Pengertian dan Jenis-jenis Gaya Renang

By On Thursday, December 14th, 2017 Categories : Olahraga

Pengertian dan Jenis-jenis Gaya Renang – Renang merupakan salah satu olahraga air yang banyak digemari karena bersifat menyehatkan bagi seluruh anggota tubuh.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai olahraga renang dari pengertian dan jenis-jenis gayanya.

Pengertian Renang

Renang merupakan salah satu jenis olahraga air yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Hal ini karena olahraga renang menggunakan seluruh anggota tubuh.

Meski begitu pada olahraga renang dibutuhkan keterampilan agar tidak tenggelam.

Teknik dasar renang adalah mengapung atau melayang dalam air. Jika Teknik dasar sudah dikuasai, maka akan lebih mudah menguasai gaya renang.

Gaya Teknik pada olahraga renang bervariasi, biasanya seseorang akan memilih gaya renang yang sesuai dengan tingkat kemampuannya.

Jenis-jenis Gaya Renang

Pada dasarnya, jenis gaya renang terbagi menjadi 4 yaitu gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu-kupu. Keempat gaya ini juga merupakan gaya yang diperlombakan. Berikut adalah penjelasannya :

1. Gaya Bebas

Gaya bebas merupakan gaya berenang dengan posisi dada yang berada pada permukaan air.

Gaya ini sering kali disebut sebagai gaya rimau, yaitu gaya yang menyerupai gerak binatang saat berenang seperti buaya, bunglon dan lainnya.

Gaya bebas tidak terikat pada Teknik dasar tertentu sehingga gaya ini sering digunakan oleh sebagian orang, baik yang telah terlatih maupun perenang pemula. Cara melakukan renang gaya bebas adalah sebagai berikut :

  • Posisi dada menghadap permukaan air
  • Kedua tangan digerakkan dengan gerakan mengayuh, secara bergantian
  • Kedua kaki naik turun ke atas dan ke bawah secara bergantian.
  • Posisi wajah menghadap permukaan air, dengan pernapasan saat tubuh miring dan kepala ke samping.

Dibandingkan dengan gaya renang lainnya, gaya bebas dianggap sebagai gaya renang paling cepat.

2. Gaya Dada atau gaya katak

Gaya dada merupakan gaya renang dengan posisi kepala di atas permukaan air dalam jangka waktu yang cukup lama.

Gaya dada sering pula disebut gaya katak karena gerakan kaki dan tangan menyerupai katak yang sedang berenang.  Cara melakukan renang gaya dada adalah sebagai berikut :

  • Posisi dada menghadap permukaan air, dengan batang tubuh dalam keadaan tetap.
  • Kedua kaki menendang ke arah luar saat kedua tangan pada posisi lurus
  • Kedua tangan terbuka kesamping seperti membelah air untuk mendorong badan ke depan sementara kedua kaki dalam posisi tertutup.
  • Secara garis besar, gerakan tubuh sangat mengadaptasi gerakan katak saat berenang.
  • Pernapasan dilakukan saat mulut berada di atas permukaan air setelah gerakan satu kali tangan kaki dan dua kali gerakan tangan kaki.

Perenang pemula biasanya memulai pelajaran renang dengan gaya dada dan gaya bebas. Dibandingkan gaya lainnya, gaya dada merupakan gaya renang yang paling lambat.

3. Gaya Punggung

Gaya ini merupakan gaya renang dengan menggunakan punggung yang berada pada permukaan air dan posisi tubuh dalam keadaan telentang. Cara melakukan renang gaya punggung adalah sebagai berikut :

  • Pada perlombaan, posisi start perenang gaya punggung berbeda dengan gaya lainnya. Posisi start gaya lainnya dilakukan di atas balok start, sementara untuk gaya punggung, posisi start berada di dalam kolam. Kedua tangan perenang memengang besi pegangan dan kedua lutut dalam posisi ditekuk antara kedua lengan, sementara kedua telapak kaki bertumpu pada dinding.
  • Posisi wajah pada gaya ini berada diatas air sehingga lebih mudah dalam pengambilan napas. Perenang tidak dapat melihat arah depan dan hanya dapat melihat atas sehingga dalam perlombaan perenang harus memperkirakan jarak tepi kolom dengan menghitung jumlah gerakan.
  • Gerakan lengan dan kaki pada gaya punggung serupa dengan gaya bebas hanya saja berbeda posisi. Pada gaya punggung posisnya dengan telentang di permukaan air.
  • Kedua tangan digerakkan seperti gerakan mengayuh menuju pinggang.
  • Mulut dan hidung berada di atas permukaan air.

Gaya punggung merupakan gaya tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas, yaitu pertama kali di perlombakan pada tahun 1900 di Olimpiade Paris

4. Gaya Kupu-kupu

Gaya kupu-kupu merupakan gaya renang yang dikembangkan dari gaya dada. Gaya ini disebut juga sebagai gaya lumba-lumba. Berikut cara melakukan renang gaya kupu-kupu :

  • Posisi dada menghadap permukaan air
  • Kedua lengan secara bersamaan di tekan ke arah bawah. Sebelum dianyunkan ke depan, kedua lengan digerakkan kea rah luar.
  • Secara bersamaan kedua kaki digerakkan secara bersamaan, yaitu dengan menendang ke atas dan ke bawah menyerupai gerakan sirip ekor ikan.
  • Untuk pernapasan, udara dihembuskan dari hidung dan mulut sebelum kepala muncul dari air, dan udar dihirup melalui mulut saat kepala di luar permukaan air.

Demikianlah, pembahasan mengenai Pengertian dan Jenis-jenis Gaya Renang. Semoga Informasi ini dapat menambah wawasan anda mengenai olahraga renang. Sekian dan semoga bermanfaat.

Pengertian dan Jenis-jenis Gaya Renang | ritaelfianis | 4.5