Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Manfaat Dilakukan Impor dan Ekspor

Pengertian dan Manfaat Dilakukan Impor dan Ekspor – Di dunia ini terdiri dari bermacam-macam negara di tiap benua nya, seperti Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Rusia, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan asas sosial, sejatinya manusia merupakan makhluk sosial yang memerlukan individu lainnya untuk dapat bertahan hidup dan berinteraksi.

Sama seperti kodrat manusia, negara-negara yang ada di Bumi ini pun memerlukan negara lain untuk dapat bertahan dari persaingan antar negara dan untuk menjalin kerjasama yang dapat menguntungkan kedua pihak.

Kegiatan ekspor dan impor merupakan salah satu bentuk kerjasama antar negara yang dapat memberi keuntungan yang sama rata pada masing-masing pihak.

Apakah itu kegiatan ekspor impor?

Apa manfaat dari kegiatan tersebut? Simak penjelasan di bawah ini untuk menjawa kedua pertanyaan tersebut!

Pengertian Ekspor

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ekspor memiliki arti pengiriman barang dagangan ke luar negeri.

Dalam arti etimologinya, ekspor berarti kegiatan menjual barang tertentu ke luar negeri.

Orang atau pihak yang melakukan kegiatan ekspor ini disebut eksportir. Barang yang dijadikan komoditi eskpor ini biasanya barang yang jumlahnya sudah sangat melimpah di negara asal sehingga diadakan kegiatan ekspor ke negara lain.

Kegiatan ekspor dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

Kegiatan ekspor langsung yakni kegiatan menjual barang ataupun jasa melalui pihak eksportir yang bertempat di negara lain atau di negara tujuan ekspor tersebut.

Selanjutnya, kegiatan eskpor tidak langsung ialah kegiatan penjualan yang dilakukan oleh pihak eksportir negara asal dan kemudian dijual oleh perantara ke negara tujuan ekspor.

Material atau bahan yang sering dijadikan komoditi ekspor dari Indonesia terdiri dari dua jenis, yakni migas (minyak dan gas alam) dan non-migas.

Yang tergolong dalam migas seperti minyak tanah, solar, bensin dan gas elpiji.

Sedangkan yang non-migas seperti hasil perkebunan, hasil pertanian, hasil laut maupun hasil industri.

Barang-barang komoditi ekspor ini memiliki harga yang jauh lebih tinggi di negara ekspor dibandingkan dengan harga di negara asal.

Pengertian Impor

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, impor berarti pemasukan barang dan sebagainya dari luar negeri.

Menurut etimologinya, kegiatan impor ialah kegiatan membeli barang dari luar negeri dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Orang atau pihak yang melakukan kegiatan impor ini disebut dengan importir. Barang komoditi impor ini bermacam-macam jenisnya, tergantung pada kebutuhan di dalam negeri, misalnya seperti bahan pokok pangan, kendaraan bermotor, ataupun kebutuhan yang lainnya.

Barang komoditi impor ini memiliki harga yang sedikit miring dibandingkan di negara asalnya maupun dibandingkan dnegan barang serupa di dalam negeri.

Kegiatan ekspor impor ini dapat dilakukan oleh dua negara atau lebih. Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan negara yang sedang bekerja sama serta sebagai tolak ukur kesejahteraan negara tersebut dalam bidang perekonomian.

Manfaat Kegiatan Ekspor dan Impor

Selain tujuan yang telah disebutkan diatas, kegiatan eskpor dan impor ini memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  1. Meningkatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara

Hubungan kerjasama ekspor dan impor ini terjalin karena asas membutuhkan masing-masing negara serta untuk menjalin kerjasama yang lebih di kemudian hari.

Hubungan ini haruslah menguntungkan kedua pihak, yakni sebagai kegiatan pemenuhan barang dan jasa di masing-masing negara.

Tidak hanya pihak eksportir, pihak importir pun juga mendapat banyak manfaat dari kegiatan ekspor dan impor ini, yaitu:

  • Mendapatkan Bahan Baku

Bahan baku ialah bahan dasar yang sangat penting bagi kegiatan produksi suatu barang.

Ketersediaan jumlah bahan baku hendaknya dapat terkontrol agar kegiatan produksi tidak menemui hambatan.

Biasanya, harga bahan baku yang diproduksi di dalam negeri relatif tinggi bila dibandingan dengan yang diproduksi oleh negara lain, atau lebih buruknya, tidak tersedia di dalam negeri.

Hal ini menjadi alasan utama bagi pelaku produksi untuk mengimpor bahan baku dari negara lain untuk menjaga kestabilan barang produksi serta memenuhi kebutuhan dari bahan baku itu sendiri.

  • Menambah Pemasukan Kas Pendapatan Negara

Harga lebih tinggi yang dipatok pada barang komoditi ekspor dan impor memberi keuntungan tersendiri bagi negara penyelenggara kegiatan tersebut karena dapat membantu menambah pemasukan kas negara.

  • Mendapatkan Teknologi Modern

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, teknologi yang dimiliki dapat dibilang tertinggal dari negara-negara maju lainnya.

Dengan latar belakang tersebut, negara berkembang mengadakan kegiatan impor teknologi dari negara-negara maju untuk mengejar ketertinggalan teknologi dari negara yang lain.

  1. Menambah Devisa Negara

Yang dimaksud dengan devisa ialah valuta asing yang digunakan dalam transaksi pembayaran dengan luar negeri yang diakui dan diterima secara luas di kancah internasional.

Devisa merupakan aset penting dalam peningkatan perekonomian di suatu negara. Kegiatan ekspor termasuk salah satu penyumbang terbesar devisa negara.

  1. Menambah Lapangan Kerja

Kegiatan ekspor sejatinya dapat membuka lapangan pekerjaan yang lebih besar karena dalam pembuatan barang ekspor memerlukan tenaga lebih jika dilihat dari besarnya permintaan yang diajukan oleh negara tujuan.

Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi negara karena semakin banyak lapangan kerja yang tersedia, maka semakin kecil pula angka pengangguran di dalam negeri.

Contohnya, negara Jepang memerlukan ukiran Jepara dalam angka yang besar setiap harinya sehingga para eksportir ukiran Jepara memerlukan tenaga kerja lebih untuk memenuhi kebutuhan negara tujuan ekspor.

Dengan begitu, angka pengangguran di sekitar tempat pengrajin akan jauh berkurang dengan kesempatan kerja yang terbuka lebar.

  1. Memperluas Pasar Produk Lokal

Kegiatan ekspor dinilai menjadi peluang yang sangat besar bagi pelebaran sayap produk-produk lokal dalam negeri.

Hal ini juga meningkatkan minat masyarakat luar ngeri untuk lebih mengenal budaya dan keunikan produk lokal dalam negeri.

Contohnya, Indonesia memiliki songket sebagai salah satu produksi kebudayaan yang khas.

Dengan tingginya permintaan pasar luar negeri akan kain songket, maka kegiatan produksi dalam negeri semakin meningkat dan juga nama Indonesia makin dikenal melalui eskpor kain songket tersebut.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang pengertian dan manfaat kegiatan ekspor dan impor.

Apakah Anda mulai tertarik sebagai eksportir dalam kancah internasional?

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan serta ilmu pembaca sekalian, ya!

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test