan membentuk menyerupai piramida.

Timus merupakan kata lain dari kumpulan jaringan. Di tengah kumpulan jaringan dikenal dengan medulla, dan disekeliling medulla terdapat jaringan longgar yang dikenal pula dengan korteks

Fungsi Kelenjar Timus

Secara umum, kelenjar timus memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai produksi sel limfosit T dan berperan dalam proses pertumbuhan. Berikut penjelasannya

  1. Sebagai produksi sel Limfosit T

Kelanjar timus dapat memproduksi hormone tymosin. Hormon tymosin inilah yang berfungsi sebagai pemicu pembentukan sel Limfosit T. Sel Limfosit T merupakan gabungan sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh, terutama dalam sistem kekebalan seluler.

Dengan kemampuannya yang dapat berevolusi sepanjang waktu sel limfosit T dapat membedakan patogen menurut jenisnya.

  1. Berperan dalam pertumbuhan hinggga masa pubertas

Selain merupakan bagian dari sistem imun, kelenjar timus juga berperan dalam pertumbuhan manusia. Hal ini karena dalam kelenjar timus terdapat hormone somatotroph yang merupakan hormone pertumbuhan

Struktur dan Bagian Kelenjar Timus

Kelenjar timus adalah organ lembut yang berada di atas jantung, tepatnya setelah leher pada rongga dada di bagian atas. Pada kelenjar timus terdapat dua lobus yang dikeliling oleh fibrosa.

Saat manusia dilahirkan, kelenjar timus memiliki panjang kurang lebih 5 mm, dengan lebar 4 mm dan tebal sekitar 6 mm. Setiap lobus disusn oleh beberapa lobules yang dipisahkan oleh jaringan areolar.

Kelenjar timus telah aktif dan produktif sejak janin berada dalam kandungan, lalu berlanjut setelah dilahirkan dan puncaknya saat manusia pada masa pubertas.

Akan tetapi, aktivitas kelenjar timus akan mengalami gangguan pada anak yang mengalami penyakit berat seperti HIV, dimana kelenjar timus tidak produktifdi tahap awal.

Pada awal masa perkembangan, adanya gangguan ditandai dengan hypoplasia atau apoplasia, ini merupakan efek serius pada sistem kekebalan yang di mediasi oleh sel-T.

Setelah masa pubertas, kelenjar timus akan terus mengalami involusi dimana secara bertahap timus akan digantikan oleh jaringan lemak. Setiap lobus pada kelenjar timus akan terbagi lagi menjadi beberapa lobus dengan ekstensi berserat yang berasal dari kapsul timus.

Secara garis besar, kelenjar timus memiliki dua bagian utama, yaitu :

Korteks merupakan bagian terluar pada kelenjar timus dengan penyusun berupa limfosit dan sel epitel reticular yang terhubung dengan bagian medulla. Kortek merupakan tempat terjadinya pembentukan awal sel T.

Medulla merupakan bagian kelenjar timus yang memiliki sel epitel reticular lebih kasar, sementara sel limfositnya berjumlah lebih sedikit. Pada medulla, dapat ditemukan pula bagian yang disebut Hassal’s corpus, atau struktur yang menyerupai sarang dan bertugas sebagai tempat berkumpulnya sel epitel reticular. Medulla sendiri merupa bagian kelenjar timus yang berfungsi sebagai tempat pembetukan sel T lanjutan.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bagian Kalenjar Timus. Semoga pembahasan kali ini dapat memberikan anda tambahan informasi mengenai organ pada tubuh manusia, yaitu Kelenjar Timus yang memiliki fungsi utama dalam sistem kekebalan tubuh. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian dan Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test