Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Jenis-Jenis Zakat

Pengertian dan Jenis Jenis Zakat – Siapa yang kurang faham dengan zakat. Disini saya akan menjelaskan tentang Pengertian dan Jenis Jenis Zakat.

Saya akan menjelaskan tentang zakat secara singkat, padat, dan jelas. Supaya kalian mengerti tentang zakat dan bagaimana cara melakukannya yang benar sesuai syariat islam.

Pengertian

Zakat adalah secara umum adalah menyisahkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada orang yang kurang mampu atas nama Allah SWT sehingga mendapatkan kemudahan dan rahmat dari Allah SWT.

Baca Juga : Pengertian Dan Cara Zakat Hewan Ternak

Zakat juga sebagai alat untuk mensucikan diri dari dosa dosa seperti sifat kikir, bakhil, dengki, dan lain sebagainya. Contoh orang yang pantas menerima zakat adalah orang yang kurang mampu seperti fakir miskin.

Hukum dari zakat adalah wajib yang dikeluarkan oleh seorang muslim yang memiliki harta lebih tertentu dan diberikan kepada orang lebih mampu baik itu langsung ataupun lewat petugas atau pengantar zakat.

Jika orang muslim yang mampu namun tidak mau berzakat maka akan mendapatkan dosa dan disiksa di neraka Allah SWT.

Maka kita sebagai orang muslim setidaknya berzakatlah karena orang yang berzakat tidak akan merasa kekurangan di dunia melainkah akan di lipat gandakan rezekinya oleh Allah SWT

Oorang yang berhak mendapatkan zakat seperti :

  1. Fakir (orang yang tidak memenuhi kebutuhan karena tidak bisa usaha)
  2. Miskin (orang yang bisa usaha namun tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari hari)
  3. Amylin (orang yang menggarap tugas tentang zakat)
  4. Mualaf (orang yang baru masuk islam)
  5. Riqob (budak yang telah dimerdekakan)
  6. Ghorimin (orang yang terjerumus dalam hutang)

Jenis Jenis Zakat

Zakat secara umum dan yang paling kita harus tau ada dua macam, yaitu Zakat Fitrah dan Zakat Maal.

Dari zakat maal ini masih dapat dibedakan menjadi beberapa sub sub zakat lainnya berdasar apa yang kita miliki.

  1. Zakat Fitrah

Zakat Fitrah adalah zakat yang dikeluarkan sekali dalam satu tahun oleh setiap muslim untuk dirinya sendiri dan untuk orang lain yang menjadi tanggungannya. Jumlah zakat fitrah adalah 3,5 liter atau 2,5kg tiap orang muslim.

Yang di diberikan pada saat malam 1 syawal sebelum sholat idul fitri atau sesudah sholat idul fitri.

  1. Zakat Maal

Zakat Maal adalah zakat yang dikeluarkan dalam bentuk uang, hasil bumi dan lain sebagainya.

Zakat Maal ini tidak terpaut waktu seperti zakat fitrah. Jadi jika punya kelebihan zakat maal bisa diberikan kapanpun.

Nah, zakat maal ini juga memiliki beberapa sub lagi sesuai dengan perkataan saya tadi di atas, yaitu :

  • Zakat emas, perak dan uang

Zakat ini wajib dikeluarkan setelah satu tahun menyimpan uang dan memiliki kelebihan rezeki.

Nishab dari tiap zakat ini berbeda. Emas sebanyak 20 dinar atau 90 gram. Perak sebanyak 200 dirham atau 600 gram kadar zakatnya sebanyak 2,5 persen.

  • Zakat Ziro’ah

Mencakup hasil pertanian atau hasil bumi yang kita miliki.

  • Zakat Ma’adin

Mencakup barang galian atau bahan tambang.

  • Zakat Rikadz

Yaitu zakat yang diberoleh dari barang temuan atau harta karun.

  • Zakat binatang ternak

Orang yang memiliki hewan ternak wajib mengeluarkan zakatnya

  • Zakat tizaroh

Zakat ini diambil dari modal harga beli dihitung dari barang yang terjual dan tidak ada nishabnya.

Demikian penjelasan dari Pengertian dan Jenis Jenis Zakat. Semoga bermanfaat dan setelah membaca ini kalian lebih paham dalam mengeluarkan zakat. Terima kasih.

Baca Juga : Pengertian, Konsep, Sejarah, Tujuan Dan Kelebihan Sistem Ekonomi Syariah


Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 Frontier Theme