Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian,  Dimensi, Fungsi dan Jenis Ideologi

Pengertian,  Dimensi, Fungsi dan Jenis Ideologi – Ideologi merupakan sesuatu yang penting dalam sistem negara.

Disini saya akan menjelaskan pengertian, dimensi, fungsi dan jenis ideologi.

Oke, langsung saja saya akan bahas untuk anda supaya anda mengerti dan faham tentang ideologi.

Pengertian

Secara umum pengertian dari Ideologi yaitu suatu kumpulan ide dasar, kumpulan gagasan, keyakinan, dan kepercayaan yang bersifat sistematis dengan tujuan dana rah yang akan dicapai dalam kehidupan nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam istilah Ideologi berasal dari kata ”Idea” dan “Logi”. Yaitu Idea dalam Bahasa Inggris yang artinya ide, gagasan, konsep, dan pengertian dasar.

Baca Juga :

Sedangkan Logi dalam Bahasa Yunani yaitu dari kata Logos yang memiliki arti ilmu atau pengetahuan.

Sehingga jika di gabungkan Ideologi adalah pengetahuan tentang adanya ide, gagasan, konsep dan pengertian dasar.

Beberapa pengertian Ideologi Menurut beberapa para ahli :

  1. Alfian : Ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang mendalam dan menyeluruh tentang bagaimana cara baiknya, moral di anggap benar dan adil. Mengatur dalam berbagai tingkah laku kehidupan.
  2. C. Rode : Ideologi merupakan sekumpulan yang logis berkaitan dan mengidentifikasi nilai bagi keabsaan intuisi dan pelaku.
  3. Ali Syariati : Ideologi adalah keyakinan dan gagasan yang di taati oleh masyarakat, dalam sosial, bangsa dan ras tertentu.

Kesimpulannya adanya Ideologi dalam suatu masyarakat, rakyat, kolompok maupun negara adalah untuk mempermudah atau memberikan peraturan tentang bagaimana sesuatu harus di lakukan dari pengetahuan melalui ide ide, gagasan, konsep dan pengertian dasar.

Dimensi

Dimensi menurut Alfian memiliki 3 Dimensi yaitu :

  1. Dimensi Realita

Dimensi Realita maksudnya adalah dimensi yang real atau nyata sesuai dengan artinya.

Dimensi Ideologi ini memiliki makna dan nilai secara beraakar dan hidup bersumber dari budaya dan sejarahnya yang memang ada dan nyata berjalan pada masyarakat, bangsa dan negara.

  1. Dimensi Idealisme

Dimensi ini mengandung makna yang ideal, tidak hanya sebuah omong saja, angan angan dan hanya memberikan harapan secara tidak nyata.

Dimensi Idealisme ini adalah perwujudan atau pengamalan dalam praktik kehidupan sehari hari dengan dimensinya.

Seperti dalam Ideologi Pancasila yaitu mewujudkan kehidupan masyarakat yang berketuhanan, peri kemanusiaan, menjunjung persatuan dan kesatuan, mengutamakan musyawarah dan berkeadilan.

  1. Dimensi Fleksibelitas (Kelenturan)

Dimensi ini mengandung makna fleksibel atau kelenturan sehingga memungkinkan dan merangsang perkembangan pemikiran baru yang relavan tanpa menghilangkan nilai dasarnya.

Tentunya tidak harus kaku harus seperti nilai dasar yang hanya seperti itu karena dapat membuat semakin terlambat karena tidak mau mengikuti perkembangan yang ada.

Dari adanya Dimensi Fleskibelitas ini menyebabkan hal positif misalkan bisa mengikuti perkembangan ideology, perkembangan zaman, merubah perilaku masyarakat, bangsa dan bernegara.

Menjadikan negara itu mampu bersaing dengan negara lainnya dengan cara dan tata yang baik tanpa ada kericuhan.

Fungsi

Ideologi memiliki fungsi bagi negara untuk mensejajarkan kedudukannya  dengan bangsa lainnya.

Memberikan sesuatu kekuatan untuk bisa menjadikan rakyatnya saling bekerja sama demi membuat negara menjadi lebih baik sesuai dengan ideologi dari masyarakat sendiri. Ideologi juga memiliki fungsi lainnya, yaitu :

  1. Memiliki struktur yang kognitif yaitu segala pengetahuan yang bisa dijadikan landasan untuk memahami dan mentafsirkan di masyarakat sendiri ataupun di dunia
  2. Orietasi dasar yang membuka wawasan yang memberikan makna dan menunjukkan tujuan dalam kehidupan
  3. Norma norma yang berlaku menjadi pedoman untuk seseorang serta pengangan untuk melangkah dan bertindak sesuai ideologinya.
  4. Menjadi bekal dan jalan untuk seseorang dapat menemukan jalan hidupnya seperti apa di masa depan
  5. Memberikan kekuatan dan semangat serta mendorong manusia mencapai tujuan yang di inginkan dengan berpegang teguh ideologi
  6. Memberikan penddikan pada masyarakat agar dapat melakukan, mempolakan dan memahami tingkah lakunya sesuai dengan norma dan orientasinya

Jenis

Di dunia ada banyak sekali jenis jenis dari ideologi. Jenis ideologi yang ada di dunia sebagai berikut :

  1. Komunisme

Komunisme merupakan ajaran ideologi yang banyak digunakan di berbagai negara.

Komunisme berasal dari seorang tokoh yaitu Karl Marx dan Friederich Engels. Komunisme memiliki nama lain Marxisme atau Leminisme karena dari nama kedua tokoh tersebut.

Ideologi komunis tumbuh karena adanya pertentangan terhadap ideologi kapitalis karena dimana buruh dan tani tidak diapresiasi, sehingga terjadi ketimpangan antara buruh dengan pengusaha.

Maka dari itu muncul komunisme yang memperjuangkan rakyat kecil.

Fokus utama dari ideologi ini yaitu memperjuangkan hak semua kelas sosial dalam masyarakat tanpa ada perbedaan hak dan kewajiban warga negara.

  1. Kaptalisme

Inti dari ideologi ini adalah sebuah modal dari luar atau swasta dan dikuasai pihak swasta dan negara hanya memiliki kekuasaan terjadinya sistem ekonomi dan hanya berperan sebagai pengawas saja.

Di dunia ideologi kapitalisme masih digunakan di berbagai negara. Mencapai keuntungan sebesar besarnya dan pengorbanan seminimal mungkin adalah sistem kerja di Ideologi Kapitalis ini.

Tokoh yang terkenal dari ideologi ini adalah Adam Smith, yang juga dikenal dengan bapak ilmu ekonomi.

Ideologi ini adalah cara menentang dari paham Merkantilisme yaitu tanah merupakan sumber modal utama.

Istilah tangan tak tampak muncul dari Adam Smith dimana pasar yang bekerja akan selalu diarahkan oleh tangan tak tampak sehingga tidak perlu peraturan dari pemerintah dan intervensinya.

  1. Anarkisme

Ideologi ini pernah ada di dunia. Ideologi ini merupakan ideologi tanpa adanya negara dan merupakan tindakan sukarela mengatur dirinya sendiri. Menurut anarkisme negara adalah sebuah gangguan dan tidak dibutuhkan.

Sesuai dengan namanya anarkisme, ideologi ini menggunakan kekerasan sehingga menjadi penyalahgunaan kekuasaan dalam menyampaikan ide yang dimilikinya.

Ideologi ini menjadi pertentangan karena tidak ada aturan yang jelas sehingga menjadikan negara kacau karena tidak ada patokan baik dan buruknya.

  1. Liberalism

Tidak kalah dengan Anarkisme, Liberal berarti bebas. Ideologi ini menganggap semua itu bebas baik itu dalam politik maupun agama sehingga menjadi penyebab terjadinya perkelahian kelompok.

Dalam ideologi ini, pemusatan kekuasaan individu tidak dipegang oleh negara melainkan di miliki individu itu sendiri untuk menyampaikan ide ide dan pendapatnya. Perlu diketahui juga Liberalisme tidak berperilaku sebebas bebasnya.

  1. Sosialisme

Faham ini adalah faham yang hampir sama dengan komunisme, karena ideologi ini menganggap semuanya sama tanpa anda kepemilikan individu.

Sosialisme mencul sekitar abad 19 oleh Karl Marx karena bertentangan dengan ideologi kapitalisme yang menyusahkan dan menyensarakan parah buruh dan tani.

  1. Nazisne

Ideologi ini pernah ada, di jerman kala itu saat nazi bersama Adolf Hitler. Faham ini adalah faham yang digabungkan menjadi satu yang bisa di katakan anti yahudi. Sehingga saat masa kejayaan Nazisme para yahudi banyak yang mendapat hukuman mati.

Faham ideologi nasizme ini sangat keras dan ketat sehingga faham ini banyak dikecam karena kebrutalannya itu, dan Adolf Hitler menjadi musuh dunia no 1 saat itu karena gerakannya yang memunculkan Ideologi Nazisme sehingga banyak yang ingin membunuh sang pencipta ideologi tersebut.

  1. Nasionalisme

Nasionalisme merupakan faham dimana kedaulatan negara berada menjadi hal yang mutlak dimana untuk mencapainya perlu kerjasama atas orang yang memiliki tujuan dan kepentingan yang sama.keberadaan negara sangat penting sehingga keamanan internal dan eksternal di jaga dengan ketat.

  1. Fasisme

Faham fasisme ini juga keras karena faham ini mengatur segala aspek kehidupan dari politik, budaya, ekonomi dan lainnya. Dalam faham ini mereka mencoba membuat satu partai besar yang dipimpin oleh satu pemimpin tunggal yang kuat dan otoriter sehingga menjadi negara yang berdaulat dan memiliki kesejahteraan bersama dalam suatu negara.

Faham ini muncul saat perang dunia 1 dan makin berkembang di perang dunia 2. Namun banyaknya pertentangan mengakibatkan ideologi fasisme ini runtuh.

  1. Demokrasi

Demokrasi ini bisa dibilang oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat. Landasan tertinggi dari faham ini ada di tangan rakyat.sehingga muncul pemerintahan Badan Perwakilan Rakyat yang menjadi lembaga penting dalam pemerintah baik itu eksekutif, yudikatif, dan legislatif. Indonesia juga menganut ideologi demokrasi ini.

Dalam pemerintahan yang berbasis demokrasi rakyat pemimpin dipilih oleh rakyat secara pemilihan umum. Rakyat juga memilih wakil serta wakil wakilnya menjadi lidah dari rakyat kepada pemerintah yang berkuasa.

Demikian artikel yang saya berikan tentang Pengertian, Dimensi, Fungsi, dan Jenis Ideologi. Semoga anda memahami dan semoga bermanfaat.


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test