Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian Energi Kinetik dan Energi Potensial

Pengertian Energi Kinetik dan Energi Potensial – Ada banyak jenis energi di dunia, diantara jenis-jenis energi tersebut ada energi kinetik dan energi potensial.

Energi kinetik merupakan energi pada benda-benda bergerak, sementara energi potensial merupakan energi yang berhubungan pada potensi benda dalam melakukan usaha.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami sampaikan informasi mengenai energi kinetik dan energi potensial, disertai dengan contoh pada kehidupan sehari-hari.

Energi Kinetik

Energi kinetik merupakan energi yang berhubungan dengan gerak dan kecepatan benda. Setiap benda yang bergerak tentu memiliki energi.

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Besaran Pokok dan Besaran Turunan dalam Fisika

Seperti contoh pada karet ketapel yang ditarik kemudian dilepaskan, batu akan terlontar dengan kecepatan tertentu.

Batu yang terlontar tersebut memiliki energi. Jika batu tersebut diarahkan pada ayam tetangga misalnya, maka ayam tersebut bisa jadi lemas karena lontaran batu.

Dari contoh ini dapat dilihat bahwa batu melakukan kerja pada ayam.Contoh lain dari Energi Kinetik adalah saat seorang tukang bangunan yang melakukan pekerjaan menggunakan martil untuk memukul paku.

Martil yang digunakan tukang bangunan tersebut dapat dikatakan melakukan kerja pada paku.

Setiap benda bergerak dengan kecepatan tertentu akan memberikan gaya pada benda lain, hingga membuat benda lain berpindah pada jarak tertentu.

Benda yang bergerak dapat dikatakan memiliki energi, karena memiliki kemampuan dalam melakukan kerja.

Kata kinetik sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata kinetikos yang berarti gerak.

Ketika benda bergerak, maka dapat dipastikan benda tersebut memiliki kecepatan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa energi kinetik merupakan energi pada benda yang terjadi akibat gerakan maupun kecepatannya

Energi Potensial

Energi Potensial adalah energi yang berhubungan erat dengan gaya, dan bergantung pada posisi, lingkungan maupun wujud bendanya. Banyak contoh energi potensial yang dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari.

Contoh sederhananya seperti karet ketapel yang diregangkan dan dapat melontarkan batu. Batu dapat terlontar karena ada energi potensial pada karet yang telah diregangkan. Sama halnya yang terjadi pada busur yang ditarik untuk menggerakkan anak panah.

Anak panah dapat melaju karena adanya energi potensial pada busur. Contoh lain dari energi potensial adalah saat pegas yang ditekan maupun diregangkan. Ketiga contoh energi potensial tersebut, termasuk jenis energi potensial elastik.

Selain Energi Potensial Elastik, pada energi potensial terdapat pula Energi Potensial Gravitasi.

Energi Potensial Gravitasi memiliki hubungan erat dengan gravitasi bumi. Berikut adalah penjelasan mengenai dua jenis energi potensial, yaitu energi potensi elastik dan energi potensial gravitasi

A.    Energi Potensial Elastik

Energi Potensial Elastik merupakan energi potensial yang berhubungan erat dengan benda-benda elastis, seperti halnya pegas.

Jika sebuah pegas ditekan oleh tangan, dan kemudian tangan melepaskan tekanan pada pegas tersebut, maka pegas akan melakukan usaha.

Efeknya, tangan akan terasa seakan di dorong. Apabila terdapat benda di ujung pegas, saat tekanan pada pegas dilepas, maka benda tersebut akan terlempar.

B.     Energi Potensial Gravitasi

Energi potensial gravitasi merupakan contoh paling umum dari energi potensial. Seperti contoh, buah ranum yang memiliki energi potensial saat berada pada tangkainya.

Hal yang sama terjadi juga pada benda yang berada pada ketinggian tertentu dari permukaan tanah.

Setiap benda memilki energi potensial gravitasi, karena pengaruh posisi relatifnya pada bumi.

Setiap benda yang mempunyai energi potensial gravitasi akan melakukan kerjaketika benda bergerak pada permukaan bumi. Contoh sederhananya adalah pada buah yang jatuh dari pohonnya.

Contoh lain dari energi potensial adalah energi pada magnet. Saat kita mendekatkan suatu benda dengan bahan besi di sekitar magnet, maka otamatis benda tersebut tertarik dan menempel pada magnet. Ini artinya, benda tersebut memiliki energi potensial pada magnet.

Perlu dipahami, bahwa benda tersebut akan memiliki energi potensial pada magnet ketika berada pada jarak tertentu dari magnet. Saat benda tertarik dan menempel pada magnet, maka energi potensial yang dimilikinya bernilai nol.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Energi Kinetik dan Energi Potensial. Semoga informasi ini dapat memberikan anda wawasan mengenai jenis-jenis energi yang ada di alam semesta, terutama pada energi kinetik dan energi potensial.

Baca Juga : Pengertian, Teori dan Contoh Hukum Newton 1,2 dan 3

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test