Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Jenis-jenis Kompetensi Guru

Pengertian dan Jenis-jenis Kompetensi Guru – Ritaelfianis.com – Kompetensi atau yang dalam bahasa inggris dikenal sebagai “competency” merupakan ketegasan penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang ditampilkan melalui unjuk kerja, yang diharapkan dapat dicapai seseorang setelah menyelesaikan satu program pendidikan.

Sedangkan, menurut Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 045/U/2002, kompetensi dapat diartikan sebagai seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan pekerjaan tertentu.

Sehingga, kompetensi guru dapat dikatakan sebagai segala tindakan yang dilakukan oleh seorang pendidik dengan penuh tanggung jawab dan penguasaan agar dianggap mampu dan diterima oleh masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pendidik.

Jenis-jenis Kompetensi Guru

1) Kompetensi Pedagogik

Kompetensi Pedagogik yaitu suatu kemampuan dalam pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Sub kompetensi dalam kompetensi pedadogik adalah sebagai berikut :

  1. Memahami peserta didik secara mendalam
  2. Merancang pembelajaran,
  3. Melaksanakan pembelajaran
  4. Merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran
  5. Mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya

2) Kompetensi Kepribadian

Kompetensi Kepribadian adalah kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.

Sub kompetensi dalam kompetensi kepribadian adalah sebagai berikut :

  1. Kepribadian yang stabil meliputi konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma sosial.
  2. Kepribadian yang dewasa yakni dengan menampilkan sikap yang mandiri dalam bertindak dan memiliki etos kerja sebagai guru.
  3. Kepribadian yang arif yakni mampu melakukan tindakan dalam mengarahkan berdasarkan pada potensi peserta didik, sekolah maupun masyarakat. Selain itu juga mampu menunjukkan pemikiran yang terbuka.
  4. Kepribadian yang berwibawa yakni memiliki perilaku yang berpengaruh positif bagi peserta didik dan disegani.
  5. Kepribadian yang berakhlak mulia yaitu mampu melakukan tindakan yang sesuai dengan norma religius dan mempunyai perilaku dan sikap yang patut diteladani peserta didik.

3) Kompetensi Sosial

Kompetensi Sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Adapun beberapa sub kompetensi dalam kompetensi sosial adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki sikap inklusif, bertindak secara obyektif, serta tidak diskriminatif terhadap permasalahan ras, jenis kelamin, pekerjaan dan sebagainya yang terjadi di ruang lingkup kependidikan.
  2. Mampu berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan seluruh komponen yang mencakup peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat.
  3. Mampu beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah NKRI yang memiliki keragaman sosial budaya.
  4. Mampu berkomunikasi dengan lisan maupun tulisan.

4) Kompetensi Profesional

Kompetensi Profesional adalah penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang meliputi penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang terkait, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.

Sub kompetensi dalam kompetensi profesional adalah sebagai berikut :

  1. Mampu menguasai materi, konsep, serta pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran/bidang yang akan diberikan
  2. Mampu memahami dan menguasai standar kompentensi mata pelajaran/bidang pengembangan yang akan diberikan
  3. Mampu mengembangkan materi pembelajaran yang akan diberikan secara kreatif.
  4. Mampu mengembangkan sikap profesionalitas secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
  5. Mampu memanfaatkan Teknologi informasi dan komunikasi apapun untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.
Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test