Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Jenis-jenis Gerhana

Pengertian dan Jenis-jenis Gerhana – Pernahkah kalian mengalami saat siang hari tiba-tiba berubah gelap atau malam ketika sinar bulan sangat terang berubah memerah ?

Tentu saja pernah bukan?

Itulah yang dinamakan dengan peristiwa gehana.

Gerhana merupakan peritiwa terhalangnya sinar matahari atau bulan ke bumi. Benda yang menghalangi itu bisa bulan maupun bumi itu sendiri.

Saat terjadi gerhana, akan ada daerah yang benar-benar gelap atau tidak tersinari.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Proses Pembentukan Komet

Peristiwa gerhana merupakan fenomena yang jarang terjadi, namun dalam satu tahun biasanya bisa terjadi beberapa kali gerhana. Meskipun dengan intensitas yang berbeda.

Dalam ilmu astronomi, gerhana merupakan peristiwa yang terjadi karena matahari, bulan, dan bumi pada posisi sejajar.

Namun tidak semua fenomena ini terjadi pada satu gari lurus, sehingga peristiwa gerhana akan berbeda-beda antara satu dan yang lainnya.

Berdasarkan benda  yang menghalanginya, gerhana dapat dibagi menjadi dua, yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Berikut penjelasannya:

Gerhana Matahari

Peristiwa ini merupakan terhalangnya cahaya matahari yang menyinari bumi. Biasanya gerhana matahari terjadi antara pagi hingga sore hari.

Pada saat terjadinya gerhana, bulan berada diantara matahari dan bumi. Sehingga cahaya matahari terhalang.

Namun tidak semua permukaan bumi mengalami gerhana, hanya sebagian saja yang mengalami gerhana.

Gerhana matahari tidak pernah belangsung lama, biasanya hanya terjadi 10 menit. Hal ini dikarenakan ukuran bulan yang lebih kecil dari bumi. Berdasarkan ciri terjadinya gerhana matahari dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Gerhana Matahari Total

Peristiwa ini terjadi saat matahari, bulan, dan bumi berada tepat pada satu garis lurus.

Sehingga cahaya matahari tertutup sepenuhnya, seolah-olah matahari menghilang.

Saat tertutup sepenuhnya ini, bumi sama sekali tidak menerima sinar matahari. Peristiwa ini memang sangat jarang terjadi.

Saat fenomena itu terjadi jangan melihat langsung kematahari, karena dapat merusak mata. Namun, jika ingin melihat gerhana ini bisa menggunakan pelindung atau merekamnya dengan alat perekam.

  • Gerhana Matahari Sebagian

Ciri dari  gerhana ini adalah tertutupnya sebagian sinar matahari oleh bulan. Hal ini terjadi karena sinar matahari tertutup oleh bayang-bayang penumbra bulan.

Ketika peristiwa ini terjadi, matahari akan seperti hanya ada setengahnya saja. Padahal itu disebabkan bertumpukannya matahari dan bulan dalam dengan proporsi yang berbeda.

  • Gerhana Matahari Cincin

Gerhana ini dapat dikenali dengan ciri terdapat lingkaran cahaya seperti cincin samping matahari, seolah olah pada matahari terdapat lubang hitam.  Peristiwa ini terjadi akibat posisi bulan berada dititik terjauh dari bumi.

  • Gerhana Matahari Hibrida

Gerhana ini merupakan gabungan antara gerhana total dan gerhana cincin. Karena pada daerah tertentu matahari terlihat menjadi gerhana matahari total, tetapi pada daerah lain matahari terlihat sebagai gerhana matahari cincin. Namun gerhana ini sangat jarang terjadi.

Gerhana Bulan

Gerhana bulan merupakan gerhana yang terjadi akibat bulan tidak dapat memantulkan cahaya matahari, sehingga bulan telihat lebih gelap jika dilihat dari bumi.

Peristiwa ini terjadi akibat matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis yang sejajar. Gerhana ini hanya terjadi saat malam hari, serta hanya terjadi beberapa kali dalam setahun.

Saat terjadi gerhana, bulan yang memasuki bayangan bumi disebut penumbra (bayangan kabur) atau umbra (bayangan inti). Berdasarkan terjadinya, gerhana bulan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Gerhana Bulan Total

Gerhana ini terjadi dikarena bulan berada tepat dibayanan umbra bumi. Sehingga cahaya bulan sepenuhnya tidak telihat dari bumi. Saat proses itu terjadi bulan akan telihat seperti sabit yang perlahan menghilang.

Bulan yang dalam posisi gerhana matahari total akan berubah menjadi merah, bukan menghilang.

Warna merah itu berasal dari sinar matahari yang masih diteruskan atmosfer bumi.

  • Gerhana Bulan Sebagian

Fenomena ini terjadi karena sebagian bulan berada dibayangan umbra bumi dan bagian lainnya berada di penumbra bumi. Saat ini sebagian akan telihat merah dan bagian lainnya normal.

  • Gerhana Bulan Penumbra

Peristiwa ini terjadi saat bulan tepat didalam bayangan penumbra bumi. Saat itu bulan terlihat sedikit redup, bukan menghilang.

Peristiwa ini tidak mudah untuk dirasakan oleh mata, namun perlu alat khusus untuk mengetahuinya.

Nah itulah, pengertian dan jenis-jenis gerhana. Jadi jangan heran jika pada siang hari, tiba-tiba gelap karena cahaya matahari hilang.

Itu merupakan terjadinya peristiwa gerhana. Semoga artikel ini dapat membantu membedakan gerhana-gerhana yang terjadi saat ini.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Ciri Lubang Hitam (Black Hole)

Ritaelfianis.com - Berbagi Ilmu dan Pengalaman © 2017 rita test