Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Fungsi, dan Jenis Pembelahan Sel

Pengertian, Fungsi, dan Jenis Pembelahan Sel – Hai… hai.. para pembaca semuanya dimanapun berada.

Kembali lagi dengan aku, disini aku bakal ngasih info lagi bagi kalian. Yang pastinya info kali ini bakal nambah wawasan kalian semua.

Kali ini info yang akan dibahas adalah seputar pembelahan sel.

Anak-anak ipa tentunya udah akrab dong dengan ini. Okey, langsung saja yuk. Berikut pembahasannya.

Pengertian Pembelahan Sel

Tahu nggak sih kalian, apa itu pembelahan sel?

Jadi gini, pembelahan sel itu adalah suatu proses pembelahan dari sel induk menjadi dua atau atau lebih sel anak.

Baca Juga : Peran Penting Kromosom dalam Proses Pembelahan Sel

Sel induk yang dimaksud disini adalah sel yang mengalami pembelahan, sedangkan sel anak adalah sel hasil pembelahan dari sel induk.

Fungsi Pembelahan Sel

Nah, pasti readers bertanya-tanya tentang apasih fungsi dari pembelahan sel itu. Nah, fungsi dari pembelahan sel yaitu untuk pertumbuhan dan perkembangan, perkembang biakan, mengganti sel-sel yang telah rusak atau mati.

Jenis Pembelahan Sel

Jenis dari pembelahan sel ini sendiri ada dua, yaitu pembelahan secara amitosis (pembelahan secara langsung) dan pembelahan secara tidak langsung.

1). Pembelahan Sel Secara Amitosis

Pembelahan secara amitosis ini biasa dikenal dengan pembelahan secara langsung.

Pembelahan ini disebut juga dengan pembelahan sederhana yang didahului dengan pembelahan inti tanpa didahului pembentukan benang spindel, peleburan membran inti, penampakan kromosom, dan ciri yang lainnya.

Pembelahan sel secara amitosis ini prosesnya yaitu, inti terbelah menjadi dua bagian, inti ini langsung didistribusikan pada sel anak, kemudian diikuti oleh pembelahan pada sitoplasma dan membran sel.

Sehingga pada pembelahan ini menghasilkan turunan sifat yang identik dengan sel induknya, karena sel anak ini mewarisi sifat-sifat induknya.

Biasanya pembelahan sel secara amitosis ini dialami oleh makhluk hidup uniseluler (bersel satu) atau pada prokariota seperti halnya amoeba, alga biru, paramecium, dan lain-lain.

Tujuan dari pembelahan ini adalah untuk memperbanyak diri.

2). Pembelahan sel secara tidak langsung

Pada pembelahan sel secara tidak langsung ini, terdiri atas dua pembelahan. Yaitu, pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis (pembelahan reduksi).

  • Pembelahan mitosis

Pembelahan mitosis ini tergolong dalam pembelahan tidak langsung.

Kenapa bisa?

Karena pada pembelahan ini, pembelahan inti (nukleus) didahului oleh pembentukan benang-benang kumparan sperma (kromosom).

Biasanya hal ini terjadi pada sel somatic (sel-sel tubuh) dan sel nutfah.

Pembelahan sel secara mitosis ini akan menghasilkan dua sel anakan yang masing-masing sel anak tersebut, mempunyai sifat dan kromosom yang jumlahnya sama dengan induknya.

Namun dalam pembelahannya, kecepatan pembelahannya berbeda-beda, ada yang pembelahannya cepat dan ada pula yang pembelahannya lambat.

Sel yang pembelahannya cepat contohnya dapat ditemukan pada sel germinatikum pada kulit yang mampu melakukan pembelahan secara cepat yang berfungsi untuk menggantikan sel-sel yang rusak atau sel-sel yang telah mati.

Sedangkan pembelahan sel yang berlangsung lama contonya dapat kita temukan pada hati. Proses pembelahan sel pada hati membutuhkan waktu tahunan.

  • Pembelahan Miosis

Pembelahan miosis ini adalah pembelahan sel dimana pada pembelehanannya sel kromosomnya dibagi menjadi dua.

Pembelahan secara miosis ini biasanya juga disebut dengan pembelahan reduksi.

Hal ini disebabkan karena sel anak yang dihasilkan mempunyai jumlah kromosom setengah dari kromosom sel induknya.

Terjadinya pembelahan miosis ini yaitu pada alat reproduksi pada saat pembentukan gamet (gametogenesis).

Pembelan meiosis ini, pembelahannya terjadi dua kali secara berturut-turut tanpa diselingi dengan waktu istirahat.

Baca Juga : Proses pembentukan sel gamet pada tanaman


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 Frontier Theme