Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian,  Fungsi dan Jenis Saraf Spinal

Pengertian,  Fungsi dan Jenis Saraf SpinalRitaelfianis.com – Sistem saraf merupakan sistem koordinasi ynag bertugas untuk menerima rangsangan dari reseptor untuk selanjutnya diteruskan agar dapat direspon oleh tubuh.

Sistem saraf terdiri dari serabut-serabut saraf yang saling terikat dan terhubung ke susunan saraf pusat yang terdapat pada bagian otak ,akhluk hidup.

Salah satu sistem saraf yang terdapat pada manusia adalah sistem saraf spinal. Sistem saraf spinal adalah susunan saraf yang terdapat pada sumsum tulang belakang.

Sumsum tulang belakang merupakan bagian dari batang otak yang memanjang dari leher hingga tulang belakang.

Baca Juga : Cara Mengubah Sel Kulit Menjadi Sel Saraf

Oleh karena itu sistem saraf spinal merupakan bagian dari sistem saraf pusat meskipun letaknya berada diluar otak.

Sistem saraf spinal terhubung ke beberapa organ tertentu. Secara umum berikut merupakan fungsi dari sistem saraf spinal:

  1. Untuk mempersarafi anggota tubuh, termasuk kepala.
  2. Sebagai saraf refleks, yaitu saraf yang menjadi alur terjadinga gerakan refelks.
  3. Menjadi penghubung antara sistem saraf tepi dengan pusata saraf yaitu otak. Terdapat dua lajur yaitu asendens dan desendens. Asendens adalah lajur pentransferan saraf atau rangsangan dari anggota tubuh ke otak, semerntara desendens adalah lajur respon terhadap rangsangann dari otak yang dikirim ke bagian tubuh tertentu.

Terdapat 31 macam sistem saraf spinal, yaitu:

  1. Nervus hipoglossus: saraf yang terhubung pada reseptor dibagian lidah.
  2. Nervus occipitalis minor: saraf yang terhubung ke bagian otak belakang dan trungkusnya.
  3. Nervus thoracicus: saraf yang terhubung pada bagian otot dada bagian depan yaitu otot serratus anterior.
  4. Nervus radialis: saraf yang terhubung pada bagian otot seperti otot lengan bawah bagian belakang, otot lengan atas ( triseps brachii), otot kecil pada permukaan belakanag siku ( otot anconeus), otot lengan bawah ( otot brachioradialis), dan otot ekstensor lengan bawah. Selain itu saraf ini juga mempersarafi bagian kulit, yaitu bagian belakang lengan atas dan legan bawah.
  5. Nervus thoracicus longus: saraf yang terhubung pada otot segitaiga yang terdapat antara tulang rusuk pertama dan tulang selangka.
  6. Nervus thoracodorsalis: bagian yang terdapat saraf ini adalah bagian toto bahu ( otot deltoid), otot padaa struktur punggung manusia ( otot trapezius), dan otot besar yang terletak pada bagian punggung lengan bagian belakang ( otot latissimus).
  7. Nervus axillaris: saraf ini teradpat pada daerah penyempitan tulang lengan humerus atau pada collum chirurgicum.
  8. Nervus subclavius: yaitu saraf yang terdapat pada otot subclavius atau otot kefcil berbentuk segitiga yang terdapat antara tulang selangka dengan tulang rusuk pertama. Saraf ini berasal dari bagian akar saraf C5 dan C6.
  9. Nervus supcapulari: berasal dari akar saraf C5 dan terdapat pada otot penyusun bagian lengan atas, yaitu otot rhomboideus major dan minor, serta pada otot yang mengatur gerakan tulang belikat yaitu otot levator scapulae.
  10. Nervus supracaplaris: mempersarafi otot supraspinatus dan infraspinatus yaitu oto kecil pada lengan atas. Saraf ini berasal dari akar saraf bagian atas yang disebut daerah trunkus superior.
  11. Nervus phrenicus: mempersarafi organ diagframa.
  12. Nervus intercostalis.
  13. Nervus intercotobrachialis: saraf pada kelenjar getah bening.
  14. Nervus cutaneus brachii medialis: terletak pada kulit sisi tengah lengan atas.
  15. Nervus cutaneus antebrachii medialis: terletak pada kulit sisi tengah lengan bawah.
  16. Nervus ulnaris: mempersarafi otot satu setengah otot fleksor lengan bawah atyaitu otot yang berperan pada gerak melipat, juga pada otot kecil tangan dan kulit tangan bagian tengah.
  17. Nervus medianus: saraf pada C5, C6, dan C7.
  18. Nervus musculocutaneus: saraf dari C5 dan C6, mempersarafi bagian otot coracobrachialis, yaitu otot kecil pada tulang belikt, otot brachialis, yaitu otot lengan atas, dan otot biceps brachii atau otot lengan atas yang mempunyai 2 cabang.
  19. Nervus dorsalis scapulae: mempersarafi otot penyusun lengan atas atau rhomboideus. Nervus ini terdapat pada bagian C5.
  20. Nervus transverses colli.
  21. Nervus nuricularis.
  22. Nervus subcostalis: mempersarafi sistem ginjal.
  23. Nervus lliochypogastricus: berpusat pada sumsum tulang belakang.
  24. Nervus lliognalis: mempersarafi alat kelamin pada manusia.
  25. Nervusu genitofemularis: berpusat pada medula spinalis yaitu L1 dan L2.
  26. Nervus cutaneus femoris lateralis: mempersarafi tungkai atas, tungkai baeah bagian luar ( lateral), dan bagian lateral kaki.
  27. Nervus femoralis: mempersarafi daerah paha dan otot paha.
  28. Nervus gluteus superior: terletak pada L4 hingga L5 dan paha.
  29. Nervus ischiadicus: mempersarafi bagian pangkal paha.
  30. Nervus cutaneus femoris inferior: mempersarafi bagian lengan bawah.
  31. Nervus pudendus: mempersarafi otot sisi panggul atau otot levator anidan ototo perineum, yaitu otot bagian bawah kemaluan.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Bagian-Bagian Kelenjar Pineal

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test