Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian dan Proses Terbentuknya Plasenta (Ari Ari)

Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian dan Proses Terbentuknya Plasenta (Ari Ari) –  Dalam Rahim saat ibu mengandung cikal bakal bayi, zigot atau calon bayi tesambung dengan plasenta. Nah, apa itu plasenta?

Pengertian

Plasenta atau ari ari adalah suatu yang luar biasa, suatu saluran yang berada di dalam Rahim seorang ibu yang berfungsi untuk memberikan makanan pada bayinya yang ada di dalam rahimnya.

Plasenta terdiri dari 200 lebih pembuuh dan vena halus. Bentuk dari plasenta ini dikatakan mirip dengan hati mentah.

Sedikit dari seorang ibu yang dapat mengerti dimana letak plasenta yang mengirimkan nutrisi dan oksigen pada bayi di dalam Rahim.

Baca Juga :

Adanya plasenta dalam Rahim ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup bayi di dalam janin.

Jika tidak ada plasenta jelas bayi tidak akan bisa hidup karena tidak dapat nutrisi dan oksigen.

Plasenta berbeda dengan tali pusar. Karena memang berbeda, tali pusar adalah bagian dari plasenta, mudahnya bagian strukturnya.

Fungsi

Plasenta atau ari ari ini memiliki fungsi yang sangat penting, diantaranya yaitu :

  1. Mengirimkan nutrisi, gizi dan oksigen dari ibu ke janinnya melalui plasenta
  2. Membuang karbon dioksida dan sisa pembuangan janin menuju darah sang ibu.
  3. Dapat membentuk suatu dinding atau penahan dari infeksi dan obat obatan tertentu. Namun virus rubella dan aspirin dosis tinggi dapat merusak plasenta.
  4. Mengeluarkan hormon yaitu seperti progesteron, estrogen dan chorionic gonadotropin.
  5. Plasenta juga dapat menjadi saluran eksresi bayi, contohnya bayi mengeluarkan urea disalurkan melaui plasenta.

Struktur

Struktur dari plasenta merupakan kumpulan dari lebih 200 pembuluh darah bentuknya mirip gumpalan hati mentah.

Permukaan maternal yang menempel pada Rahim, berbentuk berongga dan kasar. Warna dari plasenta adalah merah tua, memiliki 15 hingga 20 tonjolan cotyledon, yang merupakan villy atau tonjolan bentuk jari.

Permukaan fetus lembut, tali pusar biasa berada di tengah. Bagian samping dari plasenta disebut battledore plasenta.

Memiliki berat sekitar 500 gram, diameternya mencapai 20 cm, bagian tengahnya 2,5 cm. plasenta biasanya berada di atas Rahim tetapi jika di bawah disebut plasenta plevia.

Letak dari plasenta tepatnya berada pada bagian korpus uterus. Plasenta juga dikelilingi oleh lapisan amnion.

Plasenta adalah bagian yang berisi pembuluh darah lanjutan dari tali pusar. Struktur plasenta memiliki 3 bagian yaitu : pada bagian janin (fetal portion), bagian ibu (maternal portion), dan tali pusar.

Bagian

Di bagian struktur sudah dijelaskan bahwa plasenta memiliki 3 bagian., Yaitu :

  1. Bagian Janin (fetal protion)

Bagian ini terdiri dari villi dan struktur yang disebut korion frondosum. Merupakan bagian yang melindungi janin yang terdiri dari tropoblas

  1. Bagian Ibu (maternal portion)

Merupakan bagian yang menghadap dinding Rahim. Pada bagian ini terdapat desidua kompkta yang terbentuk dari 15 sampai 20 struktur yang disebut kotiledon. Ada juga struktur disebut desidua basalis di bagian maternal.jika pada plasenta matang disebut lemp sinsitiotrofoblas eng korion.

  1. Tali Pusar

Tali pusar bentuknya merentang dari pusat janin ke plasenta yang menghubungkan antara ibu dan bayi. Memiliki panjang sekitar 50 cm, diameter sekitar 2,5 cm. tali pusar terdiri dari 2 arteri dan 1 vena. fungsi dari tali pusar adalah menghubungkan plasenta dengan janin.

Proses Terbentuknya

Pembentukan plasenta berawal dari perkembangan troboplas. Setelah 6 hingga 8 hari melakukan perubahan, sel membelah yang aslinya hanya satu berubah menjadi banyak berlapis dan berongga rongga yang banyak pada lapisan sinsitiotofoblas (sinsitium).

Kemudian sinsitium tumbuh di dalam endometrium sehingga menyebabkan pembuluh darah dinding Rahim rusak sehingga sinsitium tidak bisa dialiri oleh darah dari ibu dengan perbaikan otomatis karena adanya barang masuk kedalamnya.

Selanjutnya troboplas menghasilkan lagi kelompok jaringan penyambung yang disebut mesoderm ekstraembrional.

Jaringan ini merupakan jaringan penyambung lapisan sitorofoblas dengan selaput heuser.

Bagian yang melekat pada sitorofoblas menjadi selaput korion, sedangkan yang dibagian heuser disebut yolk sac (jaringan kuning telur).

Lalu pada akhir minggu ketiga kehamilan, mesoderm yang terbentuk dari sitotrofoblas menjadi sel darah dan pembuluh kapiler.

Dari waktu ke waktu, korion semakin meluas, sehingga jaringan embryonal semakin memisah dari sitotrofoblas.

Hanya sedikit disambungkan dengan jaringan mesoderm yang menjadi tangkai penghubung. Nah, tali inilah yang akan menjadi tali pusar.

Demikian artikel saya tentang tentang pengertian, fungsi, struktur, bagian dan proses terbentuknya plasenta (ari ari). Semoga bermanfaat.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test