Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Sejarah Penemuan Atom

Pengertian dan Sejarah Penemuan Atom – Atom merupakan dasar dari segala sesuatu yang ada di alam semesta.

Setiap materi yang ada di alam semesta pasti tersusun dari berbagai partikel yang sangat kecil atau atom.

Pada kesempatan kali ini, topik bahasan yang akan diulas yaitu mengenai Pengertian dan Sejarah Penemuan Atom.

Berikut uraiannya :

Pengertian Atom

Kata atom berasal dari bahasa Yunani dari kata atomos yang berarti tidak dapat terbagi lagi.

Baca Juga : Pengertian, Manfaat dan Contoh Hukum Pascal

Atom merupakan sebutan untuk penyusun materi terkecil yang ada dalam materi.

Atom terdiri dari inti atom yang dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif sementara pada ini atom terdapat proton yang memiliki muatan positif dan neutron yang bermuatan netral.

Atom memiliki diameter sekitar 6-30mm, partikel-partikel seperti elektron, proton dan neutron saling terikat dengan atom karena adanya gaya elektromagnetik.

Gaya elektromagnetik juga mengakibatkan atom dapat bergabung dengan atom-atom lain sehingga terbentuknya sebuah molekul.

Beberapa pengertian atom menurut para ahli :

  1. John Dalton, mengatakan bahwa atom merupakan sebuah partikel terkecil dari suatu zat yang tidak bisa diuraikan kembali menjadi partikel yang lebih kecil dengan reaksi kimia biasa
  2. Luecipus dan Democritus mengatakan bahwa atom merupakan bagian terkecil dalam sebuah materi yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian-bagian tertentu dan merupakan penyusun segala materi yang ada di dunia ini.
  3. Ernest Rutherford mengungkapkan bahwa atom merupakan partikel yang terdiri dari proton dan neutron yang dikelilingi elektron.

Sejarah Penemuan Atom

Sejarah penemuan atom dimulai pada tahun 1803 saat John Dalton menggagas sebuah teori tentang atom.

John Dalton mengungkapkan mengenai hipotesa atom menggunakan hukum kekekalam masaa atau Lavoiser dan hukum perbandingan tetap atau Proust.

Teori Dalton memiliki kelebihan sebagai penggagas penelitian mengenai model atom, namun kelemahannya adalah belum adanya penjelasan mengenai korelasi antara lautan senyawa dan daya hantar arus listrik, jika atom memang sebuah bagian terkecil dari suatu unsur.

Setelah penemuan proton pada tahun 1886 oleh Goldstein dan penemuan elektron pada tahun 1897 oleh J.J Thomson, pada tahun 1898 Thomson mengemukakan model atomnya.

Model atom dari penelitian Thomson menyebutkan bahwa terdapat muatan listrik positif di dalam atom yang berbentuk bulat,  dan akan dinetralkan oleh elektron yang bermuatan negatif.

Kelebihan dari teori Thomson adalah adanya pembuktian mengenai keberadaan partikel lain dalam atom yang memiliki buatan negatif.

Selain itu, teori Thomson juga membuktikan bahwa atom tersusun dari partikel positif dan negatif untuk membuat sebuah atom menjadi netral.

Lalu ada eksperimen yang dilakukan Rutherford mengenai penembakan lempeng tipis dan partikel alpha.

Hasil dari penelitian Rutherford sekaligus menggantikan penelitian model atom dari Thomson.

Rutherford mengungkapkan bahwa atom tersusun dari inti yang memiliki muatan positif dan elektron-elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya seperti planet yang mengelilingi matahari.

Selanjutnya, Niels Bohr dengan percobaan berupa Analisa spektrum warna menghasilkan hipotesa sebagai berikut :

  • Atom terdiri dari inti yang memiliki muatan positif dan dikelilingi elekron yang memiliki muatan negative dalam suatu lintasan
  • Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan lain dengan menyerap maupun memancarkan energi sehingga energi pada elektron atom tidak akan berkurang.

Kelebihan dari model atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa lapisan yang digunakan dalam perpindahan elektron, sementara kelemahan dari model atom ini adalah belum adanya penjelasan mengenai spektrum warna dari atom yang memiliki banyak elektron.

Sehingga masih diperlukan model atom yang lebih sempurna dari model atom Bohr ini.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian dan Sejarah Penemuan Atom. Semoga informasi ini dapat membantu anda dalam memahami teori dan penemuan mengenai atom. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Sifat Medan Magnet

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test