Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian Dan Sejarah Teori Evolusi

Pengertian Dan Sejarah Teori Evolusi – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik- baik saja yha! Mengenai teori evolusi tentunya menarik untuk dibahas yha.

Tapi readers tahu nggak apa pengertian dari teori evolusi serta sejarahnya bagaimana?

Jika kalian belum mengetahuinya, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini. Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai teori evolusi.

Baca Juga : Penjelasan Masa Pra Sejarah Di Indonesia

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Apa yang dimaksud dengan teori evolusi

Evolusi sendiri berasal dari kata evolve yang artinya adalah gulungan atau lapisan.

Pemahaman terhadap evolusi sendiri yaitu suatu unit yang berubah dalam jangka waktu tertentu.

Yang dimaksud dengan evolusi yaitu perubahan-perubahan  frekuensi dalam gen suatu populasi dalam jangka waktu tertentu.

Menurut Campbell, yang dimaksud dengan evolusi yaitu suatu perubahan dari generasi ke generasi dalam frekuensi alel atau genotip populasi. Evolusi dalam skala kecil disebut dengan mikroevolusi.

Evolusi sendiri berlaku bukan untuk individu melainkan untuk populasi.

Perubahannya terjadi semakin jauh dalam jangka waktu yang lama. Sehingga suatu populasi yang tadinya sama dapat dipisahkan dalam beberapa kelompok yang berbeda.

Sejarah teori evolusi

Mengenai sejarah teori evolusi sendiri, banyak para ilmuwan berbeda-beda pendapat. Berikut penjelasannya:

  1. Teori Fixisme

Teori fixisme ini adalah teori yang tidak dapat diganggu gugat. Tokoh yang menganut teori fixisme ini adalah A. V. Leeuwenhoek, Aristoteles, Plato, dan juga Linnaeus. Anggapan dari teori ini yaitu bahwa suatu organisme adalah identik, ciptaan Tuhan.

Bahwa semua kegiatan biologis merupakan sesuatu yang tepat yang sudah digariskan oleh Tuhan.

  1. Teori Adaptasi dan Transformasi

Tokoh penganut teori adaptasi dan transformasi ini adalah Jean Baptiste Lamarck. James menerangkan mengenai perbedaan-perbedaan antar organisme dengan mengemukakan bahwa suatu organisme berubah sesuai dengan kebiasaan sewaktu masih hidup.

Perubahan yang terjadi tersebut adalah suatu proses tranformasi dan dapat diturunkan pada generasi berikutnya (anaknya).

Teori adaptasi dan transformasi ini didasarkan pada kenyataan bahwa tidak ada satupun makhluk hidup yang identik.

  1. Teori Evolusi Darwin

Teori ini merupakan teori yang banyak dibahas. Teori ini dikemukakan oleh dua tokoh ilmuwan, yaitu Darwin dan Wallace berdasar dari hasil temuannya.

Kedua ilmuwan tersebut mengemukakan bahwa dalam dunia kehidupan berlaku adanya hukum rimba dan seleksi alam, dimana yang kuat dialah yang menang.

Teori evolusi ini mengemukakan bahwa suatu organisme sangat beraneka ragam dan alam melakukan seleksi sesuai dengan keadaan saat itu.

Yang akan dapat bertahan hidup adalah individu yang mampu menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan lingkunggan.

Dan individu yang tidak mampu menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan lingkungannya akan punah. Namun, kelemahan dari teori ini adalah Darwin dan Wallace tidak mampu menjelaskan mengenai asal usul timbulnya keanekaragaman di muka bumi ini.

  1. Teori Genetika

Tokoh yang mempelopori teori genetika ini adalah Gregor Johann Mendel. Teori genetika ini berhasil menjawab pertanyaan mengenai keanekaragaman makhluk hidup.

  1. Teori NeoDarwinisme

Para ahli menyatakan bahwa ilmu gnetika sangat diperlukan dalam menerangkan proses evolusi, sifat yang dimiliki oleh suatu organisme bisa digunakan untuk menunjang teori evolusi. Teori ini dipelopori oleh beberapa ilmuwan, diantaranya: E. Mayr fan Th. Dobzhansky.

  1. Teori Evolusi Modern

Para ahli menjelaskan mengenai teori evolusi dengan suatu pendekatan yang disebut pendekatan molekuler, fisiologis, embriologis, model matematik serta pendekatan berdasarkan ilmu yang lain.

Sebagian orang beranggapan bahwa mutasi adalah suatu proses yang netral dan sebagian yang lain berpendapat bahwa mutasi adalah hasil seleksi alam sehingga menyebabkan timbulnya dua aliran pemikiran mengenai teori evolusi.

Nah readers, gimana?

Sudah paham kan mengenai teori evolusi. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi dengan membacanya kembali.

Sekian dulu yha informasi kali ini. Semoga informasi kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kalian.

Terimakasih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Sejarah dan Asal usul Kerajaan Demak di Indonesia

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test