Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Faktor, Bentuk dan Ciri dari Masyarakat Multikultural

Pengertian, Faktor, Bentuk dan Ciri dari Masyarakat Multikultural – Masyarakat Multikultural merupakan sebutan untuk masyarakat yang memiliki keberagaman budaya.

Berikut ini kami paparkan mengenai masyarakat multikultural mulai dari pengertian, faktor, bentuk dan ciri dari masyarakat multikultural.

Pengertian Masyarakat Multikultural

Masyarakat Multikultural tersusun dari tiga kata yaitu masyarakat, multi dan kultural.

Masyarakat memiliki arti suatu perkumpulan manusia yang menempati suatu daerah tertentu secara satu kesatuan dan memilki interaksi menurut sistem yang diterapkan.

Baca Juga :

Multi memiliki artian banyak atau beraneka ragam. Sementara kultural memiliki arti budaya.

Sehingga dapat diartikan Masyarakat Multikultural adalah suatu perkumpulan manusia yang hidup dalam suatu tempat dengan kebudayaan yang berbeda-beda.

Masyarakat Multikultural biasanya menganut paham multikulturalisme, dimana paham ini menyebutkan bahwa setiap budaya memiliki kedudukan yang sama atau sejajar.

Berikut pengertian masyarakat multikultural menurut para ahli :

  • S Furnivall – Masyarakat Multikultural merupakan suatu masyarakat yang mempunyai dua elemen atau lebih, serta hidup dalam kesatuan politik secara individual tanpa adanya pembaruan satu sama lain
  • Clifford Geertz – Masyarakat multikultural merupakan masyarakat yang terbagi ke dalam beberapa subsistem, dengan setiap subsistem terikat secara primordial.
  • Nasikun – Masyarakat Multikultural merupaka masyarakat yang memiliki sifat majemuk serta memiliki subkebudayaan yang bersifat bermacam-macam. Masyarakat ini ditandai dengan kurang berkembangnya sistem nilai serta sering munculnya konflik sosial karena kurang disepakatinya sistem nilai dari kesatuan social

Faktor Masyarakat Multikultural

Beberapa faktor yang mempengaruhi terbentuknya masyarakat multikultural :

  • Faktor Geografis

Setiap negara atau wilayah memiliki kondisi geografis dengan karakteristik yang beragam.

Kondisi geografis ini ikut mempengaruhi terjadinya fenomena alam yang terjadi di wilayah tersebut.

Secara langsung mapun tidak langsung, fenomena alam juga akan mempengaruhi kehidupan sosial yang ada pada lingkungan masyarakat.

Perubahan kondisi geogradis akan menyebabkan timbulnya corak serta cara hidup yang lebih beragam

  • Kondisi Iklim dan Cuaca

Adanya perbedaan iklim dan cuaca juga mempengaruhi pola perilaku manusia dalam upaya menyesuaikan diri dengan iklim dan cuaca tersebut,

  • Pengaruh Budaya Asing

Penyebaran budaya di lapisan masyarakat dapat mempengaruhi kehidupan sosial dari masyarakat tersebut.

Didukung dengan perkembangan teknologi, penyebaran budaya asing akan tersampaikan lebih mudah dan lebih cepat.

Budaya asing yang masuk ke lingkungan masyarakat akan menimbulkan kebiasaan baru karena adanya benturan budaya local dengan dengan budaya asing.

  • Keanekaragaman Suku Bangsa

Suatu negara terdiri dari beberapa suku yang akhirnya membentuk kehidupan masyarakat multikultural dalam suatu kesatuan.

  • Keanekaragaman Agama

Dalam suatu lingkungan masyarakat, ada beberapa jenis agama yang dianut. Keberagaman agama dalam suatu lingkungan akan menciptakan adanya lingkungan masyarakat multikultural dan memicu munculnya masyarakat multikultural.

  • Keanekaragaman Ras

Ras merupakan sistem klasifikasi untuk pengelompokan individu ke dalam kelompok besar berdasarkan ciri fisik, asal-usul, dan sukunya.

Sama halnya dengan keberagaman kainnya, keberagaman ras juga dapat memicu timbulnya masyarakat multikultural

Bentuk Masyarakat Multikultural

Secara umum, bentuk dari masyarakat multikultural dapat digolongkan menjadi dua kelompok besar, yaitu :

  • Berdasarkan kekuatannya
    • Kompetisi seimbang antar kelompok pada masyarakat
    • Adanya dominasi oleh kelompok mayoritas.
    • Adanya dominasi oleh kelompok minoritas
    • Adanya fragmentasi, suatu lingkungan masyarakat terdiri dari banyak kelompok kecil, dan tidak ada kelompok yang mendominasi.
  • Berdasarkan Kecenderungan dalam perkembangan serta praktik multikulturalisme
    • Multikulturalisme isolasionis, merupakan jenis kelompok masyarakat multikultural yang menerapkan kehidupannya secara otonom, atau dengan interaksi antar kelompok.
    • Multikulturalisme Akomodatif, merupakan jenis kelompok masyarakat yang mempunyai budaya dominan dan melakukan adaptasi tertentu bagi kaum minoritas. Masyarakat multikutural jenis ini biasanya memberikan kebebasan kepada kaum minoritas untuk mempertahankan budaya mereka.
    • Multikulturalme Otonomis, merupakan jenis kelompok masyarakat multikultural yang berusaha menciptakan kesetaraan pada budaya mereka dengan cara hidup bersama.
    • Multikulturalme Kritikal atau Interaktif, merupakan jenis kelompok masyarakat multikultural yang tidak terlalu fokus akan kehidupan kultural otonom, akan tetapi lebih fokus dalam menciptakan kultur kolektif, dimana adanya penegasan dan pencerminanan perspektif pada setiap kelompok masyarakat.
    • Multikulturalisme Kosmopolitan, merupakan jenis sistem pada masyarakat multikulturalisme yang melakukan upaya menghilangkan Batasan kultural pada kehidupan bermasyarakat sehingga akan tercipta individu yang tidak terikat dengan budaya tertentu

Ciri Masyarakat Multikultural

  • Adanya Segmentasi atau adanya keberagaman, mulai dari suku, agama, ras, maupun keanekaragaman lainnya.
  • Rendahnya consensus atau Keputusan yang diambil berdasarkan kesepakatan bersama. masyarakat multikultural memiliki berbagai macam perbedaan, sehingga untuk mencapai kesepakatan yang disetujui oleh seluruh anggota akan lebih sulit.
  • Integrasi sosial umumnya dipaksakan demi tercapainya keselarasan dan kedamaian.
  • Adanya struktur non komplementer dalam Lembaga. Dalam masyarakat multikultural, Lembaga sosial akan terbagi oleh beberapa segmen tertentu.

Demikian pembahasan mengenai Pengertian, Faktor, Bentuk dan Ciri dari Masyarakat Multikultural. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda.

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test